Soal dan Jawaban materi Dinamika Litosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan - Geografi X SMA


Berikut adalah soal mata pelajaran Geografi kelas X SMA materi Dinamika Litosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan lengkap dengan kunci jawaban.

Soal Essay
  1. Sebutkan lapisan-lapisan bumi dari urutan paling atas!
  2. Jelaskan macam-macam batuan beku!
  3. Apakah yang dimaksud dengan mineral itu?
  4. Tuliskan uraian konsep tenaga geologi dengan jelas!
  5. Jelaskan pengaruh gerak Epirogenitik negatif terhadap perubahan bentuk muka bumi!
  6. Jelaskan perbedaan antara Antiklinal dan Sinklinal
  7. Sebutkan 4 manfaat dari adanya gunung api!
  8. Jelaskan bagaimanakah gempa bumi itu bisa memicu terjadinya Tsunami!
  9. Apakah yang dimaksud dengan tanah itu?
  10. Usaha apa sajakah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesuburan tanah?
  11. Bagaimanakah mencegah erosi tanah dengan metode vegetatif?

Kunci Jawaban
1. Lapisan –lapisan bumi terdiri dari:
A). Litosfer, ada dua, yaitu;
       1). Lapisan sial (silisium alumunium) , terdiri dari :
  • Kerak benua (Continental Crust)
  • Kerak samudra (Oceanic Crust)
      2). Lapisan sima (silisium magnesium)
B). Astenosfer, yaitu lapisa Barisfer.

2. Macam-macam batuan beku:
Batuan Beku (igneus rocks) adalah batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku menjadi padat. Contoh batuan beku berdasarkan tempat terbentuknya magma, batuan beku dibagi atas 3 macam, yaitu:

a). Batuan Beku Dalam (Plutonik)
Terjadi di dalam magma, dengan penurunan suhu secara perlahan.
Penurunan suhu secara perlahan tersebut menyebabkan kristalnya terjadi dengan sempurna (Plutonik). Contoh batuannya batu granit, diorite, gabro.

b). Batuan Beku korok/gang/celah (Hypabisal)
Terbentuk di antara magma dengan kawah atau lubang-lubang yang terjadi di sekitar gunung api. Struktur batunya beragam tergantung dari penurunan suhunya. Strukturnya disebut sebagai Porfirit.
Contoh batuannya adalah granit porfirit.

c). Batuan Beku Luar/lelehan (Vulkanik)
Pembekuan yang terjadi secara tiba-tiba di luar gunung api menyebabkan hablurnya halus seperti kace sehingga disebut batu kaca atau Obsidian. Jika telah mencapai permukaan bumi dan mengandung banyak gas, akan menjadi batu apung Contoh : batu apung (pumice)

3. Mineral adalah bahan alamiah yang anorganik, biasanya berbentuk kristal, terusun dari satu unsur atau persenyawaan beberapa unsur dengan bentuk dan komposisi kimia tetap.

4. Konsep tenaga geologi:
Tenaga geologi adalah tenaga yang mempengaruhi terbentuknya muka bumi baik yang berasal dari dalam maupun luar bumi. Secara umum tenaga geologi terbagi menjadi dua, yaitu tenaga endogen dan tenaga eksogen.

Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Sedangkan tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar permukaan bumi. tenaga endogen adalah tenaga awal yang membentuk relief permukaan bumi daratan dan lautan, dapat berupa tektonisme, vulkanisme, dan seisme (gempabumi).

Sedangkan Tenaga eksogen dapat dikatakan sebagai tenaga yang mengubah bentuk permukaan bumi yang sebelumnya telah dibentuk oleh tenaga endogen. Tenaga eksogen bekerja di atas permukaan bumi, berupa pelapukan, erosi, masswasting, dan sedimentasi.

5. Pengaruh gerak Epirogenitik negatif terhadap perubahan bentuk muka bumi:
Sebagaimana kita ketahui bahwa Epirogenitik negatif yaitu gerak naiknya daratan sehingga kelihatannya permukaan air yang turun. Hal ini mengakibatkan beberapa pulau mengalami kenaikan sehingga ketinggian daratannya bertambah. Bertambahnya ketinggian suatu tempat akan mengakibatkan suhu udara di tempat tersebut makin tinggi. Jenis tanaman yang tumbuh akan menyesuaikan dengan tinggi tempat itu. Contoh: naiknya Pulau Buton dan Pulau Timor.

6. perbedaan antara Antiklinal dan Sinklinal sebagai berikut:
Antiklinal adalah hasil proses pelipatan batuan berupa puncak lipatan atau gelombang lipatan. Sedangkan Sinklinal adalah hasil proses pelipatan batuan berupa lembah. Apabila terbentuk beberapa puncak lipatan disebut antiklinorium dan beberapa lembah lipatan disebut sinklinorium.

7. Manfaat Gunung api, diantaranya ialah:
  • Sebagai sumber energi, sebab sumber panas dari gunung berapi dapat dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB).
  • Sebagai sumber mineral dan bahan galian.
  • Sebagai obyek wisata dan olahraga.
  • Sebagai daerah pertanian yang subur.
  • Sebagai daerah hujan orografis.
  • Sebagai sumber plasma nutfah.

8. Gempa bumi bisa memicu terjadinya Tsunami. Akan tetapi, tidak semua gempa menyebabkan tsunami. 

Gempa bumi bisa memicu terjadinya Tsunami karena adanya Gerakan vertikal pada kerak Bumi yang dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang ada di atasnya. Pada akhirnya menyebabkan terjadinya aliran energy air laut, yang ketika sampai di pantai akan menjadi gelombang besar yang disebut tsunami.

9. Tanah ialah benda fisik berdimensi tiga merupakan bagian paling atas dari bumi yang terbentuk dari batuan yang mengalami pelapukan, mengandung sifat fisika, kimia, dan biologi serta menjadi media tumbuh bagi tanaman.

10. Usaha Untuk mempertahankan tingkat kesuburan tanah adalah dengan usaha pengawetan atau konservasi. Cara pengawetan tanah secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua, yaitu dengan metode vegetatif dan metode mekanik.

11. Mencegah erosi tanah dapat dilakukan dengan metode vegetatif.

Metode vegetatif dalam menegah erosi tanah dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut.
  • Penanaman tanaman secara berjalur tegak lurus terhadap arah aliran (strip cropping).
  • Penanaman tanaman secara berjalur sejajar garis kontur (contour strip cropping). Cara penanaman ini bertujuan untuk mengurangi atau menahan kecepatan aliran air dan menahan partikel-partikel tanah yang terangkut aliran air.
  • Penutupan lahan yang memiliki lereng curam dengan tanaman keras (buffering).
  • Penanaman tanaman secara permanen untuk melindungi tanah dari tiupan angin (wind breaks).