Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 197 Sampai 201 Materi Hakikat Mencintai Allah Swt
Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X, Ahmad Taufik dan Nurwastuti Setyowati (2021), berikut adalah soal dan kunci jawaban PAI kelas 10 halaman 197 sampai 201, Kurikulum Merdeka, Bab 7 Hakikat Mencintai Allah Swt., Khauf, Raja’, dan Tawakal Kepada-Nya:
A. Pilihan Ganda
1. Ketika cinta seseorang kepada Allah Swt. mengakar kuat dalam jiwanya, maka akan berpengaruh terhadap seluruh kehidupannya sebagai berikut, kecuali...
a. mengikuti jalan pikiran orang lain
b