40 Soal Pilihan Ganda BAB 7 Menguatkan Iman dengan Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu, dan Zuhud - PAI Kelas 11 SMA/SMK


Berikut adalah 40 contoh soal pilihan ganda BAB 7 Menguatkan Iman dengan Menjaga Kehormatan, Ikhlas, Malu, dan Zuhud mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 11 SMA/SMK beserta jawabannya materi:
A. Menjaga Kehormatan
B. Ikhlas
C. Malu
D. Zuhud

A. Menjaga Kehormatan

Soal 1: Apa yang dimaksud dengan "muru'ah" dalam konteks menjaga kehormatan?
A) Kemampuan untuk menghindari perbuatan yang negatif.
B) Ketaatan terhadap perintah agama.
C) Pemeliharaan nama baik dan harga diri.
D) Kepatuhan terhadap aturan masyarakat.
E) Kedermawanan dalam beramal.

Jawaban: C) Pemeliharaan nama baik dan harga diri.

Soal 2: Sikap muru'ah terhadap sesama makhluk melibatkan hal berikut, KECUALI:
A) Menjaga perilaku yang mulia terhadap orang lain.
B) Menghindari perilaku tercela di masyarakat.
C) Merasa malu kepada Allah Swt.
D) Menjaga perilaku terhadap teman sekolah.
E) Menjaga perilaku di lingkungan keluarga.

Jawaban: C) Merasa malu kepada Allah Swt.

Soal 3: Mengapa menjaga kehormatan terhadap Allah Swt. penting dalam sikap muru'ah?
A) Agar orang lain tidak menghina kita.
B) Untuk mendapatkan pujian dari masyarakat.
C) Untuk selalu melaksanakan perintah-Nya.
D) Agar kita bisa memiliki harta yang banyak.
E) Agar kita tidak perlu merasa malu.

Jawaban: C) Untuk selalu melaksanakan perintah-Nya.

Soal 4: Contoh sikap muru'ah dalam kehidupan sehari-hari adalah, KECUALI:
A) Menggunakan pakaian yang sesuai syariat Islam.
B) Menghindari pergaulan bebas.
C) Menghina teman secara terbuka.
D) Tidak menyalahgunakan jabatan.
E) Memberikan beasiswa kepada yang membutuhkan.

Jawaban: C) Menghina teman secara terbuka.

Soal 5: Apa pernyataan yang benar mengenai "kekayaan" menurut hadis yang disebutkan dalam materi?
A) Kekayaan hanya terkait dengan harta benda yang dimiliki.
B) Kekayaan tergantung pada banyaknya harta yang dimiliki.
C) Kekayaan adalah kekayaan hati, bukan harta benda.
D) Kekayaan hanya berarti memiliki banyak uang.
E) Kekayaan hati tidak memiliki nilai dalam agama Islam.

Jawaban: C) Kekayaan adalah kekayaan hati, bukan harta benda.

Soal 6: Apa hikmah dari menjaga kehormatan dan muru'ah dalam Islam?
A) Hanya untuk mendapatkan pujian dari masyarakat.
B) Agar kita bisa menunjukkan kekuasaan kita.
C) Untuk mendapatkan kekayaan materi.
D) Untuk menjaga hubungan baik dengan orang lain.
E) Agar kita dapat melaksanakan hawa nafsu kita.

Jawaban: D) Untuk menjaga hubungan baik dengan orang lain.

Soal 7: Mengapa menjaga kehormatan di lingkungan sekolah penting?
A) Agar bisa mendapatkan nilai yang baik.
B) Agar bisa mendapatkan teman yang banyak.
C) Agar bisa terkenal di kalangan siswa lain.
D) Untuk menjaga martabat dan harga diri.
E) Agar bisa mendapatkan penghargaan dari guru.

Jawaban: D) Untuk menjaga martabat dan harga diri.

