Soal dan Jawaban materi Perilaku Taat, Kompetisi dalam Kebaikan, dan Etos Kerja – Agama Islam 11 SMA/SMK


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI SMA/SMK/MA/MAK materi Perilaku Taat, Kompetisi dalam Kebaikan, dan Etos Kerja lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Mengapa manusia perlu aturan?
  2. Apa jadinya kalau dalam kehidupan ini tidak ada aturan?
  3. Bagaimana pendapatmu jika ada pemimpin yang membuat kebijakan tetapi ia sendiri tidak menjalankan?
  4. Mengapa manusia perlu berkompetisi dan berkolaborasi?
  5. Mengapa kita dianjurkan untuk saling menasihati antarsesama?
Kunci Jawaban:

1. Manusia perlu aturan, karena: 
  • Sebagai pedoman untuk menjalani kehidupan sosial. Supaya hidup manusia lebih terarah dengan tujuan yang jelas. Saling menghormati hak dan kewajiban antar sesama manusia. Mengingatkan manusia untuk tidak berbuat seenaknya
  • Dengan adanya peraturan dapat mencegah manusia bertindak di luar batas wajar
  • Agar terjadi ketertiban dan ketenteraman
2. Kalau dalam kehidupan ini tidak ada aturan, maka:
  • Timbul pelanggaran terhadap norma-norma agama. Misalnya pencurian, penipuan, perampokan, pembunuhan, dan lain sebagainya.
  • Timbul pertentangan (konflik) dalam interaksi antar sesama manusia di lingkungan masyarakat
  • Akan menjadikan kehidupan menjadi tidak tertib, tidak tentram, tidak damai dan tidak bahagia sehingga manusia akan selalu dalam ketakutan, dan kegelisahan.
3. Pendapat saya jika ada pemimpin yang membuat kebijakan tetapi ia sendiri tidak menjalankan adalah apabila kebijakan tersebut mengajak pada kebaikan, kita tetap menjalankan seluruh kebijakannya, selama tidak bertentangan dengan agama walaupun pemimpin tidak menjalankannya.

4. Manusia perlu berkompetisi dan berkolaborasi, agar manusia dapat berkembang dan bertahan hidup, dengan adanya kompetisi dan berkolaborasi ini juga manusia mengetahui potensi yang dimiliki dalam dirinya.

5. Kita dianjurkan untuk saling menasihati antarsesama, karena terkadang manusia masih belum mampu mengambil keputusan sendiri. Manusia sebagai mahluk sosial masih membutuhkan manusia lainnya untuk membantu dia menjalani kehidupan. Terkadang, sikap manusia yang labil juga butuh untuk dinasehati agar orang yang dinasehati dapat menjalankan kehidupannya dengan baik.