Soal dan Jawaban materi Perancangan dan Produksi Produk Teknologi Transportasi dan Logistik – PKWU Kelas 10 SMA/SMK


Berikut adalah soal mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) Kelas X SMA/SMK materi Perancangan dan Produksi Produk Teknologi Transportasi dan Logistik lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan proses perancangan produk teknologi transportasi dan logistik
  2. Berikan contoh permasalahan transportasi atau logistik yang ada di sekitar kita
  3. Buatlah contoh sketsa ide untuk produk pembawa gelas jus
  4. Buatlah contoh sketsa ide untuk pembawa piring dengan kereta.
  5. Buatlah contoh sketsa ide untuk pembawa dengan tenaga manusia
  6. Buatlah contoh sketsa ide untuk keranjang panen jamur
  7. Buatlah contoh sketsa pembawa gelas jus setelah pengembangan secara rasional
  8. Buatlah contoh sketsa pembawa gelas jus dengan cara bawanya.
  9. Buatlah contoh salah satu sketsa ide pembawa peralatan makan setelah pengembangan secara rasional.
  10. Buatlah contoh salah satu sketsa ide berbeda untuk fungsi yang sama sebagai pembawa peralatan makan
  11. Sebutkanlah contoh alat bantu yang dapat digunakan dalam pembuatan studi mode
  12. Buatlah contoh Pola Kertas
  13. Tuliskan langkah-langkah produksi teknologi transportasi dan logistik
  14. Apa fungsi kemasan untuk produk Transportasi dan Logistik?
  15. Bagaimana cara membuat Identitas Produk yang baik dan benar?
  16. Jelaskan fungsi Kemasan produk rekayasa
  17. Berikan contoh Bahan karton korigated gelombang (kiri) dan kardus (kanan) untuk kemasan distribusi.
  18. Berikan contoh gambar Simbol-simbol yang dipasang pada kemasan distribusi

Kunci Jawaban:


1. Proses perancangan produk teknologi transportasi dan logistik, yaitu:
a. Identifikasi Masalah
Perancangan produk bertujuan untuk menemukan solusi dari sebuah permasalahan, dalam hal ini permasalahan transportasi dan logistik. Proses perancangan diawali dengan mengidentifikasi permasalahan transportasi atau logistik yang ada di sekitar kita.

b. Mencari Solusi dengan Curah Pendapat
Cara yang dapat dilakukan adalah melalui curah pendapat (brainstorming) yang dilakukan dalam kelompok.

c. Rasionalisasi
Rasionalisasi adalah proses mengevaluasi ide-ide yang muncul dengan pertimbangan-pertimbangan teknis, di antaranya bagaimana cara menggunakan produk tersebut, apakah bahan dan teknik yang ada sudah tepat untuk mewujudkannya? Apakah memungkinkan untuk diproduksi dengan teknik produksi yang ada saat ini? Bagaimana proporsi dan ukuran yang sesuai untuk produk tersebut agar mudah digunakan oleh manusia? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

d. Prototyping atau Membuat Studi Model
Sketsa ide yang dibuat pada tahap-tahap sebelumnya adalah format dua dimensi. Artinya, hanya digambarkan pada bidang datar. Produk teknologi transportasi dan logistik yang akan dibuat adalah berbentuk tiga dimensi.

e. Penentuan Desain Akhir
Penetapan desain akhir dapat dilakukan melalui diskusi atau evaluasi. Proses evaluasi menghasilkan umpan balik yang bermanfaat dalam menentukan desain akhir yang terpilih.

2. Contoh permasalahan transportasi atau logistik yang ada di sekitar kita, diantaranya:
  • Konsumen membeli 4 buah jus buah dalam gelas plastik dan akan membawanya ke rumah. Bagaimana agar konsumen dapat membawa dengan nyaman dan jus buah dalam gelas tidak tumpah?
  • Sebuah usaha katering harus membawa 100 buah piring makan dan 100 pasang sendok garpu untuk sebuah pesta kebun atau pesta di lapangan rumput. Bagaimana agar piring-piring dapat dibawa dengan aman ke lokasi pesta yang tidak memungkinkan dijangkau mobil?
  • Panen jamur pada rak jamur yang tersusun vertikal membutuhkan alat bantu bawa yang memudahkan petani membawa dan menyimpan hasil panen yang melindungi dari resiko kerusakan.
3. Contoh sketsa ide untuk produk pembawa gelas jus:
4. Contoh sketsa ide untuk pembawa piring dengan kereta:

5. Contoh sketsa ide untuk pembawa dengan tenaga manusia:


6. Contoh sketsa ide untuk keranjang panen jamur:


7. Contoh sketsa pembawa gelas jus setelah pengembangan secara rasional:
8. Contoh sketsa pembawa gelas jus dengan cara bawanya:

9. Contoh salah satu sketsa ide pembawa peralatan makan setelah pengembangan secara rasional.

10. Contoh salah satu sketsa ide berbeda untuk fungsi yang sama sebagai pembawa peralatan makan:

11. Contoh alat bantu yang dapat digunakan dalam pembuatan studi model, yaitu gunting, cutter, lem, selotip (alat pemotong dan bahan perekat).

12. Contoh Pola Kertas:


13. Langkah-langkah produksi teknologi transportasi dan logistik, yaitu:
  • Tetapkan jumlah produk yang akan dibuat. Hitunglah bahan yang dibutuhkan untuk memproduksinya.
  • Siapkan bahan-bahan dengan mengelompokkan berdasarkan jenis material yang akan digunakan.
  • Siapkan pula tempat kerja dan peralatan yang akan digunakan.
  • Tahap selanjutnya adalah pengerjaan. Kerjakan setiap tahap sesuai dengan perencanaan proses produksi yang sudah dibuat sebelumnya dan pembagian tugas yang disepakati dalam kelompok.
  • Setelah bekerja, rapikan den bersihkan kembali peralatan dan tempat kerja.
14. Fungsi kemasan untuk produk Transportasi dan Logistik, yaitu untuk melindungi produk kerusakan serta memberikan kemudahan membawa dari lokasi produksi hingga sampai ke konsumen. Kemasan juga berfungsi untuk menambah daya tarik, dan sebagai identitas atau brand dari produk tersebut.

15. Cara membuat Identitas Produk yang baik dan benar, antara lain:
  • Carilah informasi dari beberapa literatur tentang berbagai pengertian identitas produk, brand dan merek.
  • Bandingkan satu informasi dan informasi lainnya.
  • Paparkan pengertian identitas dan merek produk dengan kata-katamu sendiri.
  • Carilah informasi tentang beberapa produk lokal dengan merek sudahyang terkenal.
  • Pilih beberapa merek produk lokal yang menurutmu bagus dan berhasil.
16. Fungsi Kemasan produk rekayasa, yaitu melindungi produk dari debu dan kotoran serta memberikan kemudahan distribusi dari tempat produksi ke tempat penjualan.

17. Contoh Bahan karton korigated gelombang (kiri) dan kardus (kanan) untuk kemasan distribusi:


18. Contoh gambar Simbol-simbol yang dipasang pada kemasan distribusi: