Soal dan Jawaban materi Perencanaan Usaha Kerajinan Berdasarkan Pada Kebutuhan Dan Keinginan Lingkungan Sekitar/Pasar Lokal


Berikut adalah soal mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (Kerajinan) kelas XII SMA materi Perencanaan Usaha Kerajinan Berdasarkan Pada Kebutuhan Dan Keinginan Lingkungan Sekitar/Pasar Lokal lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay
  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pasar!
  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pasar lokal!
  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kerajinan pasar lokal!
  4. Sebutkan jenis pasar berdasarkan luas wilayah!
  5. Sebutkan jenis pasar berdasarkan segmen pasar!
  6. Sebutkan tujuan perencanaan usaha!
  7. Sebutkan syarat menyusun perencanaan usaha yang baik!
  8. Sebutkan jenis-jenis perencanaan usaha!
  9. Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha!

Kunci Jawaban

1. Pasar adalah tempat bertemunya antara penjual & pembeli untuk bertransaksi jual beli barang maupun jasa.

2. Pasar lokal adalah pasar yang membeli dan menjual produk dalam satu kota tempat produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar lokal melayani permintaan dan penawaran dalam satu kota.

3. Kerajinan pasar lokal adalah produk kerajinan yang dibuat atau diproduksi dengan memanfaatkan potensi dan sumberdaya yang ada disekita kita serta dipasarkan dipasar lokal.

4. Jenis pasar berdasarkan luas wilayah:
  • Pasar lokal; Pasar yang terbatas di lingkungan atau daerah yang sama dengan tempat produksi
  • Pasar nasional
  • Pasar global/ pasar internasional
5. Jenis pasar berdasarkan segmen pasar:
  • Geografis atau tempat
  • Demografis meliputi usia, gender, bangsa, etnis, pekerjaan, dan tingkat ekonomi
  • Psikografis meliputi karakter kelas sosial, gaya hidup dan kepribadian
6. Tujuan perencanaan usaha adalah:
  • Menentukan suatu standar tertentu yang harus dipakai dalam melaksanakan semua pekerjaan sehingga akan memudahkan dalam pengawasan.
  • Menghindari atau meminimalkan terjadinya tumpang tindih dan juga pemborosan dalam melaksanakan berbagai pekerjaan.
  • Memberikan suatu arahan kepada para administrator atau non-administrator supaya bisa bekerja sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.
  • Mengantisipasi dan juga beradaptasi dari semua perubahan yang mungkin akan terjadi.
7. Syarat menyusun perencanaan usaha yang baik
  • dilandasi partisipasi
  • rencana harus luwes atau fleksibel
  • berdasarkan pada alternatif
  • harus realistis
  • perencanaan harus ekonomis
8. Jenis-jenis perencanaan usaha yaitu:
  • perencanaan berdasarkan jangka waktu
  • perencanaan berdasarkan ruang lingkup
  • perencanaan berdasarkan tingkatan
9. Langkah-langkah penyusunan perencanaan usaha:
1. Merumuskan dan Menetapkan Tujuan atau Permasalahan yang Akan Dipecahkan.
Penetapan tujuan ini harus didasarkan pada falsafah dan misi yang dimiliki oleh organisasi. Perumusan dari tujuan ini dipengaruhi oleh berbagai nilai yang diatur oleh para eksekutif dan berbagai nilai atau tanggungjawab sosial pada saat itu.
2. Melakukan Analisis Kesempatan
Organisasi harus melakukan suatu analisis atau pengamatan terhadap lingkungan sekitar. Lingkungan yang selalu berubah-ubah ini akan selalu memberikan kesempatan dan ancaman apakah akan dimanfaatkan atau dihadapi atau dihindari.
3. Melakukan Analisis Sumber Daya
Selain aspek lingkungan yang harus dianalisis, organisasi juga harus melakukan analisis terhadap sumber daya yang dimiliki. Dari analisis tersebut bisa diketahui kekuatan dan/atau kelemahan dari organisasi yang bisa dimanfaatkan atau diatasi. Sumber daya tersebut bisa berupa sumber daya manusia, dan sumber daya lainnya seperti fasilitas, dana, fisik dan lain sebagainya.
4. Identifikasi dan Pengembangan Alternatif
Dalam hubungannya dengan pengambilan suatu keputusan, maka langkah selanjutnya yang harus diambil adalah mengembangkan berbagai alternatif/pilihan dari berbagai sumber daya dan data yang dimiliki oleh organisasi. Dari berbagai macam alternatif tersebut bisa dipilih yang terbaik.
5. Implementasi Strategi
Kemudian dilakukan suatu perincian ke dalam bentuk berbagai program dan anggaran yang lebih terperinci atau detail sehingga akan lebih mudah untuk diaplikasikan.
6. Pelaksanaan Keputusan
Rencana yang sudah disusun tidak mempunyai arti jika tidak atau belum diaplikasikan. Kemudian pelaksanaan rencana memerlukan suatu pengendalian dan pengawasan, sejauh mana penerapan mencapai hasil seperti yang sudah ditetapkan sebelumnya.