Soal dan Jawaban materi Indonesia Dalam Panggung Dunia


Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia 12 SMA/SMK materi Indonesia Dalam Panggung Dunia lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Jelaskan tentang latar belakang lahirnya politik luar negeri bebas aktif Indonesia!
  2. Apa persamaan dan perbedaan Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok?
  3. Jelaskan tentang proses pembentukan ASEAN!
  4. Jelaskan perbedaan antara kebijakan luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin dengan masa Orde Baru!
Kunci Jawaban

1. Latar belakang lahirnya politik luar negeri bebas aktif Indonesia yaitu:Berakhirnya Perang Dunia II telah melahirkan bipolarisasi di dunia politik internasional dari para pemenang perang sehingga terbentuklah kedua blok yang saling bersaing dalam perang dingin, yaitu blok barat dan blok timur.

Blok Barat dipimpin oleh Amerika dan Blok Timur dipimpin oleh Uni Soviet.

Perang dingin Amerika Serikat dan Uni Soviet membuat situasi dunia terbelah menjadi dua Blok, setiap blok berusaha mencari negara-negara baru untuk masuk kedalam bloknya sendiri-sendiri. untuk menghadapi situasi ini pada Sidang BP KNIP pada 2 September tahun 1948 maka Mohammad Hatta dengan tegas menyatakan bahwa Negara Indonesia Menerapkan Politik Bebas Aktif yang artinya Negara Indonesia menentukan jalan sendiri, tidak terpengaruh oleh negara-manapun dan Indonesia bebas menjalin persahabatan dengan berbagai bangsa tanpa ada Interpensi dari Pihak manapun.

2. Persamaan dan perbedaan Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok yaitu:
Persamaan:
Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok sama-sama ingin memperjuangkan perdamaian dunia  dan sama-sama memiliki perasaan senasib.

Perbedaan:
Konferensi Asia Afrika di bentuk untuk menentukan kebaikan bersama bangsa ASIA-AFRIKA yang banyak baru Merdeka, sedangkan Gerakan Non Blok di dirikan untuk negara yang tidak memihak pada blog Barat ataupun Blok Timur yang pada saat itu mengalami perselisihan.

3. Proses pembentukan ASEAN:
ASEAN dibentuk tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand oleh lima negara pendiri, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok.

Negara-negara anggota ASEAN adalah Indonesia,Malaysia,Singapura,Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar dan Kamboja.

Adanya keinginan kuat dari para pendiri ASEAN untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, stabil dan sejahtera.

Hal tersebut mengemuka karena situasi di kawasan pada era 1960-an dihadapkan pada situasi rawan konflik, yaitu perebutan pengaruh ideologi negara-negara besar dan konflik antar negara di kawasan yang apabila dibiarkan dapat mengganggu stabilitas kawasan sehingga menghambat pembangunan.

Tujuan berdirinya organisasi ASEAN adalah menciptakan kedamaian, keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan di kawasan Asia Tenggara.

4. Perbedaan antara kebijakan luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi Terpimpin dengan masa Orde Baru yaitu:
  • Pada masa Demokrasi Terpimpin Indonesia keluar dari Keanggotaan PBB, Hal ini disebabkan oleh adanya konfrontasi antara Indonesia-Malaysia. Sedangkan pada masa Orde Baru Indonesia bergabung kembali dengan PBB.
  • Pada masa Demokrasi Terpimpin Pemerintah membuat KOGAM atau Komando Ganyang Malaysia. Sedangkan pada masa Orde Baru Indonesia menjadi salah satu negara Pendiri Association of South East Asian Nations (ASEAN).
  • Pada Masa Demokrasi Terpimpin Indonesia lebih condong pada Blok Timur. Sedangkan pada Masa Orde Baru Indonesia lebih condong dengan Blok Barat.
  • Pada Masa Demokrasi Terpimpin Indonesia cenderung menerapkan Paham Komunis. Sedangkan Pada Masa Orde Baru Tidak lagi menerapkan paham Komunis.