Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

30 Soal PTS/UTS PAI Kelas 10 Semester 1 2024/2025 Kurikulum Merdeka Beserta Kunci Jawabannya

Berikut 30 Soal PTS/UTS Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) kelas X SMA/SMK Semester 1 (ganjil) Kurikulum Merdeka lengkap dengan kunci jawabannya.

1. Apa yang dimaksud dengan "kompetisi dalam kebaikan" dalam Islam?
A) Bersaing untuk mencapai tujuan egois
B) Bersaing untuk mencapai tujuan yang baik dan bermanfaat
C) Tidak terlibat dalam kompetisi
D) Menjatuhkan lawan dalam kompetisi
E) Hanya melakukan apa yang diinginkan tanpa pertimbangan etis

Jawaban: B) Bersaing untuk mencapai tujuan yang baik dan bermanfaat

2. Bagaimana kompetisi dalam kebaikan dapat membantu individu dalam pengembangan spiritual mereka?
A) Dengan mendorong egoisme
B) Dengan memberikan hadiah besar
C) Dengan memberikan penghargaan kepada mereka yang berbuat baik
D) Dengan menjatuhkan orang lain
E) Dengan mengabaikan etos kerja

Jawaban: C) Dengan memberikan penghargaan kepada mereka yang berbuat baik

3. Apa yang dimaksud dengan "etos kerja" dalam konteks Islam?
A) Tidak memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan
B) Tidak memprioritaskan produktivitas
C) Mengabaikan kerja tim
D) Sikap positif, kedisiplinan, dan ketekunan dalam pekerjaan
E) Menghindari kerja keras

Jawaban: D) Sikap positif, kedisiplinan, dan ketekunan dalam pekerjaan

4. Bagaimana etos kerja yang kuat dapat membantu seseorang mencapai kesuksesan dalam kehidupan sehari-hari?
A) Dengan menghindari tanggung jawab
B) Dengan mengabaikan produktivitas
C) Dengan menghambat perkembangan pribadi
D) Dengan meningkatkan kualitas pekerjaan dan mendukung kemajuan karier
E) Dengan menghindari kerja tim

Jawaban: D) Dengan meningkatkan kualitas pekerjaan dan mendukung kemajuan karier

5. Apa yang dapat dilakukan individu untuk meraih kesuksesan dengan kompetisi dalam kebaikan?
A) Dengan merugikan orang lain
B) Dengan tidak peduli pada orang lain
C) Dengan menjatuhkan pesaing
D) Dengan membantu orang lain dan berkompetisi secara sehat
E) Dengan meraih keuntungan pribadi tanpa memikirkan orang lain

Jawaban: D) Dengan membantu orang lain dan berkompetisi secara sehat

6. Mengapa penting bagi seorang Muslim untuk memiliki etos kerja yang kuat?
A) Tidak ada manfaatnya dalam agama Islam
B) Karena Islam tidak mementingkan kerja keras
C) Karena etos kerja yang kuat mendukung pencapaian tujuan agama dan dunia
D) Karena etos kerja hanya relevan dalam pekerjaan formal
E) Karena Islam tidak memandang positif terhadap produktivitas

Jawaban: C) Karena etos kerja yang kuat mendukung pencapaian tujuan agama dan dunia

7. Bagaimana kompetisi dalam kebaikan dapat memotivasi individu untuk berbuat baik?
A) Dengan mendorong egoisme
B) Dengan menjanjikan hadiah material
C) Dengan mengejar keuntungan pribadi
D) Dengan memberikan penghargaan kepada mereka yang berbuat baik
E) Dengan menghancurkan kebaikan orang lain

Jawaban: D) Dengan memberikan penghargaan kepada mereka yang berbuat baik

8. Mengapa penting untuk berkompetisi dalam kebaikan daripada hanya fokus pada kompetisi konvensional?
A) Karena kompetisi konvensional lebih menyenangkan
B) Karena kompetisi konvensional tidak memerlukan etos kerja
C) Karena berkompetisi dalam kebaikan meningkatkan kualitas hidup
D) Karena kompetisi konvensional tidak melibatkan orang lain
E) Karena berkompetisi dalam kebaikan tidak memiliki manfaat

Jawaban: C) Karena berkompetisi dalam kebaikan meningkatkan kualitas hidup

9. Apa yang harus dihindari dalam kompetisi dalam kebaikan?
A) Mengabaikan kebaikan orang lain
B) Mencari cara-cara curang untuk menang
C) Menolak untuk bersaing
D) Membantu pesaing secara berlebihan
E) Mencari keuntungan pribadi tanpa memikirkan orang lain

