Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

23 Soal Pilihan Ganda C. Penerapan Etnologi (Bahasa) dalam Mengkaji Keberagaman - Antropologi Kelas 11 SMA

Berikut adalah 23 contoh soal Pilihan Ganda sub materi C. Penerapan Etnologi (Bahasa) dalam Mengkaji Keberagaman, Bab 02 Ruang Lingkup Antropologi mata pelajaran Antropologi kelas 11 SMA beserta jawabannya, materi:

A. KONSEP DASAR BAHASA

1. Apa yang dimaksud dengan bahasa?
A) Alat untuk berkomunikasi dengan binatang
B) Sistem bunyi yang tidak memiliki aturan
C) Sistem bunyi yang digunakan untuk berkomunikasi dan mengekspresikan diri
D) Bahasa hanya dapat digunakan untuk mengekspresikan perasaan
E) Bahasa hanya berkaitan dengan penggunaan tanda tertulis

Jawaban: C) Sistem bunyi yang digunakan untuk berkomunikasi dan mengekspresikan diri

2. Apa yang dimaksud dengan dialek?
A) Bahasa yang digunakan oleh seluruh masyarakat
B) Sistem tata bahasa yang baku
C) Variasi bahasa dari sekelompok penutur bahasa yang berada di wilayah tertentu
D) Bahasa yang hanya digunakan dalam situasi formal
E) Cara berbicara yang seragam di seluruh wilayah

Jawaban: C) Variasi bahasa dari sekelompok penutur bahasa yang berada di wilayah tertentu

3. Mengapa variasi bahasa atau dialek bisa terjadi?
A) Karena semua penutur bahasa menggunakan bahasa yang sama
B) Karena penggunaan tata bahasa yang sangat ketat
C) Karena adanya perbedaan dalam pengucapan, kosa kata, dan makna kata antara penutur bahasa di berbagai daerah
D) Karena semua penutur bahasa memahami bahasa dengan cara yang sama
E) Karena tidak ada variasi bahasa dalam komunikasi manusia

Jawaban: C) Karena adanya perbedaan dalam pengucapan, kosa kata, dan makna kata antara penutur bahasa di berbagai daerah

4. Apa yang dimaksud dengan idiolek?
A) Variasi bahasa yang digunakan oleh semua penutur bahasa di wilayah tertentu
B) Warna suara yang tidak memiliki arti dalam bahasa
C) Gaya berbicara yang seragam di seluruh wilayah
D) Ciri khas dalam penyusunan kalimat yang dimiliki oleh penutur bahasa
E) Bahasa yang hanya digunakan dalam konteks formal

Jawaban: D) Ciri khas dalam penyusunan kalimat yang dimiliki oleh penutur bahasa

5. Bagaimana konteks sosial budaya dapat memengaruhi variasi bahasa?
A) Tidak memiliki pengaruh pada variasi bahasa
B) Hanya memengaruhi tata bahasa
C) Konteks sosial budaya tidak berhubungan dengan variasi bahasa
D) Konteks sosial budaya dapat memengaruhi perbedaan dalam pengucapan, kosa kata, dan makna kata dalam bahasa
E) Hanya memengaruhi penggunaan tanda tertulis

Jawaban: D) Konteks sosial budaya dapat memengaruhi perbedaan dalam pengucapan, kosa kata, dan makna kata dalam bahasa

B. RAGAM BAHASA DI INDONESIA

1. Dalam berkomunikasi dalam bahasa daerah di Indonesia, masyarakat menggunakan beragam bahasa daerah yang memiliki tata aturan bahasa dan makna kata yang berbeda. Berdasarkan data statistik kebahasaan tahun 2018, berapa jumlah bahasa daerah yang teridentifikasi di Indonesia?
A) 100 bahasa daerah
B) 500 bahasa daerah
C) 750 bahasa daerah
D) 1,000 bahasa daerah
E) 2,000 bahasa daerah

