Soal dan Jawaban Latih Uji Semester 2 Sejarah Indonesia XI SMA/SMK

Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia XI SMA/SMK Latih Uji Semester 2 Sejarah Indonesia lengkap dengan kunci jawaban.

A. Soal Pilihan Ganda:
1. Tentara Jepang datang ke Indonesia begitu cepat dan tidak banyak mengadapi kendala, sebab ….
a. kekuatan tentara Jepang sudah sangat terlatih
b. Belanda di Indonesia memang sudah tidak berdaya dalam PD II
c. Jepang sudah mengirim spionase-spionase ke Indonesia sebelum tentara masuk ke Indonesia
d. Jepang memiliki keahlian berpropaganda dengan semboyan Jepang sebagai saudara tua
e. Jalur-jalur kekuatan pemerintah Belanda yang sudah lemah sudah diketahui Jepang

2. Dampak pendudukan Jepang di Indonesia dalam bidang ekonomi, antara lain …
a. Pertanian semakin maju dan perkebunan menjadi mundur
b. Perkebunan dan pertanian menjadi mundur
c. Pertanian mundur dan perkebunan maju
d. Tanaman kopi dimusnahkan dan diganti dengan tanaman jarak.
e. Industri bidang persenjataan semakin maju

3. Beberapa tokoh yang memiliki peran signifikan dalam perumusan Teks Proklamasi, antara lain….
a. Sukarno, Moh. Hatta, B.M. Diah, Sukarni.
b. Sukarni, B.M. Diah, Sudiro, Ahmad Subarjo
c. Sayuti Melik, Ahmad Subarjo, Sudiro, Sukarno
d. Sukarno, Ahmad Subarjo, Moh. Hatta, Sukarni
e. Sukarni, Moh. Hatta, Ahmad Subarjo, Sayuti Melik

4. Makna penolakan Nishimura memberi izin Sukarno untuk rapat PPKI, ditunjukkan oleh pernyataan...
a. Sukarno masih memperhitungkan kekuatan tentara Jepang
b. Kemerdekaan Indonesia sangat tergantung dari kemauan dan kemampuan bangsa Indonesia
c. Indonesia memang perlu dibicarakan dengan anggota PPKI
d. Kemerdekaan Indonesia yang tidak diizinkan Jepang/PPKI berarti tidak legal
e. Kemerdekaan Indonesia harus didukung oleh semua kekuatan, baik para tokoh senior, para pemuda maupun yang selama ini bekerja sama dengan Jepang

5. Makna perang gerilya yang dipimpin Sudirman di masa revolusi adalah….
a. sebagai penyeimbang politik Belanda yang licik
b. untuk menunjukkan bahwa TNI masih eksis
c. bentuk protes dari kebijakan pimpinan pemerintahan yang mau begitu mudah ditangkap Belanda
d. sebagai daya penekan para perunding di meja perundingan untuk segera memutuskan menuju kedaulatan penuh Indonesia
e. menunjukkan kepada dunia luar dan PBB bahwa apa yang dilakukan Belanda di Indonesia tidak sesuai dengan realitas dan kehendak seluruh rakyat Indonesia

B. Soal Essay:
  1. Jelaskan bagaimana strategi Jepang sehingga begitu cepat dapat masuk ke Indonesia dan dengan cepat dapat mengusir sisa-sisa kekuatan Belanda?
  2. Dengan memahami uraian tentang pendudukan Jepang di Indonesia lewat bab “Tirani Matahari Terbit”, coba simpulkan sifat-sifat penjajahan Jepang di Indonesia!
  3. Sumpah Pemuda memiliki makna yang sangat penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya mendapatkan kemerdekaan.
  4. Mengapa pihak keamanan Jepang melalui Jenderal Nishimura tidak mengizinkan Sukarno untuk mengadakan rapat PPKI, dan makna di balik penolakan apa bagi bangsa Indonesia, jelaskan secara kritis!
  5. Jelaskan bagaimana keadaan Indonesia pada awal kemerdekaan, mengapa menghadapi masalah ekonomi dan politik?
  6. Jelaskan yang kamu ketahui tentang Peristiwa Medan Area!
  7. Apa yang saudara ketahui tentang peristiwa hijrah tahun 1948. Apa makna peristiwa itu bagi perjuangan para pejuang bangsa!
  8. Pada waktu Belanda melakukan Agresi Militer pertama banyak mendapat kritik dan protes, karena Belanda telah ingkar janji seperti telah disepakati dalam Perjanjian Linggarjati. Tetapi mengapa Belanda masih juga melakukan Agresi Militer kedua? Bagaimana pendapat anda?
  9. Bagaimana pandangan kamu tentang tokoh Sudirman yang memilih meninggalkan istana untuk kemudian memimpin perang gerilya, tetapi Sukarno tidak mau keluar kota untuk memimpin perjuangan dengan TNI dan ditangkap oleh Belanda? Coba jelaskan secara kritis!
  10. Nilai-nilai kejuangan para tokoh revolusi kemerdekaan masih relevan diterapkan pada kehidupan sekarang dan yang akan datang. Pilihlah tiga nilai yang dapat diamalkan pada kehidupan siswa dan pemuda pada masa sekarang!
A. Kunci Jawaban Pilihan Ganda
1. C
2. A
3. C
4. D
5. B