Jawaban: B) Mencari cara-cara curang untuk menang

10. Bagaimana seseorang dapat mewujudkan ketauhidan dalam kehidupan sehari-hari?
A) Dengan mengejar tujuan egois
B) Dengan mengabaikan ajaran agama
C) Dengan memprioritaskan ibadah dan berbuat baik kepada sesama
D) Dengan menjatuhkan orang lain
E) Dengan tidak memikirkan konsep ketauhidan

Jawaban: C) Dengan memprioritaskan ibadah dan berbuat baik kepada sesama

11. Apa yang dimaksud dengan "Syu’abul Iman" dalam Islam?
A) Cabang-cabang ilmu agama
B) Pelajaran agama yang diajarkan di sekolah
C) Pohon iman dalam agama Islam
D) Ajaran-ajaran dasar dalam Islam
E) Jenis-jenis buku agama

Jawaban: D) Ajaran-ajaran dasar dalam Islam

12. Mana dari berikut ini termasuk ke dalam Syu’abul Iman?
A) Mengetahui kisah para nabi dalam Islam
B) Menyusun daftar semua malaikat
C) Menghafal seluruh ayat dalam Al-Quran
D) Mengetahui tafsir seluruh ayat Al-Quran
E) Mengetahui semua kisah dalam hadis

Jawaban: A) Mengetahui kisah para nabi dalam Islam

13. Mengapa penting bagi seorang Muslim untuk memahami Syu’abul Iman?
A) Karena hanya iman yang penting dalam Islam
B) Karena membantu memahami akidah dan keyakinan dasar
C) Karena hanya guru agama yang memahami Syu’abul Iman
D) Karena Syu’abul Iman hanya dipahami oleh ulama
E) Karena tidak ada manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari

Jawaban: B) Karena membantu memahami akidah dan keyakinan dasar

14. Salah satu dari Syu’abul Iman adalah "Iman kepada kitab-kitab Allah." Apa yang dimaksud dengan "kitab-kitab Allah"?
A) Semua buku agama
B) Kitab-kitab klasik dalam Islam
C) Al-Quran dan kitab-kitab suci lainnya
D) Kitab-kitab sastra kuno
E) Buku-buku agama yang dipublikasikan belakangan ini

Jawaban: C) Al-Quran dan kitab-kitab suci lainnya

15. Apa yang termasuk dalam "Iman kepada hari akhir" dalam Syu’abul Iman?
A) Hari libur dalam Islam
B) Hari Jumat
C) Hari peringatan kemerdekaan
D) Hari kiamat dan hari pembalasan
E) Hari ulang tahun Nabi Muhammad

Jawaban: D) Hari kiamat dan hari pembalasan

16. Mengapa penting bagi seorang Muslim untuk memiliki pemahaman yang baik tentang tawhid (keesaan Allah)?
A) Agar dapat memenangkan kompetisi agama
B) Agar dapat membuktikan kepada orang lain bahwa Islam benar
C) Agar dapat menghindari berbagai ajaran agama lain
D) Agar dapat memperkuat keyakinan dan ibadah
E) Agar dapat berdebat dengan orang lain

Jawaban: D) Agar dapat memperkuat keyakinan dan ibadah

17. Syahadat adalah salah satu dari Syu’abul Iman. Apa yang dimaksud dengan "Syahadat"?
A) Bersaksi bahwa hanya ada satu agama yang benar
B) Bersaksi bahwa hanya ada satu Tuhan
C) Bersaksi bahwa hanya ada satu kitab suci
D) Bersaksi bahwa hanya ada satu nabi
E) Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya

Jawaban: E) Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya

18. Bagaimana seorang Muslim dapat mewujudkan ketauhidan dalam kehidupan sehari-hari?
A) Dengan mengejar kekayaan dan kekuasaan
B) Dengan melupakan ajaran-ajaran agama
C) Dengan memprioritaskan ibadah dan keyakinan kepada Allah
D) Dengan menolak komunikasi dengan orang lain
E) Dengan meninggalkan ibadah dan peribadatan

Jawaban: C) Dengan memprioritaskan ibadah dan keyakinan kepada Allah

19. Apa yang dimaksud dengan "iman kepada qadha dan qadar" dalam Islam?
A) Iman kepada hari kiamat
B) Iman kepada Tuhan yang Maha Pengasih
C) Iman kepada keadilan sosial
D) Iman kepada takdir dan ketetapan Allah
E) Iman kepada orang-orang shaleh

Jawaban: D) Iman kepada takdir dan ketetapan Allah

20. Mengapa penting bagi seorang Muslim untuk memahami ketauhidan dan Syu’abul Iman?
A) Karena itu adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kebahagiaan
B) Karena itu adalah bagian penting dari budaya Islam
C) Karena itu adalah syarat utama untuk menjadi ulama
D) Karena itu membantu memperkuat keyakinan dan mengarahkan hidup
E) Karena itu hanya perlu untuk orang yang ingin menjadi imam

