Titik Taut Primer Kasus PT Kmalam Electricity & Machinery dan PT Lsiang Plywood Industries

Para Pihak:

- P.T. Kmalam Electricity & Machinery Co. Pte. Ltd., merupakan Badan Hukum yang didirikan dan dibentuk berdasarkan hukum Singapura.

- P.T. Lsiang Plywood Industries, merupakan Badan Hukum yang didirikan dan dibentuk berdasarkan hukum Spanyol.

Kasus posisi:

- Pada Maret 2020 dibuatlah suatu perjanjian jual beli mesin dan spareparts antara Kemalam Electricity & Machinery Co. Pte. Ltd dengan P.T. Lsiang Plywood Industries

- Perjanjian di tandatangani di Barselona, Spanyol

- Disepakati pembayaran di lakukan dengan metode cicilan dan pembayaran cicilan dimulai setelah mesin-mesin diterima oleh P.T. Lsiang Plywood Industries

- Pada Januari 2021 P.T Kmalam Electricity & Machinery Co. Pte. Ltd. Mengirim pesanan dan diterima baik oleh P.T. Lsiang Plywood Industries

- Namun hingga Januari 202 P.T. Lsiang Plywood Industries tidak memenuhi kewajiban untuk membayar.

Berdasarkan kasus di atas Jawabalah pertanyaan di bawah ini

1. Tentukan titik taut primer dari kasus di atas

2. Hukum dari negara manakah yang digunakan untuk menyelesaikan kasus ini?

Jawaban:

Titik Taut Primer

Titik taut primer dalam Hukum Perdata Internasional merupakan faktor-faktor yang menciptakan hubungan perdata internasional serta menentukan apakah suatu peristiwa hukum memiliki unsur asing. Dalam kasus ini, unsur asing terlihat dari kewarganegaraan atau tempat kedudukan hukum para pihak yang berjanji. PT Kmalam Electricity & Machinery Co. Pte. Ltd. didirikan berdasarkan hukum Singapura, sedangkan PT Lsiang Plywood Industries didirikan berdasarkan hukum Spanyol. Adanya kewarganegaraan badan hukum yang berbeda dari kedua belah pihak ini menjadi faktor utama yang menimbulkan hubungan perdata internasional. Tempat penandatanganan perjanjian yang berlangsung di Barcelona, Spanyol, juga memperkuat keberadaan unsur asing tersebut. Kehadiran aspek-aspek internasional ini menjadikan sengketa jual beli mesin dan suku cadang tersebut memiliki titik taut primer yang jelas. Landasan ini didasarkan pada teori Hukum Perdata Internasional yang dikemukakan oleh Bayu Seto Hardjowahono (2013) dalam buku Dasar-Dasar Hukum Perdata Internasional, yang menyatakan bahwa perbedaan kewarganegaraan atau domisili subjek hukum merupakan indikator utama dari titik taut pembeda atau primer.

Hukum yang Digunakan untuk Menyelesaikan Kasus

Untuk menentukan hukum yang berlaku dalam menyelesaikan sengketa wanprestasi ini, pendekatan Hukum Perdata Internasional menerapkan asas kebebasan berkontrak (party autonomy) terlebih dahulu. Apabila para pihak tidak menentukan pilihan hukum dalam klausul perjanjian, penyelesaian sengketa merujuk pada asas-asas hukum perdata internasional tradisional. Dalam hukum perjanjian internasional, berlaku asas Lex Loci Contractus yaitu hukum dari tempat perjanjian dibuat, atau asas Lex Loci Solutionis yaitu hukum dari tempat pelaksanaan perjanjian. Penandatanganan kontrak dilakukan di Barcelona, Spanyol, sehingga hukum Spanyol memiliki keterikatan berdasarkan Lex Loci Contractus. Namun, pelaksanaan kewajiban utama berupa penyerahan barang dan tempat pembayaran berada di wilayah kedudukan pembeli.

Saya juga melihat adanya penerapan asas The Most Characteristic Prestation yang populer dalam Hukum Perdata Internasional modern. Asas ini menentukan bahwa hukum yang berlaku adalah hukum dari negara pihak yang melakukan prestasi paling khas. Dalam perjanjian jual beli, pihak penjual yaitu PT Kmalam Electricity & Machinery Co. Pte. Ltd. merupakan pihak yang memberikan prestasi khas berupa penyediaan dan pengiriman mesin beserta suku cadang. Oleh karena itu, hukum Singapura sebagai tempat kedudukan penjual dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah wanprestasi pembayaran ini. Pendekatan ini sejalan dengan pandangan Sudargo Gautama (1998) dalam buku Hukum Perdata Internasional Indonesia, yang menjelaskan bahwa asas prestasi yang paling khas menjadi tolok ukur utama menentukan hukum yang berlaku ketika pilihan hukum tidak dicantumkan secara tegas oleh para pihak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komponen Pokok Manajemen Strategik Pearce dan Robinson pada PT Matahari Department Store

Dampak Perubahan Lingkungan Organisasi Terhadap Keberhasilan Organisasi

Mazhab Manajemen Strategik yang Relevan Bagi PT Matahari Department Store