Soal dan Jawaban materi Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia – PPKn Kelas 10 SMA/SMK


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas X SMA/SMK materi Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Apa sistem pertahanan dan keamanan yang dikembangkan di Indonesia sesuai UUD NRI Tahun 1945?
  2. Jelaskan yang dimaksud sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (SISHANKAMRATA)
  3. Jelaskan pelaksanaan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (SISHANKAMRATA)
  4. Apa saja sistem pertahanan dan keamanan negara yang bersifat semesta?
  5. Jelaskan bagaimana perjuangan gigih bangsa Indonesia dalam mengusir Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia
  6. Bagaimana sikap kita untuk menghargai jasa para pahlawan
  7. Apa hakikat dari kesadaran bela negara itu?
  8. Sebutkan contoh upaya bela negara yang dapat dilakukan warga negara Indonesia
  9. Sebutkan contoh perilaku yang mencerminkan warga negara yang baik
Kunci Jawaban:

1. Sistem pertahanan dan keamanan yang dikembangkan di Indonesia sesuai UUD NRI Tahun 1945 yaitu dimuat di Pasal 30 ayat (1) sampai dengan ayat (5) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan sebagai berikut.
  • 1). Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
  • 2). Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.
  • 3). Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.
  • 4). Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.
  • 5). Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan diatur dengan undang-undang.
2. Sistem Pertahanan Dan Keamanan Rakyat Semesta (SISHANKAMRATA) adalah segala upaya menjaga pertahanan dan keamanan negara meliputi seluruh rakyat Indonesia, segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional, serta seluruh wilayah negara sebagai satu kesatuan yang utuh dan menyeluruh.

3. Pelaksanaan Sistem Pertahanan Dan Keamanan Rakyat Semesta (SISHANKAMRATA) yaitu didasarkan pada kesadaran akan hak dan kewajiban seluruh warga negara serta keyakinan akan kekuatan sendiri untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

4. Sistem pertahanan dan keamanan negara yang bersifat semesta, memiliki ciri-ciri:
  • Kerakyatan, yaitu orientasi pertahanan dan kemanan negara diabdikan oleh dan untuk kepentingan seluruh rakyat.
  • Kesemestaan, yaitu seluruh sumber daya nasional didayagunakan bagi upaya pertahanan.
  • Kewilayahan, yaitu gelar kekuatan pertahanan dilaksanakan secara menyebar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai dengan kondisi geografis sebagai negara kepulauan.
5. Perjuangan gigih bangsa Indonesia dalam mengusir Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia yaitu Para pahlawan bangsa rela berkorban dan bertumpah darah ketika berperang melawan penjajah demi untuk mempertahankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka mempunyai motivasi yang sangat tinggi untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih

6. Sikap kita untuk menghargai jasa para pahlawan yaitu
kita harus memiliki rasa rela berkorban untuk mempertahankan negara, memiliki kesadaran bela negara dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi terhadap negara baik secara langsung maupun tidak langsung.

7. Hakikat dari kesadaran bela negara yaitu kesediaan berbakti pada negara dan berkorban demi membela negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa.

8. Contoh upaya bela negara yang dapat dilakukan warga negara Indonesia, yaitu:
  • Ikut serta dalam mengamankan lingkungan sekitar (seperti siskamling).
  • Ikut serta membantu korban bencana di dalam negeri.
  • Belajar dengan tekun pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan atau PPKn.
  • Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, seperti Paskibra, PMR, dan Pramuka.
  • Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib.
  • Pengabdian sebagai anggota TNI.
  • Pengabdian sesuai dengan profesi keahlian.
9. Contoh perilaku yang mencerminkan warga negara yang baik, antara lain:
  • Menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
  • Menjaga kelestarian alam.
  • Membantu fakir miskin dan anak-anak terlantar.
  • Membantu korban bencana alam.
  • Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin.
  • Tidak mengganggu orang lain yang sedang beribadah.
  • Mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan.
  • Memakai produk dalam negeri.
  • Tidak memilih teman berdasarkan perbedaan agama.
  • Tidak menyinggung perasaan orang lain.
  • Bekerja keras dalam mencapai cita-cita.
  • Menghormati hak orang lain.
  • Tidak mencorat-coret fasilitas negara yang ada di sekolah seperti dinding, meja, dan kursi.
  • Tidak terlambat datang ke sekolah.
  • Ikut merasa bangga ketika melihat orang Indonesia berprestasi.