Dharmaśastra-nya Gautama untuk Zaman Tretayuga


Tretayuga, merupakan zaman kerohanian. Sifat-sifat kerohanian sangat jelas tampak, selanjutnya perubahan cara pandang masyarakat tentang kebenaran mulai berubah, karena pikiranya mulai dipengaruhi oleh sifat yang kurang baik.

Masa Tretayuga ditandai oleh corak kehidupan secara khusus, yaitu jñana (ilmu pengetahuan).

Persembahan jñana (pengetahuan) sebagai jalan persembahan dan bentuk penghormatan pada masa tersebut, karena orang- orang yang pandai dan terpelajar akan dihargai dan dihormati.

Pada masa Tretayuga hukum yang berlaku adalah Dharmaśastranya-nya Gautama.

Zaman Tretayuga fokus nilai-nilai dharma yang diajarkan melalui pengetahuan tentang sang diri.

Pada masa tersebut kehidupan manusia fokus pada pengetahuan tentang sang diri menjadi budaya kehidupan pada zaman Tretayuga.

Melalui pengetahuan tentang sang diri tersebut seseorang akan mampu mendapatkan kebahagiaan dan pelepasan dirinya dari penderitaan.

Ajaran ini juga sebagai cara untuk melakukan penebusan dosa pada zaman Tretayuga.

Nilai-nilai yang dapat kalian terapkan adalah menjadi orang yang terpelajar dengan cara terus giat belajar dan tekun belajar agar pengetahuan tentang sang diri dilandasi dengan ajaran dharma (nilai-nilai kebajikan) tercapai.