20 Soal Essay Bab 6 Menjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina untuk Melindungi Harkat dan Martabat Manusia - PAI Kelas 10 SMA/SMK


Berikut adalah 20 contoh soal essay Bab 6 Menjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina untuk Melindungi Harkat dan Martabat Manusia mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 10 SMA/SMK beserta jawabannya materi:
A. Q.S. al-Isra’/17: 32 tentang Larangan untuk Mendekati Perbuatan Zina
B. Q.S. an-Nur/24: 2 tentang Larangan Untuk Melakukan Pergaulan Bebas

A. Q.S. al-Isra’/17: 32 tentang Larangan untuk Mendekati Perbuatan Zina

Soal 1: Jelaskan pengertian zina secara harfiah dan istilah dalam konteks Islam!

Jawaban: Pengertian zina secara harfiah adalah perbuatan keji atau hubungan badan antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat dalam pernikahan yang sah menurut ajaran Islam. Secara istilah, zina adalah hubungan selayaknya suami istri yang dilakukan oleh perempuan dan laki-laki yang tidak memiliki ikatan pernikahan yang sah dalam Islam, baik mereka sudah menikah atau belum.

Soal 2: Apa hukum perbuatan zina dalam Islam, dan bagaimana larangan "mendekati" zina dijelaskan dalam Quran?

Jawaban: Hukum perbuatan zina dalam Islam adalah haram. Dalam Quran, terdapat larangan untuk "mendekati" zina, yang mengingatkan agar tidak terjerumus dalam perbuatan tersebut. Larangan mendekati zina mencakup tindakan-tindakan yang dapat merangsang jiwa dan nafsu seseorang untuk melakukan zina.

Soal 3: Bagaimana hukuman bagi pelaku perbuatan zina dalam Islam, tergantung pada status atau keadaan pelakunya?

Jawaban: Hukuman bagi pelaku perbuatan zina dalam Islam tergantung pada status atau keadaan pelakunya. Jika pelaku zina sudah berkeluarga (zina muhsan), hukumannya bisa berupa dera atau rajam (hukuman mati). Sedangkan jika pelaku zina belum berkeluarga (ghairu muhsan), hukumannya juga berbeda, misalnya cambuk bagi pelaku zina ghairu muhsan yang adalah gadis dan perjaka.

Soal 4: Bagaimana hukuman perbuatan zina diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)? Apakah ada perbedaan dengan hukuman dalam Islam?

Jawaban: Dalam KUHP, pelaku perbuatan zina dapat diancam dengan hukuman penjara selama 9 bulan. Perbedaannya dengan hukuman dalam Islam adalah KUHP menganggap bahwa zina terjadi ketika hubungan badan dilakukan di luar perkawinan yang sah, tidak membedakan apakah pelaku sudah menikah atau belum.

Soal 5: Apa saja unsur-unsur yang harus terpenuhi untuk menerapkan hukuman perbuatan zina dalam Islam?

Jawaban: Untuk menerapkan hukuman perbuatan zina dalam Islam, beberapa unsur harus terpenuhi, antara lain:
  • Perzinaan dilakukan di luar hubungan perkawinan yang sah dan disengaja.
  • Pelaku adalah mukalaf (dewasa dan berakal sehat).
  • Dilakukan secara sadar tanpa paksaan.
  • Terdapat bukti-bukti yang memadai seperti saksi, pengakuan, atau qarinah (indikasi) kehamilan.
Soal 6: Apa makna dari larangan mendekati zina dalam Quran? Mengapa hal ini penting dalam Islam?

Jawaban: Larangan mendekati zina dalam Quran mengandung makna untuk menghindari segala tindakan yang dapat merangsang jiwa dan nafsu menuju perbuatan zina. Ini penting dalam Islam karena zina dianggap sebagai perbuatan yang sangat keji dan merusak moral serta masyarakat. Mendekati zina dapat membawa seseorang pada jalan yang sangat buruk dan penuh dosa.

