Soal dan Jawaban materi Ibadah Haji - PAI & Budi Pekerti Kelas 10 SMA/SMK


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X SMA/SMK materi Ibadah Haji dalam Kehidupan lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan pengertian Haji
  2. Jelaskan hukum haji dan dalilnya
  3. Tuliskan syarat wajib haji
  4. Tuliskan syarat sah haji
  5. Sebutkan dan jelaskan rukun haji
  6. Sebutkan dan jelaskan macam-macam thawaf
  7. Tuliskan syarat sah thawaf
  8. Tuliskan syarat sah sa’i
  9. Sebutkan dan jelaskan jenis ibadah haji berdasarkan pelaksanaannya
  10. Sebutkan keutamaan ibadah haji

Kunci Jawaban:

1. Haji berasal dari bahasa Arab yang artinya menyengaja atau menuju. Secara istilah, haji artinya sengaja mengunjungi Ka’bah dengan niat beribadah pada waktu tertentu dengan syarat-syarat dan dengan cara-cara tertentu pula.

Jadi, Haji adalah mengunjungi Baitullah (Ka’bah) di Mekah untuk melakukan ibadah kepada Allah Swt. pada waktu tertentu dan dengan cara tertentu secara tertib.

2. Hukum haji, yaitu haji merupakan rukun Islam yang kelima. Hukum melaksanakan ibadah haji adalah wajib bagi yang mampu melaksanakannya. Kewajiban haji adalah sekali dalam seumur hidup. Apabila ada yang melaksanakan haji lebih dari sekali, hukumnya sunah.

Adapun dalil melaksanakan ibadah haji, tertulis dalam al-Qur’an surat Ali Imran ayat 97.


Artinya: “Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; Barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (Q.S. Ali Imran/3:97)

3. Syarat wajib haji, yaitu:
  • beragama Islam
  • Berakal (tidak dalam gangguan jiwa)
  • Baligh
  • Ada muhrimnya
  • Mampu dalam segala hal (misalnya dalam hal biaya, kesehatan, keamanan, dan nafkah bagi keluarga yang ditinggalkan)
4. Syarat sah haji, yaitu:
  • Islam
  • Baligh
  • Berakal
  • Merdeka
5. Rukun haji, yakni:
  • Ihram, yaitu mengerjakan ibadah haji atau umrah yang ditandai dengan mengenakan pakaian ihram yang berwarna putih dan membaca lafadz, “Labbaika Allahumma hajjan.”
  • Wukuf, yaitu hadir di padang Arafah pada tanggal 9 Djulhijjah dari tergelincirnya matahari hingga terbenam.
  • Thawaf, yaitu berputar mengelilingi Ka’bah dan dilakukan secara berlawanan dengan arah jarum jam dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri badan.
  • Sa’i, yaitu berlari-lari kecil antara bukit Shofa dan bukit Marwah sebanyak tujuh kali yang dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwah.
  • Tahallul, yaitu mencukur atau memotong rambut kepala sebagian atau seluruhnya minimal tiga helai rambut.
  • Tertib, yaitu berurutan dalam pelaksanaan mulai ihram hingga tahallul.
6. Macam-macam thawaf, yakni:
  • Thawaf Qudum, yaitu thawaf yang dilakukan ketika jamaah haji baru tiba di Mekah.
  • Thawaf Ifadhah, yaitu thawaf yang dilakukan pada hari qurban setelah melontar jumrah aqabah. Inilah thawaf yang wajib dilakukan pada waktu haji. Apabila ditinggalkan, maka hajinya batal.
  • Thawaf Wada’, yaitu thawaf perpisahan bagi jamaah yang akan meninggalkan Mekah.
7. Syarat sah thawaf, yaitu:
  • Niat
  • Menutup aurat
  • Suci dari hadas
  • Dilakukan sebanyak tujuh kali putaran
  • Dimulai dan diakhiri di hajar aswad
  • Posisi Ka’bah di sebelah kiri orang yang berthawaf
  • Dilaksanakan di dalam Masjidil Haram
8. Syarat sah sa’i, yaitu:
  • Dilakukan sebanyak tujuh kali putaran (berawal di bukit Shofa dan berakhir di bukit Marwah)
  • Dilakukan setelah thawaf ifad- hah atau setelah thawaf qudum.
  • Menjalani secara sempurna ja- rak Shofa-Marwah dan Marwah- Shofa.
  • Dilakukan di tempat sa’i.
9. Jenis ibadah haji berdasarkan pelaksanaannya, yakni:
  • Haji tamattu’, yaitu melaksanakan umrah terlebih dahulu kemudian menggunakan pakaian ihram lagi untuk melaksanakan manasik haji. Jenis haji inilah yang mudah dan paling banyak dilaksanakan jama’ah haji Indonesia.
  • Haji ifrad, berihram dan berniat dari miqat hanya untuk haji. Dengan kata lain, mengerjakan haji terlebih dahulu kemudian mengerjakan umrah.
  • Haji qiran, yaitu melaksanakan haji dan umrah dengan satu kali ihram. Artinya, apabila seorang jamaah haji memilih jenis haji ini, maka jamaah tersebut berihram dari miqat untuk haji dan umrah secara bersamaan. Jamaah yang melakukan jenis haji ini diwajibkan memotong hewan qurban.
10. Keutamaan ibadah haji, yaitu:
  • orang yang sekembalinya dari melaksanakan ibadah haji perilakunya berubah menjadi lebih baik
  • menghapus dosa
  • mendapat pahala, yaitu surga