Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

18 Soal Pilihan Ganda Bab 1 Antropologi Sosial dan Antropologi Budaya - Antropologi Kelas 12 SMA

Berikut adalah 18 contoh soal Pilihan Ganda Bab 1 Antropologi Sosial dan Antropologi Budaya mata pelajaran Antropologi kelas 12 SMA beserta jawabannya, materi:

A. PENGERTIAN ANTROPOLOGI SOSIAL DAN ANTROPOLOGI

1. Apa penyebab konflik antar masyarakat yang sering terjadi?
A. Perbedaan kepentingan.
B. Persahabatan yang kuat.
C. Kesamaan budaya.
D. Tidak ada konflik dalam masyarakat.
E. SARA yang dihindari.

Jawaban: A. Perbedaan kepentingan.

2. Mengapa pendekatan budaya menjadi penting dalam menyelesaikan konflik antar masyarakat?
A. Karena budaya selalu memicu konflik.
B. Karena budaya tidak relevan dalam menyelesaikan konflik.
C. Karena budaya dapat mencairkan suasana dan memungkinkan dialog.
D. Karena budaya membuat konflik semakin kompleks.
E. Karena budaya hanya memperburuk konflik.

Jawaban: C. Karena budaya dapat mencairkan suasana dan memungkinkan dialog.

3. Apa yang menjadi fokus kajian antropologi budaya?
A. Sejarah perang dunia.
B. Keanekaragaman etnik di dunia.
C. Kajian tentang seluk-beluk teknologi modern.
D. Keunikan masyarakat di Indonesia.
E. Kajian etnografi di kota-kota besar.

Jawaban: B. Keanekaragaman etnik di dunia.

4. Apa yang menjadi titik temu antropologi sosial dan antropologi budaya dalam memahami realitas masyarakat?
A. Mereka tidak memiliki titik temu.
B. Keduanya fokus pada politik internasional.
C. Mereka memisahkan dimensi sosial dan kebudayaan.
D. Keduanya tidak relevan dalam kehidupan riil masyarakat.
E. Sosial dan kebudayaan telah membaur menjadi satu.

Jawaban: E. Sosial dan kebudayaan telah membaur menjadi satu.

B. ANTROPOLOGI TERAPAN

1. Apa yang menjadi fokus antropologi budaya sebagai ilmu murni?
A. Memecahkan masalah-masalah manusia.
B. Menemukan penjelasan variasi budaya manusia.
C. Menerapkan kebudayaan dari berbagai pelosok dunia.
D. Mengubah kebudayaan dengan sengaja.
E. Menghasilkan hukum-hukum yang mengatur kebudayaan.

Jawaban: B. Menemukan penjelasan variasi budaya manusia.

2. Bagaimana antropologi terapan digunakan selama masa imperialisme?
A. Untuk mengubah kebudayaan masyarakat jajahan.
B. Untuk memerdekakan negara-negara jajahan.
C. Untuk mencari pengetahuan tentang kebudayaan masyarakat jajahan.
D. Untuk memaksimalkan keuntungan dari negara jajahan.
E. Untuk menciptakan prasangka buruk terhadap ilmu antropologi budaya.

Jawaban: D. Untuk memaksimalkan keuntungan dari negara jajahan.

3. Apa yang menjadi pertimbangan etika dalam antropologi terapan?
A. Apakah proyek perubahan akan menguntungkan pemerintah.
B. Apakah proyek perubahan akan mengubah kebudayaan secara sadar.
C. Apakah suatu proyek perubahan akan bermanfaat bagi penduduk sasaran.
D. Apakah proyek perubahan akan menghormati kebudayaan orang lain.
E. Apakah proyek perubahan akan menekan keragaman kebudayaan.

Jawaban: C. Apakah suatu proyek perubahan akan bermanfaat bagi penduduk sasaran.

4. Bagaimana antropologi terapan dapat digunakan oleh pasukan militer di daerah konflik?
A. Untuk meningkatkan kekerasan di daerah konflik.
B. Untuk menciptakan konflik etnis.
C. Untuk menghancurkan kebudayaan di daerah konflik.
D. Untuk mencapai perdamaian dengan memahami masyarakat dan budaya di daerah konflik.
E. Untuk meningkatkan pengawasan di daerah konflik.

Jawaban: D. Untuk mencapai perdamaian dengan memahami masyarakat dan budaya di daerah konflik.

5. Apa yang menjadi tujuan umum dari antropologi terapan?
A. Mengubah kebudayaan manusia.
B. Membantu pasukan militer menguasai daerah konflik.
C. Mencari solusi bagi masalah kemanusiaan dan fasilitasi pembangunan.
D. Menjaga kelestarian kebudayaan tanpa perubahan.
E. Membentuk perspektif baru tentang kebudayaan.

Jawaban: C. Mencari solusi bagi masalah kemanusiaan dan fasilitasi pembangunan.

6. Contoh penelitian antropologi terapan yang paling cocok adalah:
A. Menggali sejarah perang dunia.
B. Mengidentifikasi varietas tumbuhan eksotis di hutan hujan.
C. Meneliti tradisi pernikahan suku-suku pedalaman.
D. Memeriksa sifat-sifat fisik dasar manusia.
E. Menganalisis pergerakan tectonic di lempeng bumi.