Soal 7: Jelaskan beberapa perilaku yang dapat dianggap sebagai mendekati perbuatan zina dalam kehidupan sehari-hari!

Jawaban: Beberapa perilaku yang dapat dianggap sebagai mendekati perbuatan zina dalam kehidupan sehari-hari meliputi pergaulan bebas, penggunaan pakaian yang tidak menutupi aurat, melihat konten yang merangsang nafsu, dan melakukan panggilan video yang mengandung imajinasi seksual (VCS), serta berduaan di tempat-tempat sepi dengan lawan jenis.

Soal 8: Apa yang dikatakan Sayyid Qutub tentang keburukan perbuatan zina dalam Islam?

Jawaban: Sayyid Qutub menyatakan bahwa perbuatan zina memiliki beberapa keburukan dalam Islam, termasuk penempatan asal muasal kehidupan yang tidak sah, potensi untuk menggugurkan atau membunuh janin, penelantaran terhadap anak hasil zina, ketidakjelasan nasab, kerapuhan keluarga, dan merusak moral masyarakat.

Soal 9: Apa dampak negatif yang bisa dialami oleh pelaku zina dalam dunia dan akhirat?

Jawaban: Dampak negatif yang bisa dialami oleh pelaku zina dalam dunia meliputi kehilangan kewibawaan, kefakiran, dan risiko kesehatan serius. Sedangkan dampak negatif di akhirat termasuk murka Allah, hisab yang buruk, dan siksaan yang pedih.

Soal 10: Apa saja akibat dari perbuatan zina dalam Islam terkait dengan nasab, warisan, dan perwalian?

Jawaban: Perbuatan zina dapat menyebabkan ketidakjelasan nasab, anak hasil perbuatan zina tidak dapat dinasabkan kepada ayah biologisnya, anak tersebut tidak dapat menuntut warisan dari ayahnya, dan jika anak tersebut perempuan, maka akan menimbulkan persoalan perwalian saat pernikahannya.

B. Q.S. an-Nur/24: 2 tentang Larangan Untuk Melakukan Pergaulan Bebas

Soal 1: Apa yang dimaksud dengan pergaulan bebas? Jelaskan dalam konteks norma-norma masyarakat dan agama Islam!

Jawaban 1: Pergaulan bebas adalah interaksi individu atau kelompok yang bertentangan dengan norma-norma sosial dan agama yang berlaku di masyarakat. Ini adalah perilaku yang tidak terkendali dan tidak diatur oleh aturan-aturan yang berlaku. Dalam konteks agama Islam, pergaulan bebas melibatkan perilaku yang melanggar hukum agama, terutama dalam hal hubungan antara laki-laki dan perempuan yang dilakukan di luar ikatan pernikahan yang sah.

Soal 2: Apa hukuman yang dijelaskan dalam Q.S. an-Nur/24:2 untuk pelaku zina dalam Islam?

Jawaban 2: Dalam Q.S. an-Nur/24:2, Allah Swt. menggambarkan hukuman bagi pelaku zina, baik laki-laki maupun perempuan, berupa hukuman dera sebanyak 100 kali. Hukuman ini diberikan sebagai bentuk peringatan dan pembelajaran untuk masyarakat agar tidak mengikuti perilaku yang melanggar norma agama.

Soal 3: Mengapa pelaksanaan hukuman terhadap pelaku zina dalam Islam harus dilaksanakan tanpa rasa belas kasihan?

Jawaban 3: Pelaksanaan hukuman terhadap pelaku zina dalam Islam harus dilakukan tanpa rasa belas kasihan agar hukuman tersebut efektif sebagai peringatan dan sebagai pelajaran bagi orang lain untuk tidak meniru perbuatan tersebut. Rasa belas kasihan yang berlebihan dapat mengurangi dampak dari hukuman tersebut dan tidak akan memberikan efek jera kepada pelaku atau orang lain yang mungkin akan melakukan perbuatan serupa.

Soal 4: Apa yang dimaksud dengan aurat dalam Islam dan mengapa penting untuk menjaga aurat?

