Soal dan Jawaban materi Perancangan dan Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda – PKWU Kelas 10 SMA/SMK


Berikut adalah soal mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) Kelas X SMA/SMK materi Perancangan dan Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Non-benda lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan proses perancangan kerajinan dengan inspirasi budaya nonbenda
  2. Jelaskan contoh tahapan penerjemahan budaya non benda menjadi ide benda kerajinan
  3. Sebutkan 9 hal-hal yang harus dipikirkan untuk memudahkan pencarian ide atau gagasan untuk rancangan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda
  4. Jelaskan proses pencarian ide produk dalam kelompok dalam bentuk curah pendapat (brainstorming) untuk menemukan ide baru dan inovasi
  5. Buatlah contoh sketsa ide dari Burung Enggang menjadi selendang pelindung
  6. Terangkan tentang kunci sukses dari tahap brainstorming dalam kelompok
  7. Buatlah contoh sketsa ide dari cerita rakyat Sumatera Utara, Si Tanduk Panjang
  8. Jelaskan tips membuat gambar/sketsa produk kerajinan agar ide yang abstrak menjadi berwujud
  9. Jelaskan bagaimana memilih ide yang paling terbaik
  10. Tuliskan langkah-langkah perancangan dan produksi kerajinan dengan inspirasi budaya non-benda
  11. Sebutkan 3 daya pendukung proses produksi kerajinan dengan inspirasi budaya lokal nonbenda yang dimiliki oleh daerah setempat
  12. Tahapan produksi kerajinan nonbenda secara umum
  13. Apa saja tahapan produksi kerajinan dari kebudayaan non benda? Jelaskan
  14. Jelaskan upaya untuk menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam kegiatan produksi kerajinan nonbenda
  15. Jelaskan fungsi dari kemasan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda?
  16. Jelaskan hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses pengemasan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda
  17. Berdasarkan jenisnya kemasan terbagi menjadi 3. jelaskan ketiga jenis kemasan tersebut
  18. Jelaskan fungsi kemasan primer pada produk kerajinan non benda
  19. Berikan contoh kemasan kerajinan yang memiliki jendela transparan (kiri) dan tertutup (kanan)
  20. Berikan contoh gambar kemasan kerajinan inovatif menyesuaikan gambar dengan kerajinan yang dikemas.
  21. Berikan contoh gambar kemasan kerajinan inovatif berisi satu set yang terdiri atas beberapa buah produk
  22. Berikan contoh gambar kemasan kerajinan dengan penjelasan tentang inspirasi budaya non benda
  23. Berikan contoh gambar kemasan sekunder untuk kerajinan berupa tas kertas
Kunci Jawaban:

1. Proses perancangan kerajinan dengan inspirasi budaya nonbenda diawali dengan pemilihan sumber inspirasi dan pencarian ide produk kerajinan, pembuatan sketsa ide, pembuatan studi model kerajinan, dilanjutkan dengan pembuatan petunjuk produksi.

2. Contoh tahapan penerjemahan budaya non benda menjadi ide benda kerajinan, yaitu: Burung Enggang.
Inspirasi ini diambil dari kepercayaan simbolis (tak berbenda). Burung enggang untuk dibuat menjadi ide untuk tekstil atau busana 
(benda).

Tahapan penerjemahan burung enggang menjadi ide benda kerajinan, yaitu:
  • Simbolis: Burung Enggang
  • Makna: Leluhur turin ke bumi memberikan perlindungan
  • Kata kunci: Burung Enggang & Perlindungan
  • Kerajinan: Tekstil bermotif Burung Enggang
3. Untuk memudahkan pencarian ide atau gagasan untuk rancangan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda, perlu memikirkan hal-hal berikut:
  • Budaya nonbenda apa yang akan menjadi inspirasi?
  • Produk kerajinan apa yang akan dibuat?
  • Mengapa produk kerajinan tersebut dibuat?
  • Siapa yang akan menggunakan produk kerajinan tersebut?
  • Bahan/material apa yang apa saja yang akan dipakai?
  • Warna dan/atau motif apa yang akan digunakan?
  • Adakah teknik warna tertentu yang akan digunakan?
  • Bagaimana proses pembuatan produk tersebut?
  • Alat apa yang dibutuhkan?
4. Proses pencarian ide produk dalam kelompok dalam bentuk curah pendapat (brainstorming) untuk menemukan ide baru dan inovasi, yaitu:
  • Setiap anggota kelompok harus membebaskan diri untuk menghasilkan ide-ide yang beragam dan sebanyak-banyaknya.
  • Setiap anggota kelompok diberi kesempatan juga untuk munculnya ide-ide yang tidak masuk akal sekalipun.
  • Tuangkan ide-ide tersebut ke dalam bentuk tulisan atau sketsa. 
5. Kunci sukses dari tahap brainstorming dalam kelompok adalah
  • Jangan ada perasaan takut salah, setiap orang berhak mengeluarkan pendapat, saling menghargai pendapat teman, boleh memberikan ide yang merupakan perkembangan dari ide sebelumnya
  • Jangan lupa mencatat setiap ide yang muncul
6. Contoh sketsa ide dari Burung Enggang menjadi selendang pelindung:


7. Contoh sketsa ide dari cerita rakyat Sumatera Utara, Si Tanduk Panjang:


8. Tips membuat gambar/sketsa produk kerajinan agar ide yang abstrak menjadi berwujud, yaitu:
  • Ide-ide rancangan dapat digambarkan pada sebuah buku atau lembaran kertas, dengan menggunakan pensil, spidol atau bolpoin dan sebaiknya hindari penggunaan penghapus
  • Tariklah garis tipis-tipis dahulu. Jika ada garis yang dirasa kurang tepat, abaikan saja, buatlah garis lain pada bidang kertas yang sama. Demikian seterusnya sehingga kamu berani menarik garis dengan tegas dan tebal.
  • Gambarkan idemu sebanyak-banyaknya, dapat berupa variasi produk, satu produk yang memiliki fungsi sama, tetapi dengan bentuk yang berbeda, produk dengan bentuk yang sama dengan warna dan motif yang berbeda.
9. Memilih ide yang paling terbaik yaitu tuangkan ide sebanyak-banyaknya dan gambarkan dengan sketsa. Setelah itu pertimbangkan ide mana yang paling baik, menyenangkan dan memungkinkan untuk dibuat.

