Soal dan Jawaban materi Negara Maju Dan Negara Berkembang Dalam Konteks Pasar Bebas


Berikut adalah soal mata pelajaran Geografi kelas XII SMA materi Negara Maju Dan Negara Berkembang Dalam Konteks Pasar Bebas lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay
  1. Jelaskan Tahap Konsumsi Massa Tingkat Tinggi (High Mass Consumption)!
  2. Sebutkan perbedaan negara maju dan berkembang
  3. Sebutkan wilayah persebaran negara berkembang !
  4. Sebutkan dan jelaskan bentuk regionalisasi di kawasan dunia berdasarkan pertumbuhan ekonomi
  5. Bagaimana peran pasar bebas terhadap perekonomian dunia?
  6. Bagaimana pengaruh pasar bebas terhadap perekonomian di Indonesia?
  7. Bagaimana strategi pembangunan di Indonesia untuk menjadi negara maju!

Kunci Jawaban

1. Tahap Konsumsi Massa Tingkat Tinggi (High Mass Consumption)!:
Pada tahap ini, tingkat konsumsi masyarakat sudah sangat tinggi, terutama konsumsi energi. Ciri-ciri tahap ini adalah:1) angkatan kerja memiliki jaminan yang lebih baik,2) tersedianya konsumsi bagi rakyat yang semakin memadai, 3) negara mencari perluasan kekuatan di mata dunia. Karena pendapatan masyarakat yang meningkat, konsumsi tidak lagi terbatas pada kebutuhan pokok, tetapi meningkat ke kebutuhan yang lebih tinggi. Pada tahap ini merupakan ciri-ciri dari sebuah massa yang ideal di mana masyarakat hidup nyaman, sehingga terdapat kecenderungan untuk menambah jumlah keluarga sehingga jumlah penduduk akan meningkat.

2. Perbedaan negara maju dan berkembang adalah sebagai berikut:

NO.

INDIKATOR

NEGARA MAJU

NEGARA

BERKEMBANG

 

1.

 

Pendapatan Perkapita Penduduk

 

Tinggi

 

Rendah

2.

Pertumbuhan Penduduk

Rendah

Tinggi

 

3.

 

Kesempatan Kerja

Beragam

(sektor

industri, teknologi, dsb)

Kurang beragam (kebanyakan sektor pertanian)

4.

Angka harapan hidup,

60 tahun ke

atas

Rata-rata di

bawah 60 tahun

 

 

5.

 

 

Pemanfaatan Lahan

 

Sektor industri, jasa, dan perdagangan.

Kebanyakan sektor pertanian (sawah, perkebunan,

tambak, dan hutan)

6.

Tingkat Pendidikan

Tinggi

Rendah

7.

Tingkat Kesehatan

Tinggi

Rendah

8.

Kemajuan dan Pemanfaatan Teknologi

Cepat

Agak lambat


3. Wilayah persebaran negara berkembang sebagian besar terletak di belahan bumi bagian selatan. Berikut beberapa contoh negara berkembang:
  • Benua Asia: Asia Tengah misalnya Kazakhtan dan Afganistan, Asia Selatan misalnya India dan Srilanka, Asia Tenggara, misalnya Indonesia, Malaysia, dan Thailand, Asia Barat (Timur Tengah) misalnya Irak dan Yaman.
  • Benua Amerika: Amerika Tengah misalnya Meksiko dan Guatemala, Kepulauan Karibia misalnya Republik Dominika dan Jamaika, Amerika Selatan misalnya Brasil, Venezuela, dan Argentina.
  • Benua Afrika: terdapat kurang lebih 55 negara dan sebagian besar merupakan negara berkembang. Beberapa contoh negara berkembang di Benua Afrika yaitu Kenya, Mali, Nigeria, Angola, Zaire, dan lain sebagainya
4. Bentuk regionalisasi di kawasan dunia berdasarkan pertumbuhan ekonomi lengkap dengan tujuan berdiri dan anggota
NO                 BADAN                             TUJUAN BERDIRI                            ANGGOTA      

 

 

 

 1

 

 

MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) sekarang dikenal dengan Uni Eropa

1)    Integrasi Eropa dengan cara menjalin kerja sama ekonomi, memperbaiki taraf hidup, dan memperluas lapangan kerja.

2)    Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas serta keseimbangan perdagangan antarnegara anggota.

3)    Menghapus semua rintangan yang menghambat lajunya perdagangan internasional.