B. Kunci Jawaban Essay

1. Strategi Jepang sehingga begitu cepat dapat masuk ke Indonesia dan dengan cepat dapat mengusir sisa-sisa kekuatan Belanda adalah:
  • Menggunakan pesawat tempur yang berbasis kapal induk sehingga bisa bergerak cepat
  • Melakukan propaganda untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia
  • Membebaskan tokoh nasional yang ditahan Belanda
2. Dengan memahami uraian tentang pendudukan Jepang di Indonesia lewat bab “Tirani Matahari Terbit”, berikut saya simpulkan sifat-sifat penjajahan Jepang di Indonesia:
  • Sifat tidak peduli. Jepang tidak mementingkan urusan indonesia
  • Sifat memaksa. Jepang memaksa rakyat indonesia untuk sujud ke arah matahari terbit juga memaksa rakyat indonesia untuk mengadakan pelatihan militer guna membantu jepang dalam perang melawan sekutu
  • Sifat penindas. Jepang menindas rakyat indonesia dengan adanya romusha (kerja paksa)
  • Sifat penipu. Jepang menampilkan diri sebagai saudara tua yang akan membebaskan Indonesia dari imperialisme Barat. Rakyat Indonesia yang awalnya menyambut Jepang dengan gembira, belakangan tertipu. Jepang ternyata hanya memanfaatkan Indonesia untuk kepentingan perangnya.
3. Sumpah Pemuda memiliki makna yang sangat penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya mendapatkan kemerdekaan, yaitu: Menyatukan perjuangan bangsa Indonesia, pemersatu keanekaragaman bahasa, budaya, ras, agama dan golongan kedalam satu bangsa yaitu Indonesia.

4. Pihak keamanan Jepang melalui Jenderal Nishimura tidak mengizinkan Sukarno untuk mengadakan rapat PPKI, karena pada saat itu Jepang sudah mengalami kekalahan dari Sekutu. Karena kekalahan tersebut Jepang tidak diperbolehkan untuk mengubah status quo yang ada di Indonesia hingga Sekutu datang. Apabila rapat PPKI diadakan maka kemerdekaan Indonesia akan semakin dekat untuk terwujud. Itulah sebabnya Jenderal Nishimura tidak mengijinkan rapat tersebut.

Adapun makna di balik penolakan tersebut bagi bangsa Indonesia adalah Jepang melarang kemerdekaan Indonesia.

5. Keadaan Indonesia pada awal kemerdekaan bidang masalah ekonomi dan politik adalah:
a. Masalah ekonomi
Kondisi perekonomian negara masih sangat memprihatinkan karena inflasi. Belum punya mata uang Republik Indonesia, peredaran mata uang asing, dan kas negara kosong. Inflasi yang cukup berat terjadi dipicu karena peredaran mata uang rupiah Jepang yang tak terkendali sedangkan nilai tukarnya sangat rendah.

b. Masalah politik
Secara politik, keadaan Indonesia di awal kemerdekaan belum mapan, terjadi ketegangan, kekacauan dan berbagai insiden. Karena ada pihak asing yang tidak ingin Indonesia merdeka. Rakyat Indonesia masih bentrok dengan sisa-sisa kekuatan Jepang yang beralasan diminta Sekutu tetap menjaga Indonesia dalam keadaan status Quo. Indonesia juga menghadapi tentara Inggris atas nama Sekutu dan NICA atas nama Belanda yang datang kembali ke Indonesia dengan membonceng Sekutu. Pemerintahan negara Indonesia memang sudah terbentuk beserta alat kelengkapan negara tetapi masih banyak kekurangan di awal kemerdekaan.