10. Langkah-langkah perancangan dan produksi kerajinan dengan inspirasi budaya non-benda, yaitu:
  • Carilah ide produk kerajinan dengan inspirasi budaya nonbenda yang akan dibuat. Pencarian ide dapat dilakukan dengan curah pendapat (brainstorming) dalam kelompok.
  • Buat beberapa sketsa ide bentuk dari produk tersebut. Pertimbangkan faktor estetika dan kenyamanan penggunaan dari produk tersebut.
  • Pilih salah satu ide bentuk yang paling baik.
  • Pikirkan dan tentukan teknik-teknik yang akan digunakan untuk membuatnya serta bahan dan alat yang dibutuhkan.
  • Buatlah produk tersebut. Proses pembuatan model ini dilakukan untuk mengetahui bahan, teknik dan alat yang tepat untuk digunakan pada proses produksi yang sesungguhnya.
11. 3 daya pendukung proses produksi kerajinan dengan inspirasi budaya lokal non-benda yang dimiliki oleh daerah setempat, yaitu:
  • Bahan Baku
  • Teknik Produksi
  • Sumber Daya Manusia
12. Tahapan produksi kerajinan non benda secara umum, yaitu:
  • Pembahanan = mempersiapkan bahan atau material agar siap dibentuk
  • Pembentukan = Pembentukan bahan baku bergantung pada jenis material, bentuk dasar material dan bentuk produk yang akan dibuat.
  • Perakitan = Proses penggabungan dari beberapa bagian bahan untuk dibentuk menjadi sebuah produk
  • Finishing = Penghalusan dan/atau pelapisan permukaan atau pewarnaan produk sebelum di kemas.
13. Berikut adalah tahapan produksi kerajinan dari kebudayaan non benda:
  • Kegiatan produksi diawali dengan persiapan produksi. Persiapan produksi dapat berupa pembuatan gambar teknik (gambar kerja) atau gambar pola. Gambar kerja atau pola akan menjadi patokan untuk kebutuhan pembelian dan persiapan bahan.
  • Tahap selanjutnya adalah pengerjaan. Kerjakan setiap tahap sesuai dengan perencanaan produksi yang sudah dibuat sebelumnya
14. Upaya untuk menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam kegiatan produksi kerajinan nonbenda, yaitu:
  • Proses pembahanan dan pembentukan material solid seringkali menghasilkan sisa potongan atau debu yang dapat melukai bagian tubuh pekerjanya. Maka, dibutuhkan alat keselamatan kerja berupa kacamata melindung dan masker antidebu.
  • Proses pembahanan dan finishing, apabila menggunakan bahan kimia yang dapat berbahaya bagi kulit dan pernafasan, pekerja harus menggunakan sarung tangan dan masker dengan filter untuk bahan kimia.
  • Sikap kerja yang rapi, hati-hati, teliti dan penuh konsentrasi. 
15. Fungsi dari kemasan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda, yaitu:
  • Untuk melindungi produk dari kerusakan serta memberikan kemudahan membawa dari tempat produksi hingga sampai ke konsumen
  • Untuk menambah daya tarik dan sebagai identitas atau brand dari produk tersebut.
16. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses pengemasan kerajinan dengan inspirasi budaya non benda, yaitu:
  • Pemilihan material, bentuk, warna, teks dan grafis yang tepat
  • Produk yang mudah rusak harus menggunakan kemasan yang memiliki material berstruktur.
  • Pemilihan material disesuaikan dengan identitas atau brand dari produk.
  • Daya tarik dan identitas, selain ditampilkan oleh material kemasan, juga dapat ditampilkan melalui bentuk, warna, teks dan grafis.
  • Pengemasan dilengkapi dengan label yang memberikan informasi teknis maupun memperkuat identitas atau brand.
17. Berdasarkan jenisnya kemasan terbagi menjadi 3, yaitu:
  • Kemasan primer adalah kemasan yang melekat pada produk
  • Kemasan sekunder adalah berisi beberapa kemasan primer yang berisi produk
  • Kemasan tersier adalah kemasan untuk distribusi
18. Fungsi kemasan primer pada produk kerajinan non benda, yaitu:
  • Melindungi produk dari benturan dan kotoran
  • Menampilkan daya tarik dari produk serta memberikan kemudahan untuk distribusi dari tempat produksi ke tempat penjualan
19. Contoh kemasan kerajinan yang memiliki jendela transparan (kiri) dan tertutup (kanan):


20. Contoh kemasan kerajinan inovatif menyesuaikan dengan kerajinan yang dikemas:


21. Contoh kemasan kerajinan inovatif berisi satu set yang terdiri atas beberapa buah produk:


22. Contoh kemasan kerajinan dengan penjelasan tentang inspirasi budaya non benda:


23. Contoh kemasan sekunder untuk kerajinan berupa tas kertas: