Soal dan Jawaban materi Menebarkan Islam dengan Santun dan Damai Melalui Dakwah, Khutbah, dan Tablig - PAI & Budi Pekerti Kelas 11 SMA/SMK


Berikut soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI SMA/SMK materi BAB 4 Menebarkan Islam dengan Santun dan Damai Melalui Dakwah, Khutbah, dan Tablig, halaman 132, 133, 134 dan 135 lengkap dengan kunci jawaban.

I. Soal Pilihan Ganda:

1. Hendaknya khutbah, tablig dan dakwah yang dilakukan tidak bersifat seremonial, tetapi mencapai sasaran. Sebab itu, semuanya perlu wujud nyata melalui hal-hal berikut ini, kecuali…
A. bil lisani wal hal
B. uswatun hasanah
C. mau’idhah hasanah
D. bil hikmah
E. bil ra’yi

2. Mulai zaman Nabi Adam As. sampai zaman Rasulullah Saw. serta diteruskan oleh generasi sampai akhir zaman, tujuan Dakwah Islamiyah tidak akan pernah berubah, yaitu…
A. mengajar orang agar bisa membaca Al-Qur’an dengan tartil
B. mengubah perilaku manusia yang telah menyimpang dari aturan Allah
C. mengajak manusia mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya
D. menyeru manusia tentang indahnya surga dan seramnya neraka
E. menerapkan kaidah hukum iqh dalam semua aspek kehidupan

3. Dakwah harus memiliki sasaran yang jelas, karena itu harus menggunakan  metode. Berlandaskan Q.S. al-Nahl/16: 125, dijelaskan metode yang dilakukan dai berikut ini, kecuali…
A. dakwah disampaikan dengan cara hikmah
B. dalam berdakwah harus di jalan Allah Swt.
C. dengan cara yang indah dan menyenangkan
D. apabila diperlukan boleh dengan cara berdebat kusir
E.  danya dialog yang baik antara dai dan yang didakwahi

4. Perhatikan Hadis di bawah ini!

Banyak hal yang memengaruhi keberhasilan tablig. Namun, ada hal terpenting, sesuai dengan isi kandungan Hadis, yaitu: .. .
A. ketenteraman saat melakukan tablig
B. metode, strategi, dan cara yang dipakai
C. keterlibatan semua pihak menggalang dana
D. tablig itu tidak mengenal derajat dan martabat
E. kewajiban setiap mubalig menyesuaikan kemampuan

5. Perhatikan Q.S. al-Jumu’ah/62: 9 berikut ini!


Isi yang terkandung dari ayat tersebut adalah…
A. kewajiban melakukan shalat
B. menghentikan kegiatan jual beli
C. bersiap-siap mendengarkan khutbah
D. segera ke masjid untuk Shalat Jum’at
E. kewajiban melakukan 2 kali khutbah

6. Adanya khutbah menjadi bagian penting dari Shalat Jum’at. Khutbah bukan sekadar dilaksanakan, namun ada juga fungsi lain dari khutbah, yaitu…
A. mengingatkan kembali tentang kehidupan yang benar
B. timbulnya kesadaran mendalam tentang kewajiban shalat
C. membebaskan seorang muslim dari kewajiban shalat
D. gugurnya kewajiban shalat bagi seorang muslim
E. terbebasnya kewajiban karena ada udzur

7. Dakwah itu diwajibkan bagi setiap muslim. Ketentuan menjadi dai lebih longgar dibanding khatib. Salah satu yang bukan syarat menjadi dai adalah … .
A. memiliki ilmu dan pengetahuan yang memadai
B. mengembangkan wawasan ke-Islam-an dan kebangsaan
C. memilah ilmu sesuai dengan besar kecilnya manfaat yang didapat
D. hidupnya harus sejalan dengan ajaran Islam yang disampaikan
E. memberikan contoh dan teladan bagi diri dan pihak lain

8. Hanya orang tertentu yang dapat menjadi khatib. Di antara ketentuannya adalah muslim yang sudah balig, berakal sehat dan taat beribadah. Semua itu bagian dari…
A. rukun khutbah
B. syarat khutbah
C. tata tertib khatib
D. adab khutbah
E. syarat khatib