Jawaban: C. Meneliti tradisi pernikahan suku-suku pedalaman.

7. Bagaimana antropologi terapan membantu dalam mengatasi masalah pengangguran?
A. Dengan menciptakan pekerjaan baru bagi pengangguran.
B. Dengan mengubah latar belakang terjadinya pengangguran.
C. Dengan memaksimalkan keuntungan dari pengangguran.
D. Dengan memberikan pendidikan gratis bagi pengangguran.
E. Dengan mencari solusi bagi masalah kemanusiaan dan fasilitasi pembangunan.

Jawaban: E. Dengan mencari solusi bagi masalah kemanusiaan dan fasilitasi pembangunan.

C. HUBUNGAN ANTAR CABANG ANTROPOLOGI TERAPAN

1. Apa yang menjadi fokus Antropologi Sosial?
A. Mengembangkan produk yang sukses di pasar global.
B. Memahami perubahan budaya dalam perusahaan.
C. Mempelajari budaya manusia dari berbagai penjuru dunia.
D. Menganalisis sifat fisik dasar manusia.
E. Mempertinggi keuntungan dari negara jajahan.

Jawaban: C. Mempelajari budaya manusia dari berbagai penjuru dunia.

2. Mengapa budaya perusahaan dipandang sebagai elemen kunci dalam perubahan perusahaan?
A. Karena budaya perusahaan hanya mencerminkan kebiasaan perusahaan.
B. Karena budaya perusahaan tidak berpengaruh pada perubahan perusahaan.
C. Karena budaya perusahaan mencakup semua aspek perusahaan dan dapat memengaruhi perubahan keseluruhan.
D. Karena budaya perusahaan hanya bersifat tradisional dan tidak relevan.
E. Karena budaya perusahaan hanya cerminan dari perusahaan itu sendiri.

Jawaban: C. Karena budaya perusahaan mencakup semua aspek perusahaan dan dapat memengaruhi perubahan keseluruhan.

3. Bagaimana antropologi terapan digunakan dalam hubungannya dengan dunia bisnis?
A. Untuk mengubah budaya perusahaan menjadi lebih mekanistik.
B. Untuk meningkatkan persaingan pasar di era globalisasi.
C. Untuk membantu perusahaan menjadi pemimpin dalam dunia bisnis global.
D. Untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan dengan mengabaikan budaya.
E. Untuk mengurangi peran manusia dalam perusahaan.

Jawaban: C. Untuk membantu perusahaan menjadi pemimpin dalam dunia bisnis global.

4. Apa yang dimaksud dengan "dunia holistik" dalam konteks bisnis?
A. Sebuah pendekatan bisnis yang hanya mempertimbangkan aspek fisik.
B. Sebuah pandangan bisnis yang menekankan kepentingan individu.
C. Sebuah pandangan bisnis yang memahami bahwa lingkungan selalu berubah dan saling memengaruhi.
D. Sebuah pendekatan bisnis yang mengesampingkan budaya perusahaan.
E. Sebuah pandangan bisnis yang hanya memerhatikan aspek mekanistik.

Jawaban: C. Sebuah pandangan bisnis yang memahami bahwa lingkungan selalu berubah dan saling memengaruhi.

5. Mengapa pengembangan budaya perusahaan dianggap sebagai solusi dalam menghadapi perubahan?
A. Karena budaya perusahaan hanya mempengaruhi aspek kecil perusahaan.
B. Karena budaya perusahaan hanya relevan dalam perusahaan besar.
C. Karena budaya perusahaan dapat membantu kelompok dalam menghadapi persoalan eksternal dan internal.
D. Karena budaya perusahaan hanya mencerminkan kebijakan perusahaan.
E. Karena budaya perusahaan tidak relevan dalam menghadapi perubahan.

Jawaban: C. Karena budaya perusahaan dapat membantu kelompok dalam menghadapi persoalan eksternal dan internal.

6. Mengapa pengetahuan antropologi digunakan dalam pengembangan produk dan pemasaran?
A. Untuk memahami budaya hanya dalam konteks lokal.
B. Untuk mengisolasi produk dari pengaruh budaya.
C. Untuk mengabaikan kepentingan konsumen.
D. Untuk memahami dan menciptakan produk yang sesuai dengan budaya pasar atau konsumen.
E. Untuk membatasi akses pasar bagi semua orang.

Jawaban: D. Untuk memahami dan menciptakan produk yang sesuai dengan budaya pasar atau konsumen.

7. Apa yang menjadi fokus utama pemasaran dalam era pasar yang kompetitif?
A. Menyediakan produk tanpa memperhatikan budaya.
B. Mempertahankan pola mekanistik dalam bisnis.
C. Memahami keberadaan pasar dan mengomunikasikan nilai kepada konsumen.
D. Mengabaikan pasar atau konsumen.
E. Menjadi pemasar global tanpa memperhatikan pasar lokal.

Jawaban: C. Memahami keberadaan pasar dan mengomunikasikan nilai kepada konsumen.