6. Peristiwa Medan Area
Pertempuran Medan Area adalah peristiwa perlawanan rakyat terhadap Pasukan Sekutu yang terjadi di Medan, Sumatera Utara yang terjadi pada 13 Oktober 1945 hingga April 1946.

Latar belakang Peristiwa Medan Area terjadi ketika NICA melepas lencana merah putih milik seorang remaja Indonesia. Bermula dari situ, pertempuran kemudian terjadi pada 13 Oktober 1945. Insiden ini yang kemudian dikenal sebagai Pertempuran Medan Area.

Adapun dampak Insiden Pertempuran Medan Area ini telah memakan beberapa korban jiwa.  Diketahui bahwa terdapat tujuh orang pemuda gugur, tujuh orang NICA tewas, dan 96 orang NICA lainnya mengalami luka-luka.

Selain itu, beberapa daerah Kota Medan juga hancur karena menjadi area pertempuran antara pihak Indonesia dengan Sekutu dan NICA. 

7. Peristiwa hijrah tahun 1948. 
Hijrah merupakan konsekuensi kesepakatan pemerintah Indonesia dengan Belanda pada Perundingan Renville. Salah satu klausul kesepakatan menyebutkan pemerintah Indonesia harus mengosongkan daerah-daerah yang masuk Garis van Mook, di antaranya Jawa Barat.

Pada tanggal 1 Februari 1948, di Cirebon, ribuan tentara dari Jawa Barat mulai bergerak meninggalkan daerah Jawa Barat menuju Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kepindahan besar-besaran ini kelak masyhur disebut sebagai Hijrah Divisi Siliwangi.

Sebagian anggota Divisi Siliwangi hijrah ke Jawa Tengah melalui laut. Mereka diangkut dari pelabuhan Cirebon menuju pelabuhan Rembang. Sebagian lagi diangkut lewat kereta api. Anggota Siliwangi yang dikirim lewat kereta berkumpul lebih dulu di stasiun Parujakan (1 km sebelah selatan dari stasiun Cirebon sekarang) untuk diangkut ke Yogya.

Makna peristiwa itu bagi perjuangan para pejuang bangsa adalah wilayah Republik Indonesia semakin sempit. Anggota TNI yang berada di kantong Belanda juga harus ditarik masuk wilayah Indonesia. Dari Jawa Barat setidaknya ada sekitar 35.000 tentara.

8. Pada waktu Belanda melakukan Agresi Militer pertama banyak mendapat kritik dan protes, karena Belanda telah ingkar janji seperti telah disepakati dalam Perjanjian Linggarjati. Tetapi Belanda masih juga melakukan Agresi Militer kedua karena Belanda masih ingin kembali menguasai Republik Indonesia (RI). Belanda saat itu tidak bersedia mengakui kedaulatan Negara Republik Indonesia dan berusaha menegakkan kekuasaannya kembali di tanah air. Pihak Belanda sendiri masih berambisi untuk menghancurkan RI beserta TNI dengan operasi militer yang dikenal dengan Agresi Militer kedua.

9. Pandangan saya tentang tokoh Sudirman yang memilih meninggalkan istana untuk kemudian memimpin perang gerilya, tetapi Sukarno tidak mau keluar kota untuk memimpin perjuangan dengan TNI dan ditangkap oleh Belanda: Sudirman menyadari bahwa penjajahan tidak akan selesai hanya dengan kekuatan diplomasi. Selain itu beliau ingin menunjukkan bahwa bangsa indonesia juga memiliki kekuatan militer yang siap mempertahankan eksistensi nya sebagai sebuah bangsa yang berdaulat.

10. Nilai-nilai kejuangan para tokoh revolusi kemerdekaan masih relevan diterapkan pada kehidupan sekarang dan yang akan datang. Nilai yang dapat diamalkan pada kehidupan siswa dan pemuda pada masa sekarang adalah:
  • Persatuan dan kesatuan, contohnya: Berteman dan membantu orang lain tanpa membedakan suku, agama dan ras
  • Rela berkorban dan tanpa pamrih, contohnya: Ikut jaga piket pos ronda walaupun tidak dibayar
  • Cinta pada tanah air, contohnya: Menggunakan produk-produk buatan Indonesia
  • Saling pengertian dan saling menghargai, contohnya: Saling menghormati antar manusia tanpa memandang suku, agama, warna kulit, tingkat ekonomi, maupun tingkat pendidikan.