Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kunci Jawaban Geografi Kelas 12 SMA/MA Bab 2 Pembangunan Wilayah, Revolusi Industri, dan Pengaruhnya terhadap Ruang Muka Bumi dan Kesejahteraan Halaman 152 s/d 157

Berikut adalah kunci jawaban Geografi kelas 12 SMA/MA Bab 2 Pembangunan Wilayah, Revolusi Industri, dan Pengaruhnya terhadap Ruang Muka Bumi dan Kesejahteraan halaman 152 s/d 157.

1. Pascapembangunan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu), jumlah wisatawan ke Pulau Madura meningkat drastis dari 1.376.251 pada tahun 2009 menjadi 1.531.322 pada tahun 2010; dan 1.837.695 pada tahun 2011 dengan ada perbaikan akses jalan, transportasi, dan tempat-tempat usaha baru sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat. Arti pembangunan yang dapat dipetik dari peristiwa tersebut adalah....
a. perubahan yang dilakukan untuk menciptakan tata ruang wilayah menjadi lebih indah
b. perubahan untuk peningkatan kesejahteraan penduduk melalui pertumbuhan ekonomi
c. perubahan yang bertujuan untuk menghubungkan Kota Surabaya dengan Madura
d. perubahan untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang akan melakukan ziarah
e. perubahan yang meningkatkan kegiatan ekonomi dan kegiatan pariwisata

Jawaban: b

2. Sebelum pembangunan Jembatan Suramadu, penggunaan kapal feri Jawa-Madura sangat padat. Jumlah kendaraan yang tercatat per hari dari Surabaya-Madura atau sebaliknya ialah 315 kendaraan ringan, 1.036 . truck kecil, 324 . truck besar, 260 bus dan 8128 sepeda motor. Pembangunan Jembatan tersebut membawa dampak bagi struktur tata ruang yang semula selat, saat ini terhubung oleh jembatan tersebut. Teori yang sesuai untuk menjelaskan fenomena tersebut adalah...
a. teori pembangunan
b. teori ketergantungan
c. teori pembangunan manusia
d. teori interaksi wilayah
e. teori Rostow

Jawaban: c

3. Pemerintah RI bekerja secara progresif dalam perencanaan inisiatif Pembangunan Rendah Karbon (PRK). Fase 1 inisiatif PRK Indonesia telah diadopsi ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Saat ini, inisiatif PRK di Indonesia telah memasuki fase 2, yaitu fase implementasi yang diharapkan dapat berkontribusi dalam program peningkatkan kapasitas SDM, memajukan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Konsep pembangunan yang sesuai dengan program green economy adalah...
a. pembangunan yang berkelanjutan, hemat sumber daya alam dan menghasilkan emisi karbon dioksida
b. pembangunan yang berkeadilan sosial, menghasilkan emisi karbon dioksida, dan tidak menghasilkan gas rumah kaca
c. pembangunan ekonomi yang berkeadilan sosial, berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek lingkungan, dan tidak menghasilkan emisi karbondioksida,
d. pembangunan yang hemat sumber daya alam, mempertimbangkan aspek lingkungan, dan meningkatkan gas rumah kaca
e. pembangunan ekonomi yang berkeadilan sosial, mempertimbangkan aspek lingkungan, dan meningkatkan gas rumah kaca

Jawaban: c

4. Gerakan Global Penggiat Permukiman Berkelanjutan (city changer) yang tumbuh tahun 2014-an diharapkan dapat mendukung tercapainya visi 100-0-100 dalam mewujudkan permukiman layak huni, berkelanjutan, dan lebih berkualitas. Melalui gerakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu permukiman/perkotaan untuk mencapai kota yang lebih baik. Berdasarkan artikel tersebut, pengembangan permukiman/perkotaan yang sesuai dengan konsep pembangunan berkelanjutan adalah...
a. membangun kawasan permukiman/kota yang strategis dalam berbagai industri agar masyarakat dapat membuka lapangan kerja seluas mungkin
b. menciptakan kawasan permukiman/kota secara fisik dengan memperbanyak sarana prasarana perkotaan dan memperbaiki sistem layanan
c. membangun kawasan permukiman/kota yang ramah lingkungan, inklusif secara sosial, efisien, dan layak yang dapat meningkatkan produktivitas
d. menerapkan kawasan permukiman/kota yang sedikit memiliki ruang terbuka hijau dan memperbanyak pembangunan fisik
e. membangun kawasan permukiman/kota yang aman, sehat, dan ramah lingkungan dengan memperbanyak ruang terbuka hijau

Jawaban: e

5. Bencana banjir yang dialami banyak wilayah di Indonesia tahun 2022 terjadi karena curah hujan yang tinggi, alih fungsi lahan dan permukiman, dan perilaku penduduk yang masih membuang sampah sembarangan. Salah satu rumusan permasalahan yang dapat disusun sesuai permalahan tersebut adalah...
a. Adakah pengaruh alih fungsi lahan terhadap banjir yang meandan banyak wilayah di Indonesia?
b. Adakah pengaruh banjir terhadap alih fungsi lahan yang berlangsung secara wilayah hulu Indonesia?
c. Apakah faktor-faktor yang berpengaruh terhadap banjir di berbagai wilayah Indonesia dewasa ini?
d. Apakah alih fungsi lahan di hutan lindung berpengaruh terhadap
banjir bandang di Kota Batu?
e. Bagaimana curah hujan berpengaruh terhadap alih fungsi lahan
yang berdampak banjir di Indonesia?

