Sistem Ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi yang berdasarkan pada Falsafah Pancasila, yang bertitik tolak dari pandangan tentang hubungan antara individu dengan masyarakatnya dengan berdasar asas usaha Bersama dan kekeluargaan, pandangan organis tentang masyarakat dan asas keadilan sosial. Jelaskan menurut Sdr mengenai hal tersebut!

Sistem Ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi yang berdasarkan pada Falsafah Pancasila, yang bertitik tolak dari pandangan tentang hubungan antara individu dengan masyarakatnya dengan berdasar asas usaha Bersama dan kekeluargaan, pandangan organis tentang masyarakat dan asas keadilan sosial. Jelaskan menurut Sdr mengenai hal tersebut!

Jawaban:

Sistem Ekonomi Pancasila (SEP) merupakan kompas penunjuk arah bagi perekonomian Indonesia, diilhami oleh nilai-nilai luhur Pancasila. Berbeda dengan sistem ekonomi lain yang berfokus pada keuntungan semata, SEP mengedepankan keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat, demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

SEP berakar kuat pada Pancasila, mengambil intisari dari sila-silanya untuk membangun kerangka ekonomi yang kokoh. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menjadi landasan moralitas dalam menjalankan kegiatan ekonomi. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan dalam setiap aspek ekonomi. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, menekankan pentingnya persatuan dan gotong royong dalam membangun ekonomi bangsa. Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mewajibkan partisipasi rakyat dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat. Dan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi tujuan akhir yang ingin dicapai, yaitu terwujudnya kesejahteraan dan pemerataan bagi seluruh rakyat.

SEP menjunjung tinggi asas usaha bersama dan kekeluargaan. Hal ini berarti bahwa kegiatan ekonomi harus dilakukan dengan semangat gotong royong dan saling membantu, bukan hanya demi keuntungan pribadi, tetapi demi kemajuan bersama. Ekonomi kerakyatan menjadi fokus utama, di mana rakyat memiliki peran sentral dalam menggerakkan roda ekonomi. Koperasi sebagai badan usaha yang berlandaskan kekeluargaan menjadi pilar penting dalam SEP. Koperasi didorong untuk berkembang dan menjadi wadah bagi rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Pemerintah dalam SEP berperan sebagai fasilitator dan regulator, memastikan terciptanya iklim ekonomi yang kondusif bagi rakyat untuk berusaha dan mencapai kemandirian ekonomi. Mewujudkan SEP bukanlah tanpa tantangan. Persaingan global, kesenjangan ekonomi, dan birokrasi yang rumit menjadi beberapa hambatan yang perlu diatasi. Diperlukan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, untuk terus menyempurnakan implementasi SEP dan mewujudkan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Komentar