Pengertian Periodisasi Sejarah, Tujuan dan Contohnya


Ketika kita belajar sejarah, terdapat periodisasi yang juga menjadi hal penting untuk diperhatikan. 

Periodisasi adalah pembabakan waktu dalam sejarah dengan cara menghubungkan berbagai peristiwa sesuai dengan masanya dalam satu periode.

Periodisasi dalam sejarah berdasarkan kriteria tertentu yang ditentukan oleh sejarawan.

Sebagai contoh periodisasi berdasarkan waktu adalah masa praaksara dan masa aksara.

Pembeda dari kedua periodisasi ini adalah waktu ketika manusia telah mengenal tulisan atau belum.

Menurut Kuntowijoyo (2008), sejarawan membuat waktu yang terus bergerak agar mudah dipahami dengan membaginya dalam babak-babak, periode-­periode tertentu.

Pengklasifikasikan atas waktu pada contoh di atas adalah periodisasi.

Tujuan dari periodisasi adalah untuk memudahkan memahami suatu peristiwa bersejarah dalam rentang waktu dan klasifikasi tertentu.

Salah satu contoh periodisasi sejarah Indonesia yang dilakukan oleh sejarawan Taufik Abdullah pada karyanya Indonesia dalam Arus Sejarah adalah:
  • Prasejarah
  • Kerajaan Hindu-Buddha
  • Kedatangan dan Peradaban Islam
  • Kolonialisasi dan Perlawanan
  • Masa Pergerakan Kebangsaan
  • Perang dan Revolusi
  • Pasca-Revolusi
  • Orde Baru dan Reformasi

Beberapa sejarawan lain juga melakukan periodisasi sejarah Indonesia, misalnya Denys Lombard, M.C. Ricklefs, Kuntowijoyo, Sartono Kartodirjo, dan Parakitri T. Simbolon.

Untuk memperkaya khazanah pengetahuan sejarah Indonesia, anda dapat membaca buku karya para sejarawan tersebut.