Jawaban: C) 750 bahasa daerah

2. Bahasa Indonesia berasal dari bahasa apa?
A) Bahasa Sunda
B) Bahasa Jawa
C) Bahasa Melayu
D) Bahasa Banyumas
E) Bahasa Bali

Jawaban: C) Bahasa Melayu

3. Dalam bahasa daerah, satu kata dapat memiliki arti yang berbeda, tergantung pada bahasa daerah yang digunakan. Sebagai contoh, dalam bahasa Sunda, kata "Cokot kalengna!" berarti ambil kalengnya, sedangkan dalam bahasa Jawa, kata yang sama "Cokot Kalenge!" berarti apa?
A) Ambil kalengnya
B) Gigitlah kalengnya
C) Sudah
D) Keras
E) Jatuhkan kalengnya

Jawaban: B) Gigitlah kalengnya

4. Apa yang dimaksud dengan dialek dalam konteks bahasa?
A) Bahasa daerah yang digunakan oleh penutur muda
B) Variasi dalam pengucapan bahasa atau aksen yang berbeda pada satu tempat dengan tempat lainnya
C) Bahasa yang digunakan dalam situasi formal
D) Bahasa yang hanya digunakan oleh kelompok tertentu
E) Bahasa yang berasal dari rumpun bahasa Indo-Eropa

Jawaban: B) Variasi dalam pengucapan bahasa atau aksen yang berbeda pada satu tempat dengan tempat lainnya

5. Apa yang membedakan dialek bahasa Jawa Ngapak dari dialek bahasa Jawa lainnya?
A) Penggunaan aksen yang sangat kuat
B) Penggunaan kata-kata asing
C) Pengucapan kata berakhiran huruf k yang jelas
D) Penggunaan tata bahasa yang sangat formal
E) Penggunaan huruf a sebagai pengganti huruf o dalam kata

Jawaban: C) Pengucapan kata berakhiran huruf k yang jelas

C. HUBUNGAN ANTARA BAHASA DAN BUDAYA

1. Menurut Koentjaraningrat, kebudayaan merupakan keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat. Dalam kerangka ini, bagaimana bahasa berperan dalam kebudayaan?
A) Bahasa adalah bagian kecil dari kebudayaan yang tidak memiliki pengaruh besar.
B) Bahasa tidak memiliki keterkaitan dengan kebudayaan masyarakat.
C) Bahasa berfungsi sebagai alat pengembangan budaya, jalur penerus kebudayaan, dan inventaris ciri-ciri kebudayaan.
D) Bahasa tidak memiliki dampak pada cara orang memahami budaya.
E) Bahasa hanya digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari.

Jawaban: C) Bahasa berfungsi sebagai alat pengembangan budaya, jalur penerus kebudayaan, dan inventaris ciri-ciri kebudayaan.

2. Mengapa bahasa dan budaya tidak dapat dipisahkan?
A) Karena bahasa adalah satu-satunya aspek budaya yang penting.
B) Karena bahasa tidak memiliki peran dalam menyampaikan makna dalam percakapan.
C) Karena bahasa berfungsi sebagai alat pengembangan budaya, jalur penerus kebudayaan, dan inventaris ciri-ciri kebudayaan.
D) Karena budaya tidak memiliki keterkaitan dengan bahasa yang digunakan.
E) Karena budaya tidak memengaruhi bagaimana bahasa digunakan dalam masyarakat.

Jawaban: C) Karena bahasa berfungsi sebagai alat pengembangan budaya, jalur penerus kebudayaan, dan inventaris ciri-ciri kebudayaan.

3. Apa yang dimaksud dengan etnologi bahasa atau etnolinguistik?
A) Studi tentang kebudayaan suatu masyarakat tanpa mempertimbangkan bahasa yang digunakan.
B) Studi tentang sejarah bahasa tertentu.
C) Studi tentang cara berbicara dalam bahasa yang berbeda.
D) Studi yang menjelaskan hubungan antara bahasa dan budaya serta pemahaman masyarakat terhadap dunianya.
E) Studi tentang asal-usul bahasa-bahasa di dunia.

