Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat Buah Ciplukan untuk Diabetes beserta Cara Mengonsumsi dan Efek Sampingnya

Buah ciplukan atau bilberry sudah lama dikenal sebagai obat tradisional untuk penyakit diabetes. Buah ini mengandung senyawa yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah, memperbaiki sensitivitas insulin, dan mengurangi risiko komplikasi diabetes.

Kandungan antioksidan dalam buah ciplukan sangat tinggi, terutama flavonoid dan anthocyanin. Kedua senyawa ini terbukti memiliki efek antidiabetes dan anti-inflamasi yang kuat.

Kandungan anthocyanin dan flavonoid dalam buah ciplukan dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Sensitivitas insulin yang buruk dapat menyebabkan tubuh sulit memetabolisme glukosa dan meningkatkan risiko diabetes. Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, tubuh dapat lebih efektif dalam memanfaatkan glukosa.

Buah ciplukan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah dengan menghambat aktivitas enzim alpha-glukosidase. Enzim ini bertanggung jawab untuk mencerna karbohidrat menjadi glukosa, sehingga dengan menghambat aktivitas enzim ini, buah ciplukan dapat membantu mengurangi penyerapan glukosa dalam usus.

Buah ciplukan mengandung antioksidan yang tinggi, yang dapat membantu melindungi sel-sel beta pankreas. Sel-sel beta pankreas bertanggung jawab untuk memproduksi insulin, sehingga melindungi sel-sel ini dapat membantu mempertahankan produksi insulin yang cukup.

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menguji efektivitas buah ciplukan sebagai obat diabetes. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Journal of Medicinal Food pada tahun 2011 menemukan bahwa pemberian ekstrak buah ciplukan dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada tikus yang diinduksi diabetes. Studi ini juga menunjukkan bahwa buah ciplukan dapat membantu memperbaiki sensitivitas insulin dan mengurangi inflamasi pada tikus.

Sebuah studi lain yang diterbitkan dalam jurnal European Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2007 menemukan bahwa suplemen buah ciplukan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin pada orang dewasa yang obesitas dan resisten insulin.

Cara mengonsumsi buah ciplukan untuk obat diabetes

Buah ciplukan dapat dikonsumsi segar atau dalam bentuk suplemen. Namun, suplemen buah ciplukan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi, terutama jika sedang mengonsumsi obat-obatan atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Untuk mengonsumsi buah ciplukan segar, bisa dimakan langsung atau dijadikan jus. Namun, karena rasanya yang asam, banyak orang mengolah buah ciplukan dengan cara mengombinasikannya dengan bahan-bahan lain, seperti pisang, yoghurt, atau madu.

Efek samping dan peringatan

Meskipun buah ciplukan umumnya dianggap aman dan tidak menimbulkan efek samping yang serius, tetap perlu diingat bahwa setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda dan dapat merespons obat-obatan atau suplemen dengan cara yang berbeda. Beberapa orang mungkin mengalami efek samping seperti sakit perut atau diare setelah mengonsumsi buah ciplukan.

Selain itu, buah ciplukan sebaiknya tidak dikonsumsi oleh wanita hamil atau menyusui, karena belum banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui efek buah ciplukan terhadap janin atau bayi yang sedang menyusui. Juga sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki alergi terhadap buah berry atau blueberry, karena buah ciplukan termasuk dalam keluarga yang sama.