Soal dan Jawaban materi Sistem dan Struktur Politik dan Ekonomi Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959)

Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia XII SMA/SMK materi Sistem dan Struktur Politik dan Ekonomi Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959) lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Tuliskan penyebab langsung jatuhnya kabinet Sukiman. Jelaskan!
  2. Berikan alasan mengapa sistem kepartaian yang dianut pada tahun 1950an adalah multi partai. Kaitkan analisis kalian dengan pendapat yang pernah dikemukakan oleh Mohammad Hatta!
  3. Jelaskan persamaan dan perbedaan antara pemilu pertama tahun 1955 dengan pemilu tahun 2014!
  4. Jelaskan tujuan diberlakukannya kebijakan ekonomi Benteng. Jelaskan pula mengapa program ekonomi Benteng ini akhirnya mengalami kegagalan!

Kunci Jawaban

1. Penyebab langsung jatuhnya kabinet Sukiman adalah karena diterimanya mutual security act (MSA).

Mutual security act adakan bentuk perjanjian keamanan dengan pemerintah Amerika Serikat.  Pada 1952, Menteri Luar Negeri Indonesia, Mr. Ahmad Subardjo, dari Partai Masyumi secara diam-diam menandatangani persetujuan MSA.  MSA sendiri disahkan pada 10 Oktober 1951, guna membentuk dewan administrasi keamanan bersama yang tujuannya untuk memberi bantuan militer dan ekonomi.  

Namun, kerja sama ini justru dinilai sangat merugikan politik luar negeri bebas-aktif yang dianut oleh Indonesia, karena Indonesia perlu lebih memperhatikan kepentingan Amerika Serikat. Tidak hanya itu, Kabinet Sukiman juga dituduh telah memasukkan Indonesia ke dalam Blok Barat. Oleh sebab itu, Sukiman terpaksa harus mengembalikan amanatnya kepada presiden. 

2. Sistem kepartaian yang dianut pada tahun 1950an adalah multi partai karena dengan menerapkan multi partai maka diharapkan peran serta masyarakat dalam berpolitik lebih banyak untuk mengawasi jalannya pemerintah, serta dengan aktifnya masyarakat mengawasi jalannya pemerintah akan mengurangi proses sakralisasi (dimana suatu kekuasaan semakin lama semakin mutlak) dan atau diktator.

Selain itu Mohammad Hatta juga berpendapat bahwa dengan membentuk partai politik akan mempermudah mengukur kekuatan perjuangan Indonesia dan akan mempermudah meminta pertanggungjawaban kepada pemimpin-pemimpin barisan para pejuang.

3. Persamaan dan perbedaan antara pemilu pertama tahun 1955 dengan pemilu tahun 2014 adalah:

Persamaannya: 
Meredakan ketegangan antar partai politik yang diikuti oleh beberapa partai politik.

Perbedaannya:
Pemilu pertama tahun 1955 dilaksanakan oleh MPR dan tidak ada batasan masa jabatan presiden. Tujuannya untuk mempertahankan kemerdekaan dan untuk memilih anggota DPR serta konstituante. Sedangkan pemilu tahun 2014 dilaksanakan oleh KPU. Ada batasan masa jabatan presiden (maksimal 2 periode). Sudah ada aturan yang ketat mengenai pemilu. Tujuannya untuk memilih DPR dan Presiden.

4. Tujuan diberlakukannya kebijakan ekonomi Benteng yaitu:
  • untuk mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi struktur ekonomi nasional (pembangunan ekonomi Indonesia).
  • untuk mencadangkan impor barang-barang tertentu bagi kelompok pribumi, membuka kesempatan bagi para pedagang pribumi membangun basis modal dibawah perindungan pemerintah.
  • untuk menumbuhkan kaum pengusaha pribumi agar mampu bersaing dengan pengusaha keturunan cina atau asing lainnya.
Program ekonomi Benteng ini akhirnya mengalami kegagalan karena penyalahgunaan pemberian lisensi impor.