Contoh Mandok Hata Tu Pengantin di Acara Pesta Pernikahan

Di acara pesta pernikahan (pamasu-masuon) sering kali kita lihat dan dengar ada orang yang memberikan ucapan atau dalam adat batak dikenal dengan mandok hata tu pengantin. Baik itu di Wisma, Gereja atau Gedung.

Sebelum atau pada saat mau memberi ulos atau kado kepada kedua mempelai terlebih dahulu mandok hata. Keluarga pihak paranak dan parboru, pihak tulang dan keluarga lain biasanya akan mandok hata kepada pengantin. Selain keluarga teman atau rekan kerja juga bisa mandok hata untuk memberikan ucapan kepada pengantin.

Namun seringkali mungkin masih ada yang belum paham kata-kata apa yang harus diucapkan ketika tiba saatnya kita mando hata.

Sebenarnya inti dari mandok hata kepada pengantin dalam acara pesta pernikahan adalah memberikan ucapan selamat atas pemberkatan pernikahan kedua mempelai.

Berikut ini saya berikan contoh mandok hata kepada pengantin. Disini saya sebagai abang dari mempelai perempuan (pihak dari hula-hula) saat akan memberikan kado saya akan mandok hata.

Secara umum contoh mandok hata ini bisa juga digunakan oleh pihak manapun, bisa dipakai oleh pihak keluarga laki-laki, pihak parboru, rekan kerja, tulang, saudara marpariban dan lain sebagainya.

Contoh Mandok Hata Kepada Pengantin dalam Bahasa Batak

Di ho Ito dohot laeku. Mauliate ma tutu tapasahat tu Debata  parasiroha i. Disiala dibagasan sadarion nunga dipasu-pasu Tuhan Debata hamu dibagas jorona.

On pe Ito, sai anggiat ma hamu gabe keluarga na berbahagia. Sai anggiat ma tutu hamu gabe keluarga sitiruon ditonga-tonga ni masyarakat, tarlumobi mai keluarga na sangap di jolo ni huria. Sai dapot hamu ma na uli na denggan di ngolumuna. Sai gabe ma hamu Maranak marboru. Panjang ma umurmuna sahat tu rodi saur matua.

Songoni ma hata sian au Abangmu. Butima.


Contoh Mandok Hata Kepada Pengantin dalam Bahasa Indonesia

Buat itoku dan juga Lae ku. Kita patut bersyukur kepada Tuhan, karena pada hari ini Tuhan telah memberkati kalian di dalam gereja yang kudus.

Sekarang kalian telah sah menjadi suami istri. Saya menyampaikan selamat berbahagia atas pemberkatan pernikahan kalian.

Semoga kalian kelak menjadi keluarga yang berbahagia. Kiranya Tuhan memberikan anak dan cucu kepada kalian. Semoga sehat dan panjang umur kalian hingga sampai akhir tua. Kiranya kalian menjadi satu keluarga yang bisa menjadi keluarga teladan dan yang takut akan Tuhan.

Demikianlah ucapan selamat atas pemberkatan pernikahan kalian. Semoga tuhan memberkati.

Itulah contoh mandok hata di acara pemberkatan pernikahan kepada pengantin. Sebaiknya mandok hata ini dibuat secara singkat biar acara pesta tidak sampai larut malam. Karena masih banyak pihak yang ingin memberi ucapan selamat. Inti dari mandok hata di acara pernikahan ini adalah agar kedua mempelai menjadi keluarga yang berbahagia sampai akhir maut memisahkan.