Jawaban: D) Studi yang menjelaskan hubungan antara bahasa dan budaya serta pemahaman masyarakat terhadap dunianya.

4. Bagaimana bahasa digunakan dalam kebudayaan masyarakat?
A) Bahasa hanya digunakan dalam seni tari.
B) Bahasa tidak memiliki peran dalam penyelenggaraan kegiatan adat istiadat.
C) Bahasa digunakan sebagai sarana penyampaian makna dalam percakapan dan juga dalam seni tari, penyelenggaraan kegiatan adat istiadat, dan ritual keagamaan.
D) Bahasa hanya digunakan dalam komunikasi sehari-hari.
E) Bahasa digunakan sebagai ekspresi seni dalam seni lukis.

Jawaban: C) Bahasa digunakan sebagai sarana penyampaian makna dalam percakapan dan juga dalam seni tari, penyelenggaraan kegiatan adat istiadat, dan ritual keagamaan.

5. Apa fungsi utama bahasa dalam proses transmisi budaya?
A) Bahasa tidak memiliki fungsi dalam proses transmisi budaya.
B) Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi saja.
C) Bahasa berfungsi untuk menyampaikan makna dalam percakapan saja.
D) Bahasa berfungsi sebagai pembawa konten pembelajaran budaya, mentransmisikan tradisi dan nilai-nilai budaya.
E) Bahasa berfungsi hanya sebagai alat penulisan.

Jawaban: D) Bahasa berfungsi sebagai pembawa konten pembelajaran budaya, mentransmisikan tradisi dan nilai-nilai budaya.

D. ETNO LINGUISTIK: MENGKAJI KERAGAMAN BAHASA DAN BUDAYA

1. Apa yang dimaksud dengan etnolinguistik?
A) Etnolinguistik adalah studi bahasa secara terpisah dari budaya.
B) Etnolinguistik adalah ilmu yang hanya mempelajari hubungan antara bahasa dan budaya.
C) Etnolinguistik adalah gabungan antara etnologi (antropologi budaya) dengan linguistik, yang mempelajari hubungan antara bahasa dan budaya.
D) Etnolinguistik hanya berkaitan dengan studi sejarah bahasa.
E) Etnolinguistik adalah studi tentang asal-usul bahasa-bahasa di dunia.

Jawaban: C) Etnolinguistik adalah gabungan antara etnologi (antropologi budaya) dengan linguistik, yang mempelajari hubungan antara bahasa dan budaya.

2. Apa hipotesis relativitas bahasa yang terkait dengan etnolinguistik?
A) Hipotesis relativitas bahasa menyatakan bahwa bahasa tidak memiliki pengaruh terhadap cara individu memandang dunia.
B) Hipotesis relativitas bahasa menyatakan bahwa bahasa tidak memiliki keterkaitan dengan budaya.
C) Hipotesis relativitas bahasa berfokus pada hubungan antara bahasa dan pikiran, yang menyatakan bahwa cara individu memandang dunia dipengaruhi oleh bahasa ibu mereka.
D) Hipotesis relativitas bahasa menganggap bahwa semua bahasa memiliki struktur yang sama.
E) Hipotesis relativitas bahasa berfokus pada hubungan antara bahasa dan sejarah.

Jawaban: C) Hipotesis relativitas bahasa berfokus pada hubungan antara bahasa dan pikiran, yang menyatakan bahwa cara individu memandang dunia dipengaruhi oleh bahasa ibu mereka.

3. Apa perbedaan utama antara etnolinguistik, sosiolinguistik, dan ilmu linguistik?
A) Tidak ada perbedaan antara ketiganya.
B) Etnolinguistik berfokus pada bahasa sebagai bagian dari budaya dan hubungannya dengan budaya, sementara sosiolinguistik berfokus pada keragaman bahasa dan pemakaiannya oleh penutur, dan ilmu linguistik berfokus pada prinsip-prinsip universal yang melandasi semua bahasa.
C) Etnolinguistik hanya berkaitan dengan studi sejarah bahasa, sedangkan sosiolinguistik mempelajari bahasa sebagai sumber budaya.
D) Etnolinguistik hanya memerhatikan penggunaan bahasa dalam komunikasi sehari-hari.
E) Sosiolinguistik tidak memiliki kaitan dengan pemahaman budaya.