Soal 8: Apa pesan yang ingin disampaikan oleh Q.S. Al-Ahzab/33: 35 tentang menjaga kehormatan?
A) Hanya orang muslim yang perlu menjaga kehormatan.
B) Kehormatan hanya penting bagi pria muslim.
C) Kehormatan berkaitan dengan ketaatan terhadap Allah.
D) Hanya orang yang berpuasa yang perlu menjaga kehormatan.
E) Kehormatan tidak memiliki nilai dalam agama Islam.

Jawaban: C) Kehormatan berkaitan dengan ketaatan terhadap Allah.

Soal 9: Mengapa sikap muru'ah penting dalam menjaga kehormatan diri?
A) Agar kita bisa menonjol di tengah masyarakat.
B) Agar kita tidak dihakimi oleh orang lain.
C) Agar kita bisa memiliki banyak teman.
D) Agar kita tidak terlalu kaku dalam bersosialisasi.
E) Agar kita bisa menghindari perilaku tercela.

Jawaban: E) Agar kita bisa menghindari perilaku tercela.

Soal 10: Apa pesan yang ingin disampaikan oleh hadis tentang kekayaan hati?
A) Kekayaan hati lebih berharga daripada harta benda.
B) Kekayaan hati hanya berarti memiliki banyak uang.
C) Kekayaan hati tidak memiliki hubungan dengan agama.
D) Kekayaan hati hanya terkait dengan banyaknya amal ibadah.
E) Kekayaan hati hanya diperlukan untuk kebahagiaan pribadi.

Jawaban: A) Kekayaan hati lebih berharga daripada harta benda.

B. Ikhlas

Soal 1: Apa pengertian ikhlas dalam bahasa Arab?
A) Murni dan tidak berubah.
B) Bersih dan tidak ada cacat.
C) Tidak memiliki motif tertentu.
D) Tidak berorientasi pada hasil dunia.
E) Tidak ada hubungan dengan agama.

Jawaban: D) Tidak berorientasi pada hasil dunia.

Soal 2: Apa perbedaan antara pengertian ikhlas secara bahasa dan secara istilah?
A) Secara bahasa berarti bersih, sedangkan secara istilah berarti murni.
B) Secara bahasa berarti tidak berubah, sedangkan secara istilah berarti bersih dari noda.
C) Secara bahasa berarti suci dalam niat, sedangkan secara istilah berarti tidak ada motif selain Allah.
D) Secara bahasa berarti tidak memperlihatkan amal, sedangkan secara istilah berarti memperlihatkan amal kepada orang lain.
E) Secara bahasa berarti memiliki banyak tujuan, sedangkan secara istilah berarti memiliki satu tujuan utama.

Jawaban: C) Secara bahasa berarti suci dalam niat, sedangkan secara istilah berarti tidak ada motif selain Allah.

Soal 3: Apa yang dimaksud dengan ikhlas dalam beribadah?
A) Memperlihatkan amal kepada orang lain.
B) Beribadah untuk mendapatkan pujian dari makhluk.
C) Beribadah dengan tujuan mencari keuntungan dunia.
D) Beribadah hanya untuk mencari keuntungan akhirat.
E) Beribadah tanpa mengharapkan apapun kecuali ridha Allah.

Jawaban: E) Beribadah tanpa mengharapkan apapun kecuali ridha Allah.

Soal 4: Ayat Q.S. Az-Zumar/39: 2 mengajarkan apa tentang ikhlas?
A) Beribadah hanya untuk kepentingan dunia.
B) Beribadah untuk mendapatkan pujian dari orang lain.
C) Beribadah dengan harapan mendapat pahala besar.
D) Beribadah dengan memurnikan ketaatan hanya untuk Allah.
E) Beribadah dengan mencampurkan tujuan dunia dan akhirat.

Jawaban: D) Beribadah dengan memurnikan ketaatan hanya untuk Allah.

Soal 5: Menurut Ali Abdul Halim, berapa tingkatan ikhlas?
A) Satu tingkatan.
B) Dua tingkatan.
C) Tiga tingkatan.
D) Empat tingkatan.
E) Lima tingkatan.

Jawaban: C) Tiga tingkatan.

Soal 6: Orang pada tingkatan "khawashul khawas" memiliki motivasi apa dalam beribadah?
A) Keuntungan dunia.
B) Pujian dari orang lain.
C) Pahala dan surga.
D) Kebutuhan sebagai seorang hamba.
E) Kepatuhan pada perintah Allah.

