Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Proposal Usaha Keripik Terong

Berikut adalah contoh proposal usaha makanan ringan Keripik Terong:

I. Pendahuluan
Keripik terong adalah salah satu makanan ringan yang populer di Indonesia. Selain rasanya yang enak, keripik terong juga memiliki banyak manfaat kesehatan karena mengandung banyak serat dan nutrisi. Dalam proposal ini, akan dijelaskan tentang usaha pembuatan keripik terong.

II. Deskripsi Produk
Keripik terong adalah makanan ringan yang terbuat dari terong yang diiris tipis dan dikeringkan. Setelah itu, terong diolah dengan bumbu-bumbu khusus dan digoreng hingga kering dan renyah. Keripik terong dapat dijadikan camilan sehat yang nikmat dan cocok dijadikan oleh-oleh.

III. Analisis Pasar
Pasar untuk keripik terong cukup potensial karena masyarakat Indonesia menyukai makanan ringan yang enak dan praktis. Selain itu, keripik terong juga memiliki banyak manfaat kesehatan yang dapat menarik konsumen yang peduli dengan kesehatan. Untuk memasarkan produk ini, dapat dilakukan dengan cara memasarkan secara online melalui media sosial dan marketplace atau dengan membuka toko fisik di pusat perbelanjaan.

IV. Strategi Pemasaran
Untuk memasarkan produk keripik terong, akan dilakukan dengan strategi pemasaran yang efektif, yaitu:
  • Memasarkan produk secara online melalui media sosial seperti Instagram, Facebook dan marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.
  • Membuka toko fisik di pusat perbelanjaan yang strategis dan ramai.
  • Membuat packaging yang menarik dan mudah dikenali agar produk mudah diingat oleh konsumen.

V. Rencana Produksi
Untuk memproduksi keripik terong, dibutuhkan bahan-bahan seperti terong, bumbu-bumbu khusus, minyak goreng, dan kemasan. Berikut ini adalah rencana produksi keripik terong:
  1. Mencuci terong hingga bersih dan mengeringkannya.
  2. Mengiris terong tipis-tipis.
  3. Mencampurkan bumbu-bumbu khusus ke dalam terong yang telah diiris.
  4. Menggoreng terong hingga kering dan renyah.
  5. Mengemas keripik terong dalam kemasan yang sudah disiapkan.

VI. Rencana Keuangan
Untuk memulai usaha keripik terong, dibutuhkan modal awal sebesar Rp 10.000.000,-. Modal tersebut akan digunakan untuk membeli bahan baku, alat produksi dan peralatan kemasan. Berikut ini adalah rincian biaya yang dibutuhkan:
  1. Bahan baku: Rp 5.000.000,-
  2. Alat produksi: Rp 3.000.000,-
  3. Peralatan kemasan: Rp 2.000.000,-

VII. Proyeksi Keuntungan
Untuk proyeksi keuntungan, dihitung berdasarkan harga jual dan biaya produksi per paket keripik terong. Berikut ini adalah proyeksi keuntungan untuk penjualan 1000 paket keripik terong:
  • Harga jual per paket: Rp 20.000,-
  • Biaya produksi per paket: Rp 8.000,-
  • Keuntungan per paket: Rp 12.000,-
  • Keuntungan untuk penjualan 1000 paket: Rp 12.000.000,-

Dari proyeksi keuntungan tersebut, usaha keripik terong diharapkan dapat memberikan keuntungan yang cukup menguntungkan dalam jangka panjang.

VIII. Tim Produksi
Untuk produksi keripik terong, dibutuhkan tim produksi yang terdiri dari:
  1. Pembuat bumbu khusus
  2. Pembuat keripik terong
  3. Pengemas produk

IX. Kesimpulan
Dari proposal usaha keripik terong di atas, dapat disimpulkan bahwa usaha ini memiliki potensi pasar yang cukup besar dan dapat memberikan keuntungan yang menguntungkan dalam jangka panjang. Dengan strategi pemasaran yang efektif dan kualitas produk yang baik, diharapkan usaha ini dapat menjadi salah satu pilihan makanan ringan yang populer di masyarakat.