9. Menjadi pemimpin yang adil, begitu juga menjadi rakyat yang taat, menjadi harapan kita semua. Jika ada persoalan yang belum dapat dipecahkan, harus tetap dicari solusinya secara adil, yang maknanya adalah…
A. mencari solusi dari beberapa pilihan yang sama-sama menyulitkan
B. keterlibatan beberapa komponen masyarakat yang bersatu padu
C. semua orang tanpa kecuali diperlakukan sama di mata hukum
D. bersikap menyatukan dan mendamaikan masyarakat
E. tertibnya lingkungan dari kesadaran masyarakat

10. Kehidupan saat ini sering kita temukan konlik kepentingan antar berbagai kelompok masyarakat. Semua itu harus kita hadapi dengan adil dan bijak. Jika tidak, muncul kelompok penyusup yang berdampak negatif bagi…
A. kerusakan fasilitas umum dan kerugian isik serta materi
B. berlalunya waktu dan sumber daya masyarakat yang mengitari
C. keamanan menjadi kondusif dan belum dapat dipisahkan
D. sikap dari sebagian masyarakat yang ingin damai
E. kelompok yang ingin terhindar dari problema

II. Soal Essay:

1. Pelaksanaan Khutbah Jum’at dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian. Sebutkan!

2. Sebutkan 3 rukun Khutbah Jum’at?

3. Ada beberapa persyaratan yang harus diindahkan bagi mubalig, agar jamaah memiliki kerelaan hati untuk mengamalkan apa yang disampaikan. Sebutkan syarat-syarat itu!

4. Jika kalian ingin berprofesi sebagai seorang dai yang sukses, maka harus memenuhi syarat seperti yang sudah diperankan oleh para Rasul, sebutkan 3 syarat yang paling utama!

5. Saat ini beragam kepentingan masyarakat ingin dipenuhi secara cepat. Banyak juga problema yang diderita. Bagaimana strategi kalian (jika menjadi dai, khatib atau mubalig, sehingga masyarakat bisa tenang dan tenteram!

Kunci Jawaban:

I. Jawaban Pilihan Ganda:

1. E 6. A
2. C 7. C
3. D 8. E
4. E 9. C
5. D 10. A

II. Jawaban Essay:

1. Pelaksanaan Khutbah Jum’at dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu:
  • Khutbah Jum’at I (Khatib berdiri di mimbar yang diawali salam; Khatib duduk kembali saat dikumandangkan adzan; Selesai adzan, khatib berdiri dan membaca rangkaian dari rukun-rukun khutbah; Penutup khutbah I). 
  • Khutbah II (selesai khutbah pertama, khatib duduk sebentar; lalu berdiri untuk khutbah kedua; membaca rukun-rukun khutbah mulai membaca hamdalah sampai doa.

2. Tiga rukun Khutbah Jum’at, antara lain: membaca hamdalah, syahadaitan, dan shalawat

3. Beberapa persyaratan yang harus diindahkan bagi  mubalig, agar jamaah memiliki kerelaan hati untuk mengamalkan apa yang disampaikan, diantaranya:
  • Menghindari upaya memaksa, apalagi menggunakan kekerasan, dan tidak terkesan menggurui.
  • Menggunakan metode yang menarik dan menyenangkan dengan prinsip 3 F (Fun, Fresh, dan Focus).
  • Tidak berlebihan dalam menggunakan humor dan jenaka

4. Tiga syarat yang paling utama sebagai seorang dai yang sukses seperti yang sudah diperankan oleh para Rasul, yaitu:
  • Satunya kata dengan perbuatan, sikap dan perilakunya tingkah lakunya benar-benar menjadi teladan.
  • Memahami objek dakwahnya, sehingga tepat sasaran dakwahnya.
  • Memiliki keberanian dan ketegasan, namun tetap bijak dan santun dalam berdakwah.

5. Strategi saya (jika menjadi dai, khatib atau mubalig, sehingga masyarakat bisa tenang dan tenteram, adalah:
  • Terus belajar dan mengasah kemampuan berkutbah/Berdakwah
  • Memiliki kesabaran dan keteguhan hati yang tinggi
  • Menggunakan beragam metode dan strategi yang sesuai dengan kondisi/situasi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat
  • Menggunakan sarana penunjang yang memadai/mendukung
  • Tidak menyinggung perasaan orang lain, tidak diskriminatif, serta tidak menyudutkan pihak tertentu

Baca Juga...

There is no other posts in this category.