Jawaban: D) Kebutuhan sebagai seorang hamba.

Soal 7: Apa yang ditekankan oleh Imam Dzun Nun dalam cara memiliki sifat ikhlas?
A) Berhenti beramal jika sudah mencapai tingkatan tertentu.
B) Beribadah dengan harapan mendapatkan pujian.
C) Menyembunyikan amal dari orang lain.
D) Beramal secara sporadis.
E) Konsisten dan istiqamah dalam beramal.

Jawaban: E) Konsisten dan istiqamah dalam beramal.

Soal 8: Ciri seseorang yang ikhlas dalam beramal adalah, KECUALI:
A) Tidak peduli dengan pujian atau hinaan orang lain.
B) Melihat pada hakikat perbuatan, bukan manfaat atau bahaya.
C) Mengingat pahala dari perbuatan yang dilakukan.
D) Beribadah hanya karena perintah Allah.
E) Tidak mengharapkan apapun selain ridha Allah.

Jawaban: C) Mengingat pahala dari perbuatan yang dilakukan.

Soal 9: Mengapa ikhlas dianggap sebagai sesuatu yang tersembunyi?
A) Karena hanya Allah yang mengetahuinya.
B) Karena hanya pelaku yang tahu.
C) Karena itu tidak memiliki nilai dalam agama.
D) Karena ikhlas hanya penting dalam kehidupan akhirat.
E) Karena ikhlas hanya berkaitan dengan harta.

Jawaban: A) Karena hanya Allah yang mengetahuinya.

Soal 10: Apa hikmah dari mencapai tingkatan "khawashul khawas"?
A) Mendapatkan pujian dari masyarakat.
B) Beribadah menjadi kewajiban.
C) Memiliki banyak harta dan kebahagiaan dunia.
D) Mengharapkan pahala dan surga.
E) Mendapatkan kebahagiaan dalam setiap ibadah.

Jawaban: E) Mendapatkan kebahagiaan dalam setiap ibadah.

C. Malu

Soal 1: Apa yang menjadi salah satu dampak positif dari memiliki sifat malu (haya')?
A) Kemampuan menghadapi perbuatan buruk dengan berani.
B) Kemampuan untuk berbicara dengan tegas dan jujur.
C) Motivasi untuk mencari pujian dari orang lain.
D) Kecenderungan untuk menghindari perilaku yang merugikan.
E) Kecenderungan untuk menonjolkan diri dalam situasi sosial.

Jawaban: D) Kecenderungan untuk menghindari perilaku yang merugikan.

Soal 2: Mengapa sifat malu (haya') disebut sebagai cabang dari iman menurut penjelasan dalam hadis Nabi Muhammad Saw.?
A) Karena sifat malu membuat seseorang menjadi lebih penakut.
B) Karena sifat malu mempengaruhi cara seseorang berbicara.
C) Karena sifat malu dapat membantu seseorang mencapai tujuan dunia.
D) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.
E) Karena sifat malu membuat seseorang menjadi tidak berani berbicara di depan umum.

Jawaban: D) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.

Soal 3: Apa perbedaan antara malu naluri (gharizah) dan malu yang dicari/dilatih (muktasab) menurut pembagian Ibnu Hajar?
A) Malu naluri adalah malu yang hanya dimiliki oleh manusia, sedangkan malu yang dicari/dilatih adalah malu yang berasal dari pengalaman.
B) Malu naluri adalah malu yang muncul karena adanya ancaman, sedangkan malu yang dicari/dilatih adalah malu yang timbul karena ketidaknyamanan.
C) Malu naluri adalah malu yang berasal dari Allah, sedangkan malu yang dicari/dilatih adalah malu yang berkaitan dengan tindakan seseorang.
D) Malu naluri adalah malu yang muncul karena adanya dorongan alamiah, sedangkan malu yang dicari/dilatih adalah malu yang dihasilkan dari usaha dan kesadaran.
E) Malu naluri adalah malu yang bersifat eksternal, sedangkan malu yang dicari/dilatih adalah malu yang bersifat internal.

