Soal dan Jawaban materi Dinamika Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Konteks NKRI – PPKn 12 SMA/SMK


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK materi Dinamika Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Bentuk negara Indonesia adalah kesatuan. Berkaitan dengan hal tersebut, berikan alasan yang mendukung bahwa negara kita tidak cocok dengan bentuk negara serikat, tetapi lebih cocok dengan negara kesatuan!
  2. Mengapa persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting bagi keutuhan sebuah negara?
  3. Bagaimana cara bangsa Indonesia dalam memperkukuh persatuan dan kesatuan di antara para warganya?
  4. Uraikan secara singkat dinamika persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dari masa ke masa!
  5. Bagaimana cara Anda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia apabila dikaitkan dengan posisi Anda sebagai generasi muda? Kontribusi seperti apa yang bisa Anda berikan kepada negara?
Kunci Jawaban:

1. Alasan yang mendukung bahwa negara kita tidak cocok dengan bentuk negara serikat, tetapi lebih cocok dengan negara kesatuan adalah diantaranya:
  • Unitarisme sudah merupakan cita-cita gerakan kemerdekaan Indonesia.
  • Negara tidak memberikan tempat hidup bagi provinsialisme.
  • Tenaga-tenaga terpelajar kebanyakan berada di Pulau Jawa sehingga tidak ada tenaga di daerah untuk membentuk negara federal.
  • Wilayah-wilayah di Indonesia tidak sama potensi dan kekayaannya.
  • Dari sudut geopolitik, dunia internasional akan melihat Indonesia kuat apabila sebagai negara kesatuan.
Dengan demikian negara kita lebih cocok pada bentuk negara kesatuan daripada bentuk negara serikat.

2. Persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting bagi keutuhan sebuah negara, karena dengan persatuan dan kesatuan yang kuat, suatu bangsa atau negara akan dapat mempertahankan eksistensi dan kelangsungannya sebagai sebuah negara/bangsa. Dengan persatuan dan kesatuan, suatu bangsa/ negara dapat melaksanakan pembangunan nasional guna untuk mencapai tujuannya.

3. Cara bangsa Indonesia dalam memperkukuh persatuan dan kesatuan di antara para warganya adalah sebagai berikut:
  • Membangun kesadaran warga negara akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Mencegah terjadinya konfik horizontal antarwarga dan menindak tegas pelakunya.
  • Memberikan tindakan tegas terhadap pelaku disintegarsi bangsa.
  • Meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh wilayah Indonesia.
4. Berikut adalah uraian secara singkat dinamika persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dari masa ke masa:
a. Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan. Dalam masa ini yang dipakai sebagai pegangan adalah Undang-Undang Dasar 1945. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya belum dapat dijalankan secara murni dan konsekuen. Hal ini dikarenakan bangsa Indonesia baru saja memproklamirkan kemerdekaannya.

b. Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Republik Indonesia Serikat. Pada masa ini dasar pegangan adalah Konstitusi Republik Indonesia Serikat tahun 1949. Berdasarkan konstitusi tersebut, bentuk negara kita adalah serikat atau federasi dengan 15 negara bagian.

c. Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Demokrasi Liberal. Pada masa Demokrasi Liberal, Indonesia menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia Tahun 1950 (UUDS 1950) yang berlaku mulai tanggal 17 Agustus 1950. UUDS RI 1950 merupakan perubahan dari Konstitusi RIS yang diselenggarakan sesuai dengan Piagam Persetujuan antara pemerintah RIS dan pemerintah RI pada tanggal 19 Mei 1950. Bentuk negara Indonesia pada periode ini adalah kesatuan yang kekuasaannya dipegang oleh pemerintah pusat.

d. Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Orde Lama. Negara kita kembali menggunakan UUD 1945 sebagai konstitusi negara yang berkedudukan sebagai asas penyelenggaraan negara. Sejak berlakunya kembali UUD 1945, Presiden berkedudukan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

e. Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Orde Baru. Prioritas utama yang dilakukan oleh Pemerintahan Orde Baru bertumpu pada pembangunan ekonomi dan stabilitas nasional yang mantap. Ekses dari kebijakan tersebut adalah digunakannya pendekatan keamanan dalam rangka mengamankan pembangunan nasional.

f. Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Reformasi. Memasuki masa Reformasi, bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis. Untuk itu, perlu disusun pemerintahan yang konstitusional atau pemerintahan yang berdasarkan pada konstitusi. Pemerintah konstitusional bercirikan bahwa konstitusi negara itu berisi:
  • adanya pembatasan kekuasaan pemerintahan atau eksekutif
  • jaminan atas hak asasi manusia dan hak-hak warga negara.
5. Cara saya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia apabila dikaitkan dengan posisi saya sebagai generasi muda adalah berperilaku nasionalis dan patriotik dalam kehidupan sehari-hari.

Kontribusi yang bisa saya berikan kepada negara, antara lain:
  • Berdoa untuk kemajuan dan keutuhan NKRI.
  • Menjalankan nilai-nilai pancasila
  • Lebih bangga memakai produk dalam negeri daripada memakai produk luar negeri.
  • Bangga atas keberhasilan prestasi para atlet atau pelajar dalam kejuaraan internasional.
  • Menghargai hasil karya bangsa sendiri.
  • Belajar giat untuk menyongsong hari esok.
  • Bersedia membela negara jika mendapat ancaman musuh.