Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jawaban Soal: Apa yang Menjadi Ciri Khas Arsitektur Daulah Utsmani

Soal: Apa yang menjadi ciri khas arsitektur daulah utsmani?

Jawaban:

Arsitektur Daulah Utsmaniyah merupakan perpaduan dari berbagai pengaruh, antara lain pengaruh Bizantium, Arab, dan Persia. Ciri khas arsitektur Daulah Utsmaniyah antara lain:
  • Kubah besar dan menjulang tinggi. Kubah merupakan elemen yang paling menonjol dalam arsitektur Daulah Utsmaniyah. Kubah-kubah ini biasanya berukuran besar dan menjulang tinggi, sehingga memberikan kesan megah dan sakral.
  • Menara-menara yang tinggi. Menara juga merupakan elemen yang penting dalam arsitektur Daulah Utsmaniyah. Menara-menara ini biasanya digunakan sebagai tempat muazin mengumandangkan adzan.
  • Lengkungan-lengkungan yang indah. Lengkungan merupakan elemen dekoratif yang sering digunakan dalam arsitektur Daulah Utsmaniyah. Lengkungan-lengkungan ini biasanya berbentuk lengkungan runcing atau lengkungan setengah lingkaran.
  • Ornamentasi yang kaya. Arsitektur Daulah Utsmaniyah juga dikenal dengan ornamentasinya yang kaya dan indah. Ornamentasi ini biasanya berupa kaligrafi, motif tumbuhan, dan motif geometris.

Ciri-ciri khas tersebut dapat ditemukan pada berbagai bangunan peninggalan Daulah Utsmaniyah, seperti masjid, istana, pemandian umum, dan kuburan. Beberapa contoh bangunan peninggalan Daulah Utsmaniyah yang terkenal antara lain Masjid Sultan Ahmed di Istanbul, Masjid Selimiye di Edirne, dan Istana Topkapi di Istanbul.

Arsitektur Daulah Utsmaniyah telah memberikan pengaruh yang besar terhadap perkembangan arsitektur Islam di dunia. Pengaruh ini dapat dilihat pada arsitektur masjid-masjid di berbagai negara, termasuk Indonesia.