Acara Tardidi (Baptisan Kudus) di Gereja HKBP

Tardidi atau Baptis yang juga disebut dengan Pandidion Na Badia (Baptisan Kudus) adalah sakraen memberikan anak kepada Gereja. Tujuannya adalah untuk menyerahkan anak/bayi kepada Tuhan agar selalu diberkati, agar orang tua selalu bertanggung jawab kepada Anaknya.

Dalam gereja HKBP kita sering melihat anak bayi dibaptis atau tardidi. Sering kali di bulan Desember pas momen-momen natal banyak anak yang dibaptis.

Kalau digereja HKBP sebelum anak dibaptis terlebih dahulu orang tua mengikuti Marguru. Marguru tardidi ini maksudnya adalah untuk membekali atau membimbing orang tua agar selalu bertanggungjawab kepada Anaknya sesuai dengan perintah Tuhan. Selain itu, dalam marguru tardidi orang tua akan diajari cara-cara prosesi tardidi. Sehingga pada saat acara Pandidion na badia orang tua sudah tahu bagaimana cara-caranya.

Biasanya gereja akan mewartakan dalam warta jemaat/Tingting bila ada jadwal pandidion/baptisan.

Jika orang tua ingin anaknya tardidi, maka anda sebagai orang tua harus mendaftarkan anaknya kepada sintua atau gereja untuk di ikut sertakan dalam acara pandidion/baptisan kudus.

Untuk mendaftarkan anaknya tardidi ada formulir yang perlu diisi. Data-data yang perlu di isi adalah sebagai berikut:
1. Nama Anak
2. Tanggal lahir
3. Nama Bapak
4. Nama Ibu

Selanjutnya gereja akan mengeluarkan akte Tardidi/Baptisan Kudus.

Di beberapa gereja, orang tua biasanya akan memberikan Hamauliateon atas anaknya yang telah tardidi. Besaran Hamauliateon tidak dipatok alias sepenuh hati.

Agar ada kenang-kenangan bagi bayi Anda, anda dapat menyewa tukang fotografer untuk dokumentasi tardidi sibuah hati Anda. Namun jika tidak perlu, anda juga dapat memotret dari HP saja itu sudah cukup. Nanti anda dapat berfoto bersama Pendeta yang telah membabtiskannya.

Sebelum hari pembaptisan, anda sebagai orang tua siapkan diri untuk menghafal hata Haporseaon. Karena nanti pas acaranya ada sesi dimana orang tua sama-sama mengucapkan hata Haporseaon. Kan malu nanti jika anda tidak hafal.

Siapkan baju putih untuk si kecil yang mau tardidi. Memang tidak ada kewajiban bagi Anak yang mau dibaptis memakai baju putih. Namun saya lihat lebih sering bayi yang dibaptis memakai baju putih dan sepatu putih.

Lalu apa syarat untuk baptis anak? Menurut peraturan HKBP yang pernah saya baca syarat untuk bisa ikut dibaptis/tardidi adalah anak berusia 0-12 tahun. Biasanya sih anak yang dibaptis itu masih kecil alias masih digendong.

Artikel Terbaru