Jawaban: D) Karena itu membantu memperkuat keyakinan dan mengarahkan hidup

21. Apa yang dimaksud dengan "riya'" dalam Islam?
A) Menunjukkan kebaikan secara tulus
B) Berlomba-lomba dalam kebaikan
C) Berbuat baik tanpa pamrih
D) Berbuat baik untuk mencari pujian manusia atau kepuasan pribadi
E) Berbuat baik untuk mendapatkan pahala dari Allah

Jawaban: D) Berbuat baik untuk mencari pujian manusia atau kepuasan pribadi

22. Mengapa riya' dianggap sebagai tindakan yang tidak diterima dalam Islam?
A) Karena itulah yang diajarkan dalam ajaran agama
B) Karena dapat merusak hubungan antara individu dengan masyarakat
C) Karena itu adalah tindakan terpuji
D) Karena Allah tidak mempedulikan niat seseorang
E) Karena itu tidak ada dalam ajaran agama

Jawaban: B) Karena dapat merusak hubungan antara individu dengan masyarakat

23. Apa yang dimaksud dengan "sum'ah" dalam konteks Islam?
A) Kelebihan dalam berbuat baik
B) Ketaatan kepada Allah
C) Perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma agama
D) Ibadah rutin
E) Pertapaan

Jawaban: C) Perilaku yang tidak sesuai dengan norma-norma agama

24. Mengapa penting untuk menghindari sum'ah dalam kehidupan sehari-hari?
A) Karena itu adalah tindakan yang disukai oleh masyarakat
B) Karena itu adalah tindakan yang menyenangkan
C) Karena itu dapat merusak norma-norma agama dan moralitas
D) Karena sum'ah adalah ajaran dalam Islam
E) Karena itu tidak relevan dalam kehidupan modern

Jawaban: C) Karena itu dapat merusak norma-norma agama dan moralitas

25. Apa yang dimaksud dengan "takabbur" dalam Islam?
A) Sikap sombong dan meremehkan orang lain
B) Kehormatan yang diberikan kepada orang lain
C) Ketidaksukaan terhadap orang lain
D) Ketaatan kepada Allah
E) Penghormatan terhadap kebudayaan

Jawaban: A) Sikap sombong dan meremehkan orang lain

26. Mengapa takabbur dianggap sebagai dosa dalam Islam?
A) Karena Islam tidak peduli dengan sikap terhadap orang lain
B) Karena itu adalah sikap yang dianjurkan dalam Islam
C) Karena takabbur dapat menghancurkan hubungan sosial dan moralitas
D) Karena Allah tidak memperhatikan sikap manusia terhadap orang lain
E) Karena takabbur adalah sikap yang positif

Jawaban: C) Karena takabbur dapat menghancurkan hubungan sosial dan moralitas

27. Apa yang dimaksud dengan "hasad" dalam Islam?
A) Rasa kasihan terhadap orang lain
B) Rasa hormat kepada orang yang lebih tua
C) Rasa cemburu dan iri terhadap keberhasilan orang lain
D) Menghargai keragaman
E) Memberikan bantuan kepada orang lain

Jawaban: C) Rasa cemburu dan iri terhadap keberhasilan orang lain

28. Mengapa hasad dianggap sebagai tindakan yang tidak sesuai dalam Islam?
A) Karena itulah yang diajarkan dalam ajaran agama
B) Karena hasad tidak ada dalam Islam
C) Karena hasad dapat merusak hubungan sosial dan moralitas
D) Karena Allah tidak peduli dengan perasaan manusia
E) Karena hasad adalah sikap yang positif

Jawaban: C) Karena hasad dapat merusak hubungan sosial dan moralitas

29. Mengapa berfoya-foya dianggap sebagai perilaku yang tidak diinginkan dalam Islam?
A) Karena berfoya-foya adalah tindakan yang disukai dalam Islam
B) Karena itu adalah bentuk kepuasan pribadi
C) Karena berfoya-foya dapat merusak norma-norma agama dan moralitas
D) Karena berfoya-foya adalah tindakan yang sangat dianjurkan dalam Islam
E) Karena berfoya-foya tidak mempengaruhi kehidupan sehari-hari

Jawaban: C) Karena berfoya-foya dapat merusak norma-norma agama dan moralitas

30. Bagaimana seorang Muslim dapat menjalani hidup penuh manfaat dengan menghindari berfoya-foya, riya', sum'ah, takabbur, dan hasad?
A) Dengan merasa bangga terhadap keberhasilan orang lain
B) Dengan mengejar kepuasan pribadi
C) Dengan mempraktikkan sikap sombong
D) Dengan memahami bahaya dari perilaku-perilaku negatif ini dan berusaha menghindarinya
E) Dengan mengabaikan nilai-nilai agama

Jawaban: D) Dengan memahami bahaya dari perilaku-perilaku negatif ini dan berusaha menghindarinya