Jawaban: a

6. Perhatikan gambar di bawah ini!


Kota dikelilingi hinterland yang berfungsi memasok kebutuhan area kota tersebut. Jika pada gambar tersebut sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai perajin mebel, maka perkembangan wilayah kota akan bergerak ke arah...
a. hutan, karena dekat dengan bahan baku
b. sawah, karena dapat dilalukan pembangunan pemukiman
c. daerah tandus, karena dapat didirikan lapangan usaha mebel yang baru
d. hutan, karena dapat dijadikan pusat lokasi usaha mebel
e. sawah, karena akan didirikan pabrik kayu yang ekonomis

Jawaban: c

7. Perkembangan Kota Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2008- 2013 menjadikan perluasan kota hingga Desa Polewali. Perluasan tersebut mengakibatkan perubahan fungsi lahan pertanian ke lahan nonpertanian. Banyak lahan yang diubah fungsinya menjadi lahan nonpertanian, terutama untuk perumahan dan bisnis karena nilai jual yang yang tinggi. Fenomena perubahan pemanfaatan lahan tersebut akan berdampak.
1) Menurunnya tingkat ketahanan pangan masyarakat Desa Polewali.
2) Meningkatnya kemudahan akses, prasarana Kota Bulukumbu
3) Menurunnya tingkat kesejahteraan petani karena kehilangan tempat mata pencaharian.
4) Sempitnya kesempatan kerja masyarakat desa sehingga menimbulkan masalah sosial.

Jika dampak alih fungsi lahan tersebut tidak menemukan solusi tepat, dampak negatif yang muncul adalah...
a. 1, 2, dan 3
b. 1, 3, dan 4
c. 1 dan 4
d. 2 dan 4
e. 3 dan 4

Jawaban: a

8. Revolusi industri dan informasi telah membawa banyak perubahan dalam bidang pekerjaan masyarakat yang mendorong pola kerja menjadi lebih fleksibel. Pekerja freelance dengan penggunaan internet yang tinggi telah memudahkan dalam berkomunikasi. Selama mereka terkoneksi dengan internet, pekerjaan dapat dilakukan dengan jarak berjauhan. Manakah jawaban berikut yang menjadi dampak perkembangan teknologi informasi dan menjadi pola kerja masyarakat?
a. memberi kemudahan mendapatkan layanan tertentu lewat jarak jauh
b. menghemat waktu serta dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun
c. bekerja dengan mudah dari rumah atau work from home
d. kemudahan untuk mencari dan mendapat informasi lewat akses internet
e. kemudahan mengakses sosial media ataupun steaming film dan musik.

Jawaban: c

9. Kota-kota besar di Indonesia menghadapi permasalahan kemacetan lalu lintas yang serius yang berdampak pada pemborosan bahan bakar, pencemaran udara, pengeluaran rumah tangga, dan waktu terbuang. Kemacetan tersebut disebabkan oleh pemakaian kendaraan pribadi yang tinggi, cara berlalu lintas kurang disiplin, dan lebar jalan yang terbatas. Sebagai solusi mendasar secara budaya dan teknologis adalah...
a. pelebaran jalan untuk bertingkat dan teknologi surya
b. memperlebar dan memperpanjang jalan perkotaan
c. memanfaatkan kendaraan hemat untuk transportasi umum
d. memanfaatkan energi matahari dan air untuk transportasi
e. menggerakkan pemakaian kendaran umum yang berenergi listrik

Jawaban: e

10. Perhatikan gambar di bawah ini!


Peta tersebut merupakan rencana lokasi pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Kalongan tepatnya
di Curug Gending Asmara. Peta rencana lokasi tersebut dibuat menggunakan citra satelit Google dan observasi lapangan mahasiswa KKN pada 2022. Bagaimana sikap positif yang seharusnya kamu lakukan untuk mengembangkan wilayah tersebut secara berkelanjutan?
a. Tidak setuju, karena program pembangunan PLTMH membutuhkan biaya yang sangat mahal
b. Setuju, karena karena potensi airnya melimpah dan PLTMH tidak memerlukan biaya yang besar dalam perawatannya
c. Tidak setuju, karena tingkat daya yang dihasilkan PLTMH saat musim kemarau akan menurun karena berkurangnya jumlah air
d. Tidak setuju, karena konstruksi perakitannya rumit dan biaya perawatan yang sangat mahal dan berpotensi menjadi teknologi yang konsumtif
e. Setuju, karena PLTMH termasuk program pembangunan energi terbarukan yang menyediakan energi bersih dan terjangkau bagi pemenuhan kebutuhan hidup.

Jawaban: e