Soal dan Jawaban materi Masalah Dan Eksklusi Sosial - Sosiologi XI SMA


Berikut adalah soal mata pelajaran Sosiologi Kelas XI SMA materi Masalah Dan Eksklusi Sosial lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay:
  1. Setelah mengetahui definisi masalah sosial menurut para ahli, coba kemukakan pendapat kalian tentang definisi masalah sosial!
  2. Apakah hubungan antara eksklusi sosial dengan masalah sosial? 
  3. Dari beberapa faktor penyebab masalah sosial, menurut kalian faktor manakah yang paling prioritas untuk segera diatasi ? Jelaskan!
  4. Identifikasi masalah sosial yang ada di lingkungan kalian!
  5. Bagaimana pendapat kalian tentang pandemi Covid-19 ini? Bagaimana sikap kalian menghadapinya?
  6. Menurut anda siapakah pihak yang harus bertanggungjawab dalam mengatasi masalah sosial. Berilah alasannya!
  7. Sebutkan bentuk-bentuk masalah sosial lain yang muncul di masyarakat!
  8. Dampak positif masalah sosial salah satunya yaitu Meningkatnya Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Jelaskan hal tersebut!
  9. Mengapa pengangguran hanya dapat dikurangi, tidak bida diselesaikan dengan tuntas?
  10. Sebagai anggota masyarakat, apa yang ananda lakukan dengan adanya pandemi Covid-19 ini?

Kunci Jawaban

1. Masalah sosial adalah suatu kondisi yang tidak diinginkan yang tidak sesuai dengan unsur-unsur budaya serta membahayakan kehidupan kelompok sosial sehingga perlu diatasi.

Dengan kata lain, masalah sosial adalah sebagai suatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar warga masyarakat sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai oleh karena perlunya untuk diatasi atau diperbaiki.

2. Hubungan antara eksklusi sosial dengan masalah sosial yaitu Eksklusi sosial juga disebut marginalisasi sosial, yaitu tindakan penyingkiran atau pengucilan ke pinggiran masyarakat. Eksklusi sosial mengacu pada cara- cara dimana individu dapat terputus dari keterlibatan penuh dalam masyarakat yang lebih luas. Jadi eksklusi sosial adalah salah satu efek dari masalah sosial, ketika seseorang atau sekelompok orang menjadi objek masalah sosial maka ada kecenderungan sebagian masyarakat menciptakan eksklusi sosial terhadap objek masalah tersebut.

3. Ada banyak faktor penyebab masalah sosial. Faktor yang paling prioritas untuk segera diatasi adalah faktor ekonomi, faktor budaya, faktor, biologis, dan faktor psikologis.

Semua faktor tersebut penting untuk diberikan solusi, tetapi faktor yang menjadi prioritas untuk segera diatasi adalah faktor ekonomi karena faktor ekonomi mempunyai peranan sangat penting menyangkut kebutuhan pokok manusia, faktor ekonomi akan terhubung dengan semua faktor penyebab masalah sosial. menciptakan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai.

4. Contoh masalah sosial yang ada di lingkungan sekitar antara lain:
  • Banyaknya pengemis di jalan
  • Manumpuknya sampah (membuang sampah sembarangan)
  • Tawuran pelajar
  • Balap liar
  • Banyaknya pengangguran akibat PHK
  • Tindakan kriminalitas (curanmor, pembunuhan, perampokan, dll)
  • Pengedaran obat terlarang
  • Munculnya raja-raja palsu, aliran sesat
  • Pasangan sesama jenis/LGBT
  • Dll
5. Pendapat saya tentang pandemi Covid-19 dan sikap saya menghadapinya:
Covid-19 yang sangat mengganggu kelangsungan hidup masyarakat, berbagai sendi kehidupan terdampak akibat adanya virus ini, mulai sektor Pendidikan, industri, ekonomi, politik, sosial dan budaya. Permasalahan penyebaran virus Covid-19 tidak hanya terkait masalah kesehatan. Lebih dari itu Covid-19 juga merupakan masalah sosial. Masalah sosial merupakan suatu kondisi negatif yang dihadapi oleh masyarakat.

Solusinya dapat diambil oleh negara dan juga oleh masyarakat itu sendiri yang di dalamnya terdapat tokoh masyarakat, cendikiawan, ataupun para ilmuwan.

Kita sebagai bagian dari masyarakat mempunyai tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi mengurangi dampak penyebaran virus ini dengan mentaati aturan protokol kesehatan dari selalu memakai masker saat keluar rumah, membiasakan mencuci tangan dengan menggunakan sabun, menyediakan handsanitizer, menjaga jarak ketika berkomunikasi dengan orang lain dsb. hal baik dimulai dari kita sendiri bukan hanya untuk diri kita tetapi juga untuk
orang lain.

6. Pihak yang harus bertanggungjawab dalam mengatasi masalah sosial adalah pemerintah sebagai pemangku kebijakan, organisasi masyarakat (ORMAS), tokoh masyarakat sebagai orang yang dihormati dan dipatuhi warga masyarakat dan warga masyarakat sendiri. Tanpa kerjasama dari semua elemen masyarakat masalah-masalah sosial tidak akan terselesaikan dengan baik.

7. Bentuk-bentuk masalah sosial lain yang muncul di masyarakat diantaranya:
  • Kemacetan
  • Kesulitan air bersih
  • Jalan rusak (infrastruktur)
  • Pemutusan hubungan Kerja (PHK)
  • Penipuan melalui media daring (online)
  • Kepadatan penduduk
  • Polusi (udara, tanah, air)
8. Dampak positif masalah sosial salah satunya yaitu meningkatnya Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi artinya seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pendidikan, munculnya berbagai penelitian ilmiah terkait gejala sosial yang telah terjadi semakin menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan taraf hidup.

Masyarakat akan belajar bagaimana mencari solusi secara ilmiah akibat adanya masalah sosial yang ada. Secara terus menerus penelitian tentang masalah sosial akan dilakukan. Rasa keingintahuan dan semangat terbebas dari masalah yang dihadapi mendasari manusia untuk meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan.

9. Pengangguran hanya dapat dikurangi, tidak bida diselesaikan dengan tuntas seiring meningkatnya para pencari kerja dan jumlah angkatan kerja baru di setiap tahunnya, kebutuhan perusahaan, munculnya sumber daya mesin yang semakin canggih dari tahun ke tahun, kebijakan pemerintah dan hal lain yang pasti akan mempengaruhi besarnya angka pengangguran. Sedangkan lapangan kerja yang tersedia terbatas bahkan di masa tertentu seperti sekarang pandemi ini justru banyak perusahaan yang mengurangi jumlah karyawannya.

10. Sebagai anggota masyarakat, yang harus saya lakukan dengan adanya pandemi Covid-19 ini adalah Mengikuti arahan dari pemerintah tentang protokol kesehatan. Melakukan Rapid test atau Swab tes-PCR apabila mengalami gejala, menerapkan 3M di lingkungan yaitu menggunakan masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak dengan orang lain. Hal ini sangat penting bukan hanya untuk diri kita tetapi juga untuk kesehatan dan keselamatan orang lain. Kita tidak tertular atau menularkan virus terhadap orang lain.