Jawaban 4: Aurat dalam Islam adalah bagian-bagian tubuh yang harus terlindungi dan tertutup dari pandangan orang lain, terutama lawan jenis. Bagi perempuan, aurat mencakup seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Bagi laki-laki, aurat adalah bagian tubuh antara pusar dan lutut. Menjaga aurat penting karena ini adalah perintah agama untuk melindungi diri dari godaan nafsu syahwat dan untuk menjaga kehormatan diri serta nilai-nilai moral yang tinggi.

Soal 5: Bagaimana proses pembuktian perzinaan dalam hukum Islam, dan apa syarat-syaratnya?

Jawaban 5: Proses pembuktian perzinaan dalam hukum Islam melibatkan beberapa syarat, yaitu:
  • Ada empat orang saksi yang harus memberikan kesaksian langsung tanpa ada gangguan atau halangan.
  • Kesaksian keempat orang tersebut harus sama.
  • Pengakuan dari pelaku perzinaan juga dapat menjadi bukti, tetapi harus sesuai dengan syarat-syarat yang ketat.
  • Dokumen atau bukti tulisan juga dapat digunakan sebagai bukti perzinaan.
Soal 6: Mengapa hukuman terhadap tuduhan perzinaan dalam Islam juga sangat berat?

Jawaban 6: Hukuman terhadap tuduhan perzinaan dalam Islam sangat berat sebagai bentuk perlindungan terhadap kehormatan individu. Tuduhan perzinaan yang salah dapat merusak reputasi seseorang dan menimbulkan konsekuensi serius. Oleh karena itu, Islam menerapkan hukuman yang serius, termasuk hukuman dera bagi penuduh yang tidak dapat membuktikan tuduhannya.

Soal 7: Apa pesan utama yang terkandung dalam Q.S. an-Nur/24:2 terkait dengan perzinaan dan pergaulan bebas?

Jawaban 7: Pesan utama dalam Q.S. an-Nur/24:2 adalah untuk memberikan peringatan dan peraturan tegas terkait dengan perzinaan. Allah Swt. menginstruksikan hukuman yang berat sebagai bentuk peringatan bagi pelaku dan masyarakat agar tidak mengikuti perilaku perzinaan. Pesan ini juga menekankan pentingnya menjaga norma-norma agama dan menghindari pergaulan bebas.

Soal 8: Apa dampak negatif dari pergaulan bebas dan perzinaan yang dijelaskan dalam materi?

Jawaban 8: Dampak negatif dari pergaulan bebas dan perzinaan termasuk hilangnya kehormatan dan martabat, penyebaran penyakit menular, penurunan moral dan etika, penelantaran anak, ketidakjelasan nasab, dan kerapuhan keluarga. Ini merusak tatanan sosial dan moral masyarakat.

Soal 9: Apa saja langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghindari pergaulan bebas dan perzinaan menurut materi tersebut?

Jawaban 9: Langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghindari pergaulan bebas dan perzinaan meliputi menjaga pergaulan yang sehat dan beretika, menutup dan menjaga aurat, selektif dalam memilih teman bergaul, menghindari tempat-tempat maksiat, memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan positif, memperbanyak ibadah dan zikir kepada Allah, dan berpuasa sebagai upaya mengendalikan nafsu.

Soal 10: Mengapa puasa dianggap sebagai perisai nafsu? Bagaimana puasa dapat membantu dalam menghindari pergaulan bebas dan perzinaan?

Jawaban 10: Puasa dianggap sebagai perisai nafsu karena dalam puasa, seseorang belajar mengendalikan nafsunya, terutama nafsu makan dan minum. Ketika seseorang mampu mengendalikan nafsunya, ia juga lebih mampu mengendalikan nafsu lainnya, termasuk nafsu seksual. Puasa dapat membantu menghindari pergaulan bebas dan perzinaan dengan membentengi diri dari keinginan untuk melakukan perbuatan tersebut, dan lebih fokus pada ibadah dan ketaatan kepada Allah.

Comments