Jawaban: D) Malu naluri adalah malu yang muncul karena adanya dorongan alamiah, sedangkan malu yang dicari/dilatih adalah malu yang dihasilkan dari usaha dan kesadaran.

Soal 4: Mengapa sifat malu (haya') dianggap penting dalam mencegah perilaku buruk dalam masyarakat?
A) Karena sifat malu membuat seseorang menjadi lebih berani menghadapi ancaman.
B) Karena sifat malu membuat seseorang cenderung mencari pujian dari orang lain.
C) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk menghindari perilaku yang dapat merugikan dirinya.
D) Karena sifat malu membuat seseorang menjadi lebih sering berbicara di depan umum.
E) Karena sifat malu membuat seseorang lebih cenderung berani berbicara di depan umum.

Jawaban: C) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk menghindari perilaku yang dapat merugikan dirinya.

Soal 5: Apa yang menjadi ciri dari seseorang yang memiliki sifat malu (haya') pada tingkatan orang khawashul khawas (excellent)?
A) Selalu mengharap pujian dari orang lain.
B) Hanya beribadah demi kepentingan dunia.
C) Menghindari perbuatan buruk karena rasa takut.
D) Beribadah dengan tulus karena cinta dan rindu kepada Allah.
E) Menyembunyikan perbuatan baik agar tidak dilihat oleh orang lain.

Jawaban: D) Beribadah dengan tulus karena cinta dan rindu kepada Allah.

Soal 6: Mengapa sifat malu (haya') dianggap sebagai cabang dari iman menurut ajaran Islam?
A) Karena sifat malu membuat seseorang menjadi lebih rendah hati.
B) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk mencari keuntungan materi.
C) Karena sifat malu mencegah seseorang untuk berbicara di depan umum.
D) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.
E) Karena sifat malu membuat seseorang menjadi lebih berani dalam menghadapi tantangan.

Jawaban: D) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.

Soal 7: Mengapa sifat malu (haya') dianggap memiliki dampak positif dalam mencegah perilaku buruk dalam masyarakat?
A) Karena sifat malu membuat seseorang menjadi lebih percaya diri.
B) Karena sifat malu membuat seseorang lebih cenderung untuk berbicara di depan umum.
C) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk mencari popularitas.
D) Karena sifat malu membuat seseorang lebih berhati-hati dalam bertindak.
E) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk menjadi lebih berani.

Jawaban: D) Karena sifat malu membuat seseorang lebih berhati-hati dalam bertindak.

Soal 8: Mengapa sifat malu (haya') dianggap sebagai sifat yang dapat membawa seseorang pada kebaikan?
A) Karena sifat malu membuat seseorang lebih tertutup.
B) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk mencari perhatian.
C) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk menghindari pergaulan.
D) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan menghindari perilaku buruk.
E) Karena sifat malu membuat seseorang menjadi lebih penakut.

Jawaban: D) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan menghindari perilaku buruk.

Soal 9: Bagaimana sifat malu (haya') dapat membantu seseorang dalam mempersiapkan diri menghadapi akhirat?
A) Sifat malu membuat seseorang menjadi lebih berani menghadapi kematian.
B) Sifat malu mendorong seseorang untuk mencari pujian dari manusia.
C) Sifat malu membuat seseorang lebih terbuka terhadap hal-hal negatif.
D) Sifat malu membuat seseorang memikirkan kematian dan akhirat serta meninggalkan perhiasan dunia.
E) Sifat malu mendorong seseorang untuk lebih sering berbicara di depan umum.

Jawaban: D) Sifat malu membuat seseorang memikirkan kematian dan akhirat serta meninggalkan perhiasan dunia.

Soal 10: Mengapa sifat malu (haya') dianggap penting dalam menjaga perilaku baik dan menjauhi perilaku buruk dalam ajaran agama Islam?
A) Karena sifat malu membuat seseorang lebih cenderung untuk mencari popularitas.
B) Karena sifat malu membuat seseorang lebih sering berbicara di depan umum.
C) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk menghindari pergaulan.
D) Karena sifat malu membuat seseorang menjadi lebih berani menghadapi ancaman.
E) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.

