Soal dan Jawaban materi Sistem Konsinyasi Produk Usaha Pengolahan Makanan Fungsional

Berikut adalah soal mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan kelas XII SMA materi Sistem Konsinyasi Produk Usaha Pengolahan Makanan Fungsional lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan pengertian sistem konsinyasi?
  2. Apa sajakah syarat - syarat yang harus ada dalam sistem konsinyasi?
  3. Bagaimana cara kerja sistem konsinyasi untuk produk makanan fungsional?
  4. Jelaskan tentang segmentasi pasar produk makanan fungsional !
  5. Jelaskan aspek – aspek penting dalam memasarkan produk usaha makanan fungsional!
  6. Sebutkan tips dalam melakukan penjualan makanan fungsional dengan sistem konsinyasi!
  7. Jelaskan kelebihan/keuntungan sistem konsinyasi produk usaha makanan fungsional!
  8. Jelaskan kekurangan sistem konsinyasi produk usaha makanan fungsional!
  9. Bagaimanakah cara mengatur target pasar pada sistem penjualan konsinyasi?
 
Kunci Jawaban

1. Sistem konsinyasi adalah sistem kerja sama pemasaran, dimana pemilik barang (produsen) menitipkan produknya pada pemilik warung/toko/outlet (pemasar), dengan tidak langsung dibayar, tetapi akan dibayar pada periode waktu tertentu sesuai dengan produk yang laku terjual.

2. Syarat - syarat yang harus ada dalam sistem konsinyasi:
  • konsinyor (consignor)
  • konsinyi (consignee)
  • barang konsinyasi
3. Cara kerja sistem penjualan konsinyasi makanan fungsional yakni:
  • Carilah warung/toko/ outlet yang bersedia menerima produk makanan fungsional
  • Buatlah kesepakatan kerja sama dengan pemilik toko/warung/outlet
  • Titipkan barang dagangan sesuai kesepakatan selama kurun waktu tertentu
  • Tunggulah selama beberapa hari atau disesuaikan dengan jenis makanan fungsional yang dititipkan
  • Ambilah bayaran sambil mengganti barang dagangan yang sudah lama
4. Segmentasi pasar untuk produk makanan fungsional merupakan proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.
Segmentasi pasar akan memudahkan produsen untuk memproduksi jenis makanan fungsional beserta jumlahnya. Sedangkan pemasar akan bisa memperkirakan jangkauan area pemasaran produk makanan fungsional tersebut.

5. Aspek penting dalam memasarkan produk usaha makanan fungsional diantaranya adalah:
  • Area Pemasaran
  • Segmentasi Pemasaran
  • Metode Pemasaran
6. Tips agar sukses dalam melakukan penjualan makanan fungsional dengan sistem konsinyasi yang bisa anda terapkan adalah sebagai berikut:
  • Mencari dan Memilih Partner Bisnis dan Target Pasar yang Tepat
  • Manfaatkan Moment yang Tepat Untuk Menjual Produk
  • Kembangkan Partner Bisnis
  • Lakukan Evaluasi
7. Kelebihan/keuntungan sistem konsinyasi produk usaha makanan fungsional adalah sebagai berikut:
a. Bagi Pedagang Besar
  • Bebas Dari Biaya Sewa Tempat
  • Tidak Perlu Membayar Pegawai
  • Bisa Mempelajari dan Mengadaptasi Strategi Penjualan Orang Lain
  • Bisa Fokus Meningkatkan Kualitas Produk
b. Pihak Penyalur
  • Tidak Memproduksi Barang
  • Tidak Khawatir Jika Produk Tidak Laku
  • Bisa Memiliki Produk Beraneka Ragam
  • Bisa Mendapatkan Uang Komisi
8. Kekurangan sistem konsinyasi produk usaha makanan fungsional antara lain:
A. Bagi pemilik produk atau consignor
  • Risiko kerugian
  • Promosi tidak sesuai
  • Uang tidak dapat langsung diterima
B. Bagi penjual atau consignee
Sistem penjualan konsinyasi tidak memiliki risiko ataupun kelemahan apapun bagi penjual. Hal ini karena produk yang dijual memang bukan produk mereka sendiri.

9. Cara mengatur target pasar pada sistem penjualan konsinyasi adalah dengan cara membagi perdaerah dan per hari, misalnya kalau melakukan penitipan barang dagangan setiap satu minggu sekali, dilakukan pemilihan tujuh wilayah untuk tujuh hari dalam seminggu. Begitupun dalam penentuan jumlah warung/toko/ wilayah, ditetapkan berdasarkan kapasitas produksi dan target penjualan setiap warung/toko/outlet. Misalnya, dalam satu hari kita ingin mengunjungi 10 toko, maka paling tidak kita memiliki 70 toko langganan agar usaha kita berjalan terus setiap hari