Download Kepmenkes Juknis Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026

Berikut link Download Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/84/2026 Tentang Petunjuk Teknis Cek Kesehatan Gratis:


Sasaran CKG meliputi:
a.  bayi baru lahir (usia 2 hari); 
b.  balita dan anak prasekolah (usia 1 tahun sampai dengan usia 6 tahun); 
c.  anak usia sekolah dan remaja (usia 7 tahun sampai dengan usia 17 tahun);  
d.  dewasa (usia 18 tahun sampai dengan usia 59 tahun); dan 
e.  lanjut usia (usia 60 tahun ke atas).

Waktu pelaksanaan: 
1.  CKG bagi bayi baru lahir dilaksanakan pada usia bayi dua hari (>24 jam) untuk memastikan spesimen yang diambil memiliki arti klinis.
2.  CKG bagi kelompok  balita dan anak prasekolah (usia 1-6 tahun), dewasa dan lansia dilaksanakan setahun sekali dengan jadwal yang dapat ditentukan oleh peserta dan/atau pihak terkait.

Jenis pemeriksaan pada bayi baru lahir meliputi: 
a.  Kekurangan Hormon Tiroid sejak Lahir; 
b.  Kekurangan enzim pelindung sel darah merah (G6PD); 
c.  Kekurangan hormon adrenal sejak lahir; 
d.  Penyakit jantung bawaan (PJB) kritis; 
e.  Bayi kuning; 
f.  Berat lahir; dan 
g.  Status imunisasi hepatitis B (HB0).

Jenis pemeriksaan pada balita dan anak prasekolah meliputi: 
a.  Pertumbuhan;   
b.  Perkembangan; 
c.  Tuberkulosis; 
d.  Telinga; 
e.  Mata; 
f.  Gigi; 
g.  Gula darah (mulai usia 2 tahun); 
h.  Anemia dan Talasemia (usia 2 tahun); 
i.  Kusta, Skabies, Frambusia; dan 
j.  Status imunisasi balita.

Jenis pemeriksaan pada dewasa meliputi: 
a.  Kardiovaskular: 
1)  Merokok; 
2)  Tingkat aktivitas fisik; 
3)  Status gizi; 
4)  Tekanan darah; 
5)  Gula darah; 
6)  Risiko stroke (mulai usia 40 tahun pada penyandang 
hipertensi dan/atau DM); 
7)  Penyakit Jantung (mulai usia 40 tahun pada penyandang hipertensi dan/atau DM); dan 
8)  Penyakit Ginjal  (mulai usia 40 tahun pada penyandang hipertensi dan/atau DM),

b.  Paru: 
1)  Tuberkulosis; dan 
2)  Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) (mulai usia 40 
tahun), 
c.  Kanker: 
1)  Kanker payudara (pada perempuan mulai usia 30 tahun); 
2)  Kanker leher rahim (pada perempuan mulai usia 30 tahun 
yang telah menikah atau pernah melakukan hubungan 
seksual);  
3)  Kanker paru (mulai usia 45 tahun); dan 
4)  Kanker usus (mulai usia 45 tahun),

d.  Fungsi Indera: 
1)  Mata; dan 
2)  Telinga, 
e.  Gigi dan Mulut; 
f.  Kesehatan Jiwa; 
g.  Hati: 
1)  Hepatitis B;  
2)  Hepatitis C; dan 
3)  Fibrosis/sirosis hati (pada penyandang Hepatitis B dan/atau 
Hepatitis C dan/atau usia >40 tahun dengan DM dan/atau 
Obesitas Sentral dan/atau Dislipidemia); 
h.  Calon Pengantin: 
1)  Sifilis; 
2)  HIV; 
3)  Anemia (hanya pada perempuan); dan 
4)  Status Imunisasi T (hanya pada perempuan), 
i.  Kulit: 
1)  Kusta;  
2)  Skabies; dan 
3)  Frambusia (pada daerah endemis). 

Komentar