Soal dan Jawaban materi Nilai-Nilai Dasar Hidup Bersama – Agama Katolik 7 SMP


Berikut adalah soal mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VII SMP materi Nilai-Nilai Dasar Hidup Bersama lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Rumuskanlah pandangan gereja tentang kebebasan!
  2. Rumuskanlah contoh tindakan yang menunjukkan kebebasan anak-anak Allah!
  3. Apa maksud Yesus menyampaikan sabda bahagia kepada para murid-Nya?
  4. Menurut kalian, mengapa orang miskin disebut yang berbahagia?
  5. Menurut kalian mengapa orang yang dianiaya karena kebenaran disebut Yesus sebagai orang yang bahagia?
Kunci Jawaban:
1. Pandangan gereja tentang kebebasan adalah sebagai berikut:
  • Manusia memang harus bebas dari hal-hal yang mengekang dan menghambat seseorang untuk berkembang dan mengaktualisasikan dirinya (bebas dari).
  • Manusia juga harus bebas untuk melakukan segala sesuatu yang baik dan benar dalam upaya membawa dirinya menuju kesempurnaan (bebas untuk).
2. Contoh tindakan yang menunjukkan kebebasan anak-anak Allah yaitu:
  • Mau mengasihi orang menderita karena tergerak hatinya, bukan karena diperintah
  • Secara spontan menolong teman yang mengalami kesulitan
  • Berani berkata tidak terhadap narkoba
  • Berani menolak ajakan teman untuk membolos sekolah
3. Maksud Yesus menyampaikan sabda bahagia kepada para murid-Nya adalah:
  • Yesus ingin menyiapkan para murid-Nya untuk tugas perutusan mewartakan kabar suka cita Kerajaan Allah kepada dunia sebagaimana yang dikehendaki Bapa.
  • Sabda bahagia mempunyai nilai eskatologis, yaitu berkaitan dengan akhir zaman. Sabda Bahagia ini merupakan tuntutan atau prasyarat bagi semua orang yang ingin masuk dalam kerajaan sorga.
  • Sabda Bahagia merupakan hukum baru yang mengatur relasi manusia dengan Tuhan dan sesama yang didasarkan pada kasih.
4. Menurut saya, orang miskin disebut yang berbahagia karena mereka memiliki sikap percaya secara mutlak dan berserah kepada Allah dan bukan mengandalkan kekuatan hidup atas kekayaan, kekuasaan, kedudukan.

5. Menurut saya, orang yang dianiaya karena kebenaran disebut Yesus sebagai orang yang bahagia karena mereka senantiasa mencintai-Nya dalam memperjuangkan kebenaran, sekalipun mereka mendapat berbagai penganiayaan. Mereka selalu setia kepada Kristus sekalipun mendapat berbagai celaan dan penganiayaan.