4)    Meluaskan hubungan dengan negara-neegara selain anggota

MEE

Belgia, Prancis, Italia, Luxksemburg, dan Jerman Barat (1952), Irlandia, Inggris,, Portugal, Spanyol, Italia, Yunani, Australia, Denmark, Swedia, Finlandia, Polandia Portugal, adapun Inggris (keluar)

 

 

2

 

 

AFTA (ASEAN Free

Trade Area)

membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia akan dicapai dalam

waktu 15 tahun

Thailand, Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina dan Singapura (1992), Vietnam (1995), Laos

dan Myanmar (1997), Kamboja (1999)

 

 

 

 

3

 

 

 

 

MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)

1)    Menciptakan pasar tunggal yang mencakup negara-negara ASEAN sekaligus pusat produksi (production base) untuk negara- negara sekawasan.

2)    Meratakan pemberdayaan ekonomi kawasan ASEAN dengan sasaran utama revitalisasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

3)    Mengintegrasikan ekonomi kawasan dengan ekonomi global dengan tujuan dasar untuk meningkatkan peran serta

ASEAN dalam percaturan kebijakan global.

 

 

Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunai Darussalam, Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar.

 

 

4

 

 

APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation)

 

mengukuhkan pertumbuhan ekonomi, mempererat komunitas dan mendorong perdagangan bebas di seluruh kawasan Asia-Pasifik

Australia, Brunei Darussalam, Filipina, Kanada, Chile, China, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Papua Nugini, Rusia, Singapura, Taiwan,

Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam

 

5

 

NAFTA (North American Free Trade Agreement)

American Summit di Chili pada April 1988 yang membahas tentang peningkatan kerja sama di bidang perdagangan, budaya, perjalanan,

hingga cyberspace.


Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.


5. Peran pasar bebas terhadap perekonomian dunia adalah sebagai berikut:
Peran pasar bebas sebagai sebuah konsep perekonomian yang berbentuk pasar dan didalamnya terdapat perdagangan, yang dimana semuanya dilakukan atas kehendak dan keinginan sendiri tidak ada yang bisa mengatur dan menentukan baik itu campur tangan dari pemerintah atau yang lain, sehingga perekonomian dunia akan ditentukan oleh permintaan dan penawaran pasar skala global.

6. Pengaruh pasar bebas terhadap perekonomian di Indonesia memiliki dampak positif, antara lain;
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas produk dalam negeri.
  • Hambatan perdagangan cenderung berkurang bahkan menjadi tidak ada.
  • Peningkatan ekspor sehingga meningkatkan pendapatan nasional Indonesia.
  • Meningkatkan peluang investor yang menanamkan modal dan membangun basis produksi di Indonesia.
  • Menambah devisa negara melalui bea masuk dan biaya lain atas ekspor dan impor.
  • Melalui impor, kebutuhan dalam negeri dapat terpenuhi.
  • Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Menghidupkan sektor pariwisata sehingga menambah jumlah wisatawan ke Indonesia.
Selain peran positif perdagangan bebas jaga memiliki dampak negatif bagi Indonesia, antara lain:
  • Produk dalam negeri mendapatkan tantangan dengan datanya produk-produk impor,
  • Eksploitasi sumber daya alam akan semakin besar dengan hadirnya perdagangan bebas,
  • Perdagangan besar ditakutkan akan membuat Indonesia mengalami ketergantungan yang lebih besar terhadap negara maju.
  • Bila tidak mampu bersaing, akan berdampak pada menurunnya pertumbuhan ekonomi negara karena lebih besar impor dari pada ekspor yang di keluarkan,
  • dan meningkatkan jumlah pengangguran
  • Tumbuhnya budaya konsumen (konsumerisme)
7. Strategi pembangunan di Indonesia untuk menjadi negara maju adalah melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RJPMN) 2015-2019, digariskan strategi pembangunan Indonesia, antara lain:
  • Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan;
  • Meningkatkan Pengelolaan dan Nilai Tambah Sumber Daya Alam (SDA) yang Berkelanjutan;
  • Mempercepat Pembangunan Infrastruktur Untuk Pertumbuhan dan Pemerataan;
  • Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup, Mitigasi Bencana Alam dan Penannganan Perubahan Iklim;
  • Penyiapan Landasan Pembangunan yang Kokoh;
  • Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat Yang Berkeadilan;
  • Mengembangkan dan Memeratakan Pembangunan Daerah;
Agenda pembangunan nasional disusun sebagai penjabaran operasional dari Nawa Cita