Jawaban: B) Etnolinguistik berfokus pada bahasa sebagai bagian dari budaya dan hubungannya dengan budaya, sementara sosiolinguistik berfokus pada keragaman bahasa dan pemakaiannya oleh penutur, dan ilmu linguistik berfokus pada prinsip-prinsip universal yang melandasi semua bahasa.

4. Mengapa etnolinguistik memandang bahwa bahasa dan dunia sosial saling membentuk?
A) Karena etnolinguistik tidak memahami hubungan antara bahasa dan budaya.
B) Karena etnolinguistik hanya memerhatikan bahasa sebagai sistem komunikasi.
C) Karena etnolinguistik memandang bahwa bahasa dan budaya adalah dua entitas yang terpisah.
D) Karena etnolinguistik menganggap bahwa bahasa adalah elemen dasar budaya dan bahasa digunakan untuk memahami budaya serta pemahaman masyarakat terhadap dunianya.
E) Karena etnolinguistik tidak memiliki fokus dalam penelitian budaya.

Jawaban: D) Karena etnolinguistik menganggap bahwa bahasa adalah elemen dasar budaya dan bahasa digunakan untuk memahami budaya serta pemahaman masyarakat terhadap dunianya.

E. FOLKLOR INDONESIA

1. Apa yang dimaksud dengan tradisi marumpasa dalam konteks masyarakat Batak Toba?
A) Tradisi pernikahan masyarakat Batak.
B) Tradisi pesta panen.
C) Tradisi berbalas pantun sebagai tradisi lisan yang mengandung kebaikan, doa, nasihat, dan permohonan baik.
D) Tradisi pesta kematian.
E) Tradisi pertemuan antarsuku Batak.

Jawaban: C) Tradisi berbalas pantun sebagai tradisi lisan yang mengandung kebaikan, doa, nasihat, dan permohonan baik.

2. Apa yang dimaksud dengan istilah "folklor"?
A) Istilah ini berasal dari kata "folk" yang merujuk kepada kebudayaan kolektif.
B) Istilah ini berasal dari kata "folk" yang merujuk kepada ilmu pengetahuan.
C) Istilah ini berasal dari kata "folk" yang merujuk kepada dunia sosial.
D) Istilah ini berasal dari kata "lore" yang merujuk kepada pengetahuan.
E) Istilah ini berasal dari kata "lore" yang merujuk kepada teknologi modern.

Jawaban: A) Istilah ini berasal dari kata "folk" yang merujuk kepada kebudayaan kolektif.

3. Bagaimana folklor diwariskan dalam masyarakat?
A) Melalui tulisan dan dokumen tertulis.
B) Melalui penerbitan buku-buku folklor.
C) Melalui generasi muda yang mempelajari folklor di sekolah.
D) Melalui tradisi lisan dan aktivitas turun temurun baik dalam bentuk lisan maupun aktivitas contoh yang disertai gerak isyarat atau alat pembantu pengingat.
E) Melalui seminar dan konferensi mengenai folklor.

Jawaban: D) Melalui tradisi lisan dan aktivitas turun temurun baik dalam bentuk lisan maupun aktivitas contoh yang disertai gerak isyarat atau alat pembantu pengingat.

4. Apa yang dapat dipelajari melalui kajian folklor Indonesia?
A) Sejarah Indonesia.
B) Perkembangan teknologi di Indonesia.
C) Perkembangan ekonomi di Indonesia.
D) Nilai-nilai budaya, cerita-cerita rakyat, dan tradisi-tradisi lisan dalam masyarakat Indonesia.
E) Kebijakan pemerintah Indonesia.

Jawaban: D) Nilai-nilai budaya, cerita-cerita rakyat, dan tradisi-tradisi lisan dalam masyarakat Indonesia.