Jawaban: E) Karena sifat malu mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.

D. Zuhud

Soal 1: Apa pengertian zuhud dalam ajaran Islam?
A) Zuhud berarti mengabaikan seluruh urusan dunia dan mengasingkan diri dari masyarakat.
B) Zuhud berarti menjauhkan diri dari segala kenikmatan dunia dan menghindari harta.
C) Zuhud berarti meninggalkan dunia untuk lebih mementingkan ibadah, namun bukan berarti tidak memiliki harta.
D) Zuhud berarti tidak peduli dengan segala hal dunia dan hanya fokus pada ibadah.
E) Zuhud berarti tidak memiliki harta dan mengisolasi diri dari segala urusan dunia.

Jawaban: C) Zuhud berarti meninggalkan dunia untuk lebih mementingkan ibadah, namun bukan berarti tidak memiliki harta.

Soal 2: Apa yang dimaksudkan dengan perilaku zuhud dalam ajaran Islam menurut Abu Sulaiman ad-Darani?
A) Meninggalkan seluruh harta dan memiliki kehidupan yang sangat sederhana.
B) Meninggalkan semua tugas dunia dan mengasingkan diri dari masyarakat.
C) Meninggalkan segala kenikmatan dunia dan menghindari pergaulan.
D) Meninggalkan sesuatu yang bisa menyibukkan diri kita dan melalaikan Allah.
E) Meninggalkan semua keinginan duniawi dan hanya berkonsentrasi pada ibadah.

Jawaban: D) Meninggalkan sesuatu yang bisa menyibukkan diri kita dan melalaikan Allah.

Soal 3: Apa yang dimaksudkan dengan zuhud terhadap dunia menurut Raghib al-Ishfahani?
A) Zuhud terhadap dunia berarti tidak melakukan usaha untuk menghasilkan sesuatu.
B) Zuhud terhadap dunia berarti tidak memiliki harta dan kekayaan.
C) Zuhud terhadap dunia berarti menjauhkan diri dari segala hal yang berkaitan dengan dunia.
D) Zuhud terhadap dunia adalah cinta kepada akhirat, sehingga dunia dijadikan sarana untuk akhirat.
E) Zuhud terhadap dunia berarti menghindari usaha dan kerja keras dalam dunia.

Jawaban: D) Zuhud terhadap dunia adalah cinta kepada akhirat, sehingga dunia dijadikan sarana untuk akhirat.

Soal 4: Mengapa zuhud terhadap dunia dianggap penting dalam ajaran agama Islam?
A) Karena zuhud mendorong seseorang untuk menghindari perbuatan buruk.
B) Karena zuhud membuat seseorang lebih sering berbicara di depan umum.
C) Karena zuhud membuat seseorang tidak memiliki harta dan kekayaan.
D) Karena zuhud mengharamkan semua hal yang berkaitan dengan dunia.
E) Karena zuhud memastikan bahwa seseorang hanya berkonsentrasi pada ibadah tanpa memperhatikan dunia.

Jawaban: A) Karena zuhud mendorong seseorang untuk menghindari perbuatan buruk.

Soal 5: Apa yang dimaksudkan dengan penyakit wahn menurut hadis yang diriwayatkan dari Tsauban?
A) Penyakit wahn adalah penyakit fisik yang menyerang tubuh manusia.
B) Penyakit wahn adalah penyakit jiwa yang membuat seseorang menjadi tidak peduli terhadap dunia.
C) Penyakit wahn adalah penyakit yang membuat seseorang terobsesi dengan keinginan duniawi.
D) Penyakit wahn adalah penyakit yang membuat seseorang menjadi tidak berani menghadapi ancaman.
E) Penyakit wahn adalah penyakit yang membuat seseorang merasa jijik terhadap hal-hal duniawi.

Jawaban: C) Penyakit wahn adalah penyakit yang membuat seseorang terobsesi dengan keinginan duniawi.

