Apakah Kalian Pernah Mengalami Kematian Seseorang yang Dikasihi? Jawaban Agama Kristen Kelas 10 SMA/SMK

Apakah kalian pernah mengalami kematian seseorang yang dikasihi? Bila pernah, apa yang membuat kalian merasa kehilangan? Bagikan pengalaman ini dengan teman-teman sekelompok dengan memperhitungkan hal-hal berikut:
a. Siapa yang meninggal dan mengapa kalian merasa kehilangan?
b. Apa kenangan indah yang disimpan tentang orang istimewa yang sudah meninggal ini?
c. Berapa lama kalian membutuhkan waktu untuk mulai menjalani kehidupan seakan-akan semuanya baik-baik saja?
d. Apa harapan yang kalian miliki tentang masa depan kalian walaupun orang istimewa ini telah tiada?

Pertanyaan diatas adalah soal Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X, Bab 2 Berjalan Besama Allah, halaman 31 dan 32.

Jawaban:

Pengalaman Kehilangan Ibu

a. Siapa yang meninggal dan mengapa kalian merasa kehilangan?

Orang yang meninggal adalah ibu saya, yang bernama Ani. Ibu saya meninggal dunia pada tahun 2010, ketika saya masih duduk di kelas 3 SD. Ibu saya meninggal karena serangan jantung.

Saya merasa kehilangan ibu saya karena saya masih sangat kecil dan bergantung padanya. Ibu saya adalah sosok yang sangat penting dalam hidup saya. Dialah yang merawat dan membesarkan saya. Dialah yang mengajari saya banyak hal, mulai dari cara berjalan, berbicara, hingga cara berperilaku.

b. Apa kenangan indah yang disimpan tentang orang istimewa yang sudah meninggal ini?

Saya memiliki banyak kenangan indah tentang ibu saya. Salah satu kenangan yang paling saya ingat adalah ketika ibu saya mengajari saya cara memasak. Ibu saya adalah seorang koki yang handal. Dia selalu memasak makanan yang lezat untuk saya dan keluarga. Ketika ibu saya mengajari saya cara memasak, saya merasa sangat senang. Saya merasa seperti sedang belajar sesuatu yang berharga dari orang yang paling saya cintai.

Kenangan indah lainnya adalah ketika ibu saya selalu mendukung saya dalam segala hal yang saya lakukan. Ibu saya selalu percaya pada saya, bahkan ketika saya merasa tidak percaya diri. Ibu saya selalu mendorong saya untuk mengejar impian saya.

c. Berapa lama kalian membutuhkan waktu untuk mulai menjalani kehidupan seakan-akan semuanya baik-baik saja?

Saya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mulai menjalani kehidupan seakan-akan semuanya baik-baik saja. Saya merasa sangat kehilangan dan kesepian setelah ibu saya meninggal. Saya merasa seperti tidak ada lagi orang yang peduli pada saya.

Saya membutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk mulai bisa menerima kenyataan bahwa ibu saya telah tiada. Saya mulai belajar untuk mandiri dan menjadi orang yang lebih kuat. Saya juga mulai belajar untuk menghargai orang-orang yang masih ada di hidup saya. 

d. Apa harapan yang kalian miliki tentang masa depan kalian walaupun orang istimewa ini telah tiada?

Saya berharap, meskipun ibu saya telah tiada, saya tetap bisa menjadi orang yang baik dan berguna bagi orang lain. Saya juga berharap, saya bisa menjadi orang yang sukses dan bisa membahagiakan keluarga saya.

Saya percaya, ibu saya akan selalu ada dalam hati saya. Saya akan selalu mengingatnya dan mewarisi semua kebaikannya.

Komentar