Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dalam kasus tersebut di atas, uraikan peran Komisi Yudisial dan keterkaitannya dengan fungsi lembaga lembaga yudikatif lainnya?

JAKARTA, KOMPAS — Komisi Yudisial pada Kamis (5/8/2021), ini melanjutkan wawancara para peserta Seleksi Calon Hakim Agung 2021. KY mewawancarai lima calon hakim agung.Mereka ialah Achmad Setyo Pudjoharsoyo (Ketua Pengadilan Tinggi Kendari), Eddy Parulian Siregar, Hermansyah, Hery Supriyono, dan Yohanes Priyana. Kelima calon tersebut mendaftar sebagai hakim agung untuk kamar pidana. Kamis ini merupakan hari ketiga dalam proses seleksi wawancara hakim agung yang digelar KY. Pada Selasa kemarin, KY telah mewawancarai lima calon yang dilanjutkan pada Rabu juga dengan lima calon.

Salah satu calon, Achmad Setyo Pudjoharsoyo, ditanya mengapa upaya hukum ke Mahkamah Agung melalui kasasi atau peninjauan kembali (PK) sangat banyak.”Banyaknya kasasi ke MA, apakah itu karena masyarakat tidak percaya dengan pengadilan di bawahnya?” tanya Amzulian Rifai, salah satu komisioner 

KY. (Sumber: Kompas.com 06/08/2021) 

Pertanyaannya:

Dalam kasus tersebut di atas, uraikan peran Komisi Yudisial dan keterkaitannya dengan fungsi lembaga lembaga yudikatif  lainnya?

Jawaban:

Komisi Yudisial (KY) memainkan peran penting dalam menjaga martabat peradilan di Indonesia, termasuk dalam Seleksi Calon Hakim Agung 2021. KY menyelenggarakan proses seleksi yang ketat dan transparan untuk menjaring calon hakim agung yang berkualitas dan berintegritas.

Salah satu contoh peran KY adalah wawancara mendalam terhadap para calon, seperti yang dilakukan pada 5 Agustus 2021. Dalam wawancara tersebut, KY menggali kemampuan hukum, integritas, dan komitmen para calon untuk menegakkan keadilan.

KY tidak bekerja sendiri dalam menjaga martabat peradilan. KY berkolaborasi dengan Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Bersama MA, KY menyusun dan menerapkan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim. KY juga berwenang menyelidiki dan memutus perkara pelanggaran kode etik hakim, dan merekomendasikan sanksi kepada MA.

KY dan MK saling berkoordinasi dalam menjaga martabat peradilan. KY dapat memberikan masukan kepada MK dalam penyusunan putusan terkait masalah etik hakim.

Kasus Seleksi Calon Hakim Agung 2021 menunjukkan bagaimana KY menjalankan perannya. KY bekerja sama dengan lembaga yudikatif lain untuk memastikan hanya hakim berkualitas dan berintegritas yang diangkat dan dipercaya untuk menegakkan keadilan di Indonesia.

Banyaknya perkara kasasi dan PK di MA menunjukkan masih banyak masyarakat yang belum puas dengan putusan pengadilan di tingkat bawah. Hal ini menjadi salah satu fokus KY dalam meningkatkan kualitas hakim dan peradilan di Indonesia.

Integritas merupakan kualitas moral yang sangat penting bagi seorang hakim. Hakim yang berintegritas adalah hakim yang adil, tidak memihak, dan tidak mudah dipengaruhi oleh pihak lain. KY terus berupaya untuk memastikan bahwa hanya hakim yang berintegritas yang diangkat dan dipercaya untuk menegakkan keadilan di Indonesia.