Setelah Mempelajari Seluruh Materi, Coba Kalian Renungkan, Berapa Kali dalam Sehari Kalian Kehilangan Damai Sejahtera? Coba Buat Sebuah Rancangan Hidup Damai Hanya untuk Diri Kalian Masing-Masing

Setelah mempelajari seluruh materi, coba kalian renungkan, berapa kali dalam sehari kalian kehilangan damai sejahtera? Berapa banyak kali kalian menghilangkan damai sejahtera dalam diri orang lain? Dalam kelaurga kalian, dalam pertemanan, hubungan dengan guru? Ataukah berapa banyak kali orang lain menyebabkan kalian kehilangan rasa damai? Renungkan dengan sungguh-sungguh, apakah kalian sudah hidup dalam damai? Jika belum, mengapa? Coba buat sebuah rancangan hidup damai hanya untuk diri kalian masing-masing, daftarkan hal-hal yang menyebabkan kalian kehilangan rasa damai. Hidup penuh kekhawatiran, ketakutan, kemarahan, dendam, benci dan masih banyak penyebab lainnya. Bawa semuanya itu kedalam doa, kemudian buatlah sebuah rancangan kegiatan bersama teman-teman dalam rangka mewujudkan perdamaian dikalangan remaja.

Pertanyaan diatas adalah soal Response Saya, Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XII, Bab 7 Damai Sejahtera Menurut Alkitab, halaman 89.

Jawaban:

Berapa kali dalam sehari kalian kehilangan damai sejahtera?

Dalam sehari saya bisa kehilangan damai sejahtera beberapa kali. Hal-hal yang dapat menyebabkan saya kehilangan damai sejahtera antara lain:
  • Kekhawatiran, misalnya tentang masa depan, ujian, atau hubungan dengan orang lain.
  • Ketakutan, misalnya takut gagal, takut ditolak, atau takut akan hal-hal yang tidak diketahui.
  • Kemarahan, misalnya ketika merasa diperlakukan tidak adil atau ketika melihat orang lain menderita.
  • Dendam, misalnya ketika merasa dirugikan atau disakiti oleh orang lain.
  • Benci, misalnya terhadap orang yang berbeda agama, ras, atau suku.

Berapa banyak kali kalian menghilangkan damai sejahtera dalam diri orang lain?

Saya juga menyadari bahwa saya bisa menghilangkan damai sejahtera dalam diri orang lain. Hal ini bisa terjadi ketika saya bersikap tidak sopan, menyakiti perasaan orang lain, atau menyebarkan kebencian.

Dalam keluarga kalian, dalam pertemanan, hubungan dengan guru?

Kehilangan damai sejahtera bisa terjadi dalam berbagai hubungan, termasuk dalam keluarga, pertemanan, dan hubungan dengan guru.

Dalam keluarga, saya bisa kehilangan damai sejahtera ketika bertengkar dengan orang tua atau saudara. Saya juga bisa menghilangkan damai sejahtera dalam diri orang tua atau saudara ketika saya bersikap tidak sopan atau menyakiti perasaan mereka.

Dalam pertemanan, saya bisa kehilangan damai sejahtera ketika bertengkar dengan teman. Saya juga bisa menghilangkan damai sejahtera dalam diri teman ketika saya bersikap tidak jujur atau menyakiti perasaan mereka.

Dalam hubungan dengan guru, saya bisa kehilangan damai sejahtera ketika saya merasa diperlakukan tidak adil atau ketika saya tidak memahami pelajaran. Saya juga bisa menghilangkan damai sejahtera dalam diri guru ketika saya bersikap tidak sopan atau tidak menghormati mereka.

Ataukah berapa banyak kali orang lain menyebabkan kalian kehilangan rasa damai?

Orang lain juga bisa menyebabkan saya kehilangan damai sejahtera. Hal ini bisa terjadi ketika mereka bersikap tidak sopan, menyakiti perasaan saya, atau menyebarkan kebencian.

Renungkan dengan sungguh-sungguh, apakah kalian sudah hidup dalam damai? Jika belum, mengapa?

Setelah merenungkan hal-hal di atas, saya menyadari bahwa saya belum sepenuhnya hidup dalam damai. Hal ini karena saya masih sering merasa khawatir, takut, marah, dendam, dan benci.

Coba buat sebuah rancangan hidup damai hanya untuk diri kalian masing-masing, daftarkan hal-hal yang menyebabkan kalian kehilangan rasa damai.

Berikut adalah rancangan hidup damai yang saya buat untuk diri saya sendiri:

1. Meningkatkan hubungan dengan Tuhan
Hal yang paling penting untuk hidup dalam damai adalah memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan. Ketika saya dekat dengan Tuhan, saya akan merasakan kasih, pengampunan, dan ketenangan yang diberikan-Nya.

2. Mengurangi kekhawatiran dan ketakutan
Saya akan belajar untuk lebih bersyukur atas apa yang saya miliki dan tidak terlalu memikirkan hal-hal yang belum terjadi. Saya juga akan belajar untuk menyerahkan hidup saya kepada Tuhan.

3. Mengelola kemarahan dan kebencian
Saya akan belajar untuk mengendalikan emosi saya dan tidak bertindak impulsif. Saya juga akan belajar untuk mengampuni orang yang telah menyakiti saya.

4. Mengembangkan sikap positif
Saya akan berusaha untuk selalu berpikir positif dan melihat sisi baik dari setiap orang dan setiap situasi.

Bawa semuanya itu kedalam doa

Saya akan membawa semua hal ini dalam doa kepada Tuhan. Saya akan meminta Tuhan untuk menolong saya untuk hidup dalam damai.

Kemudian buatlah sebuah rancangan kegiatan bersama teman-teman dalam rangka mewujudkan perdamaian dikalangan remaja.

Berikut adalah rancangan kegiatan bersama teman-teman dalam rangka mewujudkan perdamaian dikalangan remaja:

1. Kegiatan sosial
Kami bisa mengadakan kegiatan sosial untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Kegiatan ini akan mengajarkan kami untuk peduli kepada sesama dan meningkatkan rasa empati.

2. Kegiatan edukasi
Kami bisa mengadakan kegiatan edukasi tentang pentingnya perdamaian. Kegiatan ini akan mengajarkan kami tentang nilai-nilai perdamaian dan bagaimana mewujudkannya.

3. Kegiatan seni dan budaya
Kami bisa mengadakan kegiatan seni dan budaya yang mempromosikan perdamaian. Kegiatan ini akan mengajarkan kami untuk menghargai perbedaan dan hidup rukun.

Dengan melakukan kegiatan-kegiatan ini, kami berharap bisa menjadi teladan bagi remaja lain untuk hidup dalam damai.

Komentar