Soal 6: Apa yang dimaksudkan dengan zuhud terhadap dunia menurut penjelasan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dzar al-Ghifari?
A) Zuhud terhadap dunia berarti mengabaikan segala hal duniawi dan mengasingkan diri dari masyarakat.
B) Zuhud terhadap dunia berarti meninggalkan seluruh harta dan kekayaan.
C) Zuhud terhadap dunia berarti tidak memiliki harta sama sekali.
D) Zuhud terhadap dunia adalah ketika seseorang hanya berfokus pada ibadah dan tidak peduli dengan dunia.
E) Zuhud terhadap dunia adalah ketika seseorang lebih yakin terhadap kekuasaan Allah daripada apa yang ada di tanganinya.

Jawaban: E) Zuhud terhadap dunia adalah ketika seseorang lebih yakin terhadap kekuasaan Allah daripada apa yang ada di tanganinya.

Soal 7: Mengapa zuhud terhadap dunia dalam Islam bukan berarti meninggalkan harta dan mengabaikan segala hal duniawi?
A) Karena Islam menganjurkan memiliki harta sebanyak mungkin.
B) Karena harta adalah hal yang sangat penting dalam Islam.
C) Karena zuhud terhadap dunia berarti menjadikan harta sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.
D) Karena zuhud terhadap dunia berarti hanya fokus pada hal-hal rohani dan menghindari dunia sepenuhnya.
E) Karena zuhud berarti menghindari harta dan segala bentuk kekayaan.

Jawaban: C) Karena zuhud terhadap dunia berarti menjadikan harta sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.

Soal 8: Apa yang dimaksudkan dengan zuhud terhadap dunia sebagaimana yang diamalkan Rasulullah Saw. dan para sahabat?
A) Zuhud berarti tidak memiliki harta dan tinggal di tempat yang sangat sederhana.
B) Zuhud berarti hanya fokus pada ibadah tanpa memperhatikan dunia.
C) Zuhud berarti menjadikan diri kita hina dan rendah di mata masyarakat.
D) Zuhud berarti menggunakan harta secara tidak bijaksana dan tidak memiliki tujuan akhirat.
E) Zuhud berarti memperoleh harta dan memanfaatkannya dengan baik sesuai tuntunan agama.

Jawaban: E) Zuhud berarti memperoleh harta dan memanfaatkannya dengan baik sesuai tuntunan agama.

Soal 9: Mengapa zuhud terhadap dunia tidak selalu identik dengan berpakaian kumal dan tinggal di tempat yang sederhana?
A) Karena zuhud berarti meninggalkan semua bentuk kenikmatan duniawi.
B) Karena zuhud berarti hanya fokus pada hal-hal rohani dan mengabaikan dunia.
C) Karena zuhud adalah tindakan ekstrem yang melibatkan penolakan terhadap semua bentuk kemewahan.
D) Karena zuhud berarti menggunakan harta dengan bijaksana dan tidak membiarkan harta memperbudak diri.
E) Karena zuhud adalah tindakan yang hanya dilakukan oleh orang-orang kaya.

Jawaban: D) Karena zuhud berarti menggunakan harta dengan bijaksana dan tidak membiarkan harta memperbudak diri.

Soal 10: Bagaimana zuhud terhadap dunia dalam Islam dapat mengarahkan seseorang pada hubungan yang lebih baik dengan Allah?
A) Zuhud terhadap dunia membuat seseorang menjadi lebih sombong.
B) Zuhud terhadap dunia membuat seseorang lebih tertutup.
C) Zuhud terhadap dunia membuat seseorang hanya fokus pada ibadah dan menghindari semua urusan dunia.
D) Zuhud terhadap dunia membuat seseorang memanfaatkan harta secara bijaksana dan menjadikannya sarana mendekatkan diri kepada Allah.
E) Zuhud terhadap dunia membuat seseorang menjadi lebih cenderung untuk mencari popularitas.

Jawaban: D) Zuhud terhadap dunia membuat seseorang memanfaatkan harta secara bijaksana dan menjadikannya sarana mendekatkan diri kepada Allah.

Comments