Soal dan Jawaban materi Semangat Beribadah dengan Meyakini Hari Akhir – Agama Islam 12 SMA/SMK


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XII SMA/SMK/MA/MAK materi Semangat Beribadah dengan Meyakini Hari Akhir lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Sebutkan beberapa perbedaan Kiamat Sugr± dengan Kiamat Kubra!
  2. Kapankah bumi beredar dan kapan pula hancur menurut ilmu alam?
  3. Bagaimanakah keadaan matahari ketika terjadi peristiwa kiamat menurut Teori Fisika?
  4. Jelaskan tahapan-tahapan peristiwa yang dialami manusia sebagai proses menuju alam akhirat!
  5. Jelaskan pengertian surga menurut bahasa dan istilah, serta sebutkan 5 (lima) macam kenikmatan dalam surga!
  6. Salinlah dan terjemahkan beberapa ayat al-Qur’±n yang menggambarkan siksa neraka!
  7. Jelaskan fungsi dan hikmah iman kepada Hari Akhir!
  8. Jelaskan pengertian neraka berikut ciri-cirinya!
  9. Jelaskan bukti-bukti kebenaran adanya Hari Akhir beserta alasanmu!
  10. Bagaimana menerapkan perilaku mulia sebagai bukti keimanan kepada Hari Akhir? Jelaskan!
Kunci Jawaban:

1. Perbedaan Kiamat Sugra dengan Kiamat Kubra, yaitu:
Kiamat sugra ditandai oleh peristiwa datangnya kematian bagi setiap makhluk termasuk manusia yang bersifat lokal dan individu. Sementara, Kiamat Kubra ditandai oleh peristiwa berakhirnya seluruh kehidupan seluruh makhluk dan hancur leburnya alam semesta secara total dan serentak.

2. Menurut ilmu alam bumi beredar karena adanya daya tarik matahari terhadap bumi. Jika daya tarik matahari terhadap bumi berkurang, maka bumi akan bergeser dari matahari akibatnya putaran bumi semakin cepat dan akan mengalami nasib seperti meteor (menyala/hancur).

3. Keadaan matahari ketika terjadi peristiwa kiamat menurut Teori Fisika yaitu ketika matahari tidak muncul atau cahayanya redup karena tenaga/sinarnya habis, maka tidak ada angin dan awan serta hujan tidak akan turun. Maka gunung- gunung akan meletus, ombak bergulung-gulung, air laut naik maka hancurlah bumi ini sebagai tanda terjadinya kiamat.”

4. Berikut tahapan-tahapan peristiwa yang dialami manusia sebagai proses menuju alam akhirat, diantaranya:
  • Yaumul Ba’a•, yaitu proses dibangkitkannya seluruh makhluk dari alam kuburnya;
  • Yaumul Ma¥syar, yaitu hari berkumpulnya manusia setelah dibangkitkan dari alam kubur;
  • Pemberian buku catatan di Alam Ma¥syar yang berisi semua perbuatan dan perkataan kita sewaktu hidup di dunia;
  • Yaumul hisab dan Mizan, yaitu Yaumul hisab adalah hari ketika Allah memperlihatkan semua amalan di akhirat untuk dihisab. Segala dosa besar dan kecil dihitung dengan seksama dan teliti. Sedangkan Yaumul Mizan adalah hari di mana setiap orang ditimbang amalnya dengan seadil- adilnya;
  • As-sirāt adalah jembatan yang terbentang di atas neraka menuju surga. Mudah atau sulitnya melewati Aș-sirāt itu tergantung kepada amal setiap manusia;
  • Yaumul Jaza', suatu hari ketika semua manusia akan menerima balasan Allah (Jaza').
  • Balasan yang diterima seseorang sesuai dengan amalnya selama ia hidup di dunia;
  • Balasan perbuatan baik dengan surga; dan
  • Balasan perbuatan buruk dengan neraka.
5. Surga menurut istilah al-Qur’an adalah “Jannah” artinya kebun yang indah atau taman yang penuh hikmah. Sedangkan menurut pengertian luasnya surga yaitu:
  • Tempat yang penuh keindahan
  • Kenikmatan
  • kebahagiaan yang kekal abadi
Adapun 5 macam kenikmatan dalam surga, yaitu:
  • Makan dan minum yang berlimpah, dan nikmat.
  • Piring dan gelas yang terbuat dari emas.
  • Dilayani oleh bidadari.
  • Selalu muda.
  • Kehidupan yang damai.
6. Berikut beberapa ayat al-Qur’an yang menggambarkan siksa neraka lengkap dengan terjemahannya, antara lain:
1. Al-Anfaal : 50

وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذْ يَتَوَفَّى ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۙ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَٰرَهُمْ وَذُوقُوا۟ عَذَابَ ٱلْحَرِيق

Artinya: Dan sekiranya kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka (dan berkata), "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar.

2. QS. Al-Nisa’: 56

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”

3. QS. Al-Hajj: 20

يُصْهَرُ بِهِ مَا فِي بُطُونِهِمْ وَالْجُلُودُ

Artinya: “Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka, dan juga kulit (mereka)”

7. Fungsi iman kepada Hari Akhir, antara lain:
  • Terdorong untuk melakukan amalan yang baik atau perbuatan yang Allah perintahkan seperti akan terdorong untuk menolong orang lain yang membutuhkan bantuan
  • Terdorong untuk menjauhkan semua perbuatan yang tidak baik atau perbuatan yang Allah larang seperti akan terdorong untuk menghindari meminum minuman keras atau perbuatan judi
  • Meningkatkan keimanan kepada Allah, keimanan kepada rasul utusan Allah, keimanan kepada kitab-kitab Allah, keimanan kepada malaikat dan juga kepada kepada qada dan qadar Allah
  • Termotivasi untuk giat beribadah seperti akan giat untuk melakukan shalat wajib sehari semalam 5 waktu
Adapun hikmah iman kepada Hari Akhir, yaitu:
  • Muncul rasa kebencian yang dalam kepada kemaksiatan dan kebejatan moral yang mengakibatkan murka Allah di dunia dan di akhirat.
  • Menyejukkan dan menggembirakan hati orang-orang mukmin dengan segala kenikmatan akhirat yang sama sekali tidak dirasakan di alam dunia ini.
  • Senantiasa tertanam kecintaan dan ketaatan terhadap Allah dengan mengharapkan mau’nah Nya pada hari itu.
8. Pengertian neraka menurut istilah dalam al- Qur'an adalah “An-Nar”, artinya api yang menyala, tempat yang penuh siksaan.

Secara umum Neraka adalah tempat yang menjadi ganjaran bagi mereka yang amal buruknya (dosa dan kesalahan) lebih berat dari amal kebaikannya.

Adapun ciri-ciri neraka adalah tempat yang dipenuhi dengan siksaan pedih dengan api yang menyala-nyala dan lain sebagainya.

9. Bukti-bukti kebenaran adanya Hari Akhir yaitu:
  • Al Qari’ah Ayat 1-11. “Hari kiamat, Apakah hari kiamat itu?, Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?, Pada hari itu hari itu manusia seperti laron yang beterbangan, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan, Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikannya)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang), Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah negara Hawiyah, Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah?, (Yaitu) api yang sangat panas"
  • QS Thaha [20]: 15. Sesungguhnya saat (hari kiamat) akan datang. Aku dengan sengaja merahasiakan (waktu)-nya. Agar setiap jiwa diberi balasan (dan ganjaran) sesuai hasil usahanya.” 
Alasannya: Seperti yang kita tahu kehidupan setelah mati pasti adanya. Demi tegaknya keadilan, harus ada satu kehidupan baru di mana semua pihak akan memperoleh secara adil dan sempurna hasil-hasil perbuatan yang didasarkan atas pilihannya masing-masing, yaitu Surga atau Neraka.

10. Penerapan perilaku mulia sebagai bukti keimanan kepada Hari Akhir, antara lain:
  • Menunjukkan sikap bertanggung jawab. Hidup di dunia harus penuh hati-hati. Sikap dan perilaku senantiasa didasari dengan kebaikan sesuai tuntunan agama.
  • Menyadari bahwa sangat tidak ada artinya dan sangat kecil jika bukan karena Kebesaran Allah Swt., sehingga dapat menghilangkan sikap takabur atau sombong dalam dirinya baik berupa kekayaan, kecantikan, ketampanan, kedudukan atau keturunan.
  • Menghindari dari perbuatan tidak baik, sehingga apapun yang diperbuat akan dipikirkan terlebih dahulu sesuai dengan norma agama.
  • Mengantarkan dan mengajak manusia untuk tetap melakukan amal baik.
  • Memperlihatkan perilaku akhlakul karimah, seperti mawas diri dan ikhlas dalam berperilaku yang didasarkan hanya untuk mencari keridhaan Allah Swt.