Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Pembayaran dengan Batu Tidak Jadi Mereka Lakukan? Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Halaman 109

Mengapa pembayaran dengan batu tidak jadi mereka lakukan?

Jawaban:

Pembayaran dengan batu tidak jadi dilakukan karena batu-batu tidak seragam, sulit dibawa, dan terlalu berat. Mereka kemudian memilih uang kayu dengan ukuran berbeda dan angka untuk memudahkan pertukaran barang.

Penjelasannya:

Pembayaran dengan batu tidak jadi dilakukan karena batu-batu tersebut memiliki beberapa permasalahan.

Pertama, batu-batu itu tidak sama besar, cantik, atau berwarna sama, sehingga sulit untuk dijadikan alat pembayaran yang standar.

Selain itu, Ti Tikus merasa batu-batu tersebut terlalu berat baginya, sehingga tidak praktis digunakan sebagai alat tukar.

Hal ini menyulitkan hewan-hewan dalam proses pertukaran barang, dan banyak dari mereka tidak dapat menemukan kesepakatan yang cocok dalam menukar barang dengan batu-batu tersebut.

Oleh karena itu, hewan-hewan mencari alternatif lain dan mengusulkan penggunaan uang kayu.

Uang kayu memiliki keunggulan karena dapat dibuat dengan ukuran berbeda, sehingga memungkinkan nilai tukar yang lebih fleksibel.

Selain itu, dengan penambahan angka pada uang kayu oleh Sa Angsa, sistem pertukaran menjadi lebih efisien karena nilai tukarnya sudah ditentukan secara jelas.

Meskipun uang kayu tidak secantik atau setahan batu-batu bulat yang cantik, hewan-hewan menyadari bahwa uang kayu ini menjadi solusi yang lebih baik untuk memfasilitasi pertukaran barang di antara mereka.