Soal dan Jawaban materi Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia – PPKn Kelas 9 SMP/MTs


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas IX SMP/MTs materi Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Apa yang dimaksud dengan bela negara?
  2. Jelaskan perbedaan makna Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 31 ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
  3. Bagaimana perbedaan peran TNI dan Polri menurut TAP MPR Nomor VII/MPR/2000?
  4. Mengapa pertahanan negara termasuk bidang pemerintahan yang tidak diotonomikan kepada pemerintahan daerah?
  5. Mengapa Pendidikan Kewarganegaraan dan Pengabdian sesuai dengan Profesi merupakan salah satu bentuk bela negara menurut UU Nomor 3 Tahun 2002?
  6. Berikan masing-masing 3 contoh perwujudan bela negara dalam bidang politik dan ekonomi!
  7. Jelaskan bahwa dengan membangun prestasi diri merupakan upaya pembelaan negara!
  8. Jelaskan potensi dan kelebihan yang kalian miliki! Apa tekad dan komitmenmu untuk membela negara?

Kunci Jawaban:

1. Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

2. Perbedaan makna Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 31 ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah:
Pasal 27 ayat (3) menyatakan kewajiban kita sebagai warganegara, sedangkan pasal 31 ayat (1) menyatakan hak kita sebagai warganegara.

3. Perbedaan peran TNI dan Polri menurut TAP MPR Nomor VII/MPR/2000, yaitu:
TNI atau Tentara Nasional Indonesia berperan sebagai alat pertahanan NKRI, yang bertugas pokok menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Sedangkan Polri atau Kepolisian Negara Republik Indonesia berperan dalam pemeliharaan ketertiban dan keamanan masyarakat, bertugas menegakkan hukum, memberikan pengayoman, dan juga pelayanan kepada masyarakat secara profesional.

4. Pertahanan negara termasuk bidang pemerintahan yang tidak diotonomikan kepada pemerintahan daerah, karena pertahanan negara merupakan urusan dari pemerintah pusat. Jika setiap daerah diberikan otonomi untuk mengatur sistem pertahanan, maka banyak sekali terdapat organisasi pertahanan yang dikhawatirkan akan menyebabkan kurangnya koordinasi.

5. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu bentuk bela negara menurut UU Nomor 3 Tahun 2002, karena Pendidikan Kewarganegaraan telah ditanamkan/dibekali didalamnya pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), keterampilan kewarganegaraan (civic skills), dan watak-watak kewarganegaraan (civic disposition).

Pengabdian sesuai dengan Profesi merupakan salah satu bentuk bela negara menurut UU Nomor 3 Tahun 2002, karena pengabdian yang dilakukan oleh semua warga negara yang sesuai dengan profesi dan kemampuan yang dimilikinya telah dapat menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI serta keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman.

6. Contoh perwujudan bela negara dalam bidang politik, antara lain:
  • Mengikuti pemilihan umum
  • Mendukung dan mematuhi peraturan serta kebijakan pemerintah seperti membayar pajak
  • Ikut terlibat dalam menciptakan dan mewujudkan stabilitas politik nasional
Contoh perwujudan bela negara dalam bidang ekonomi:
  • Semangat bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonominya sehari-hari
  • Melakukan transaksi jual beli
  • Melakukan pengembangan terhadap usaha kecil, menengah, maupun dalam bentuk koperasi yang ada di masyarakat
7. Membangun prestasi diri merupakan upaya pembelaan negara, karena dengan memberi prestasi di ajang internasional, kita dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia sehingga akan diapresiasi oleh dunia, misalnya juara olimpiade.

8. Potensi dan kelebihan yang saya miliki yaitu saya memiliki bakat dan kemampuan bermain bulutangkis.
Tekad dan komitmen saya untuk membela negara adalah saya akan terus mengasah dan giat berlatih agar bisa menjadi bintang bulutangkis Indonesia berikutnya dan siap membela dan mengharumkan nama baik Indonesia dikancah internasional, seperti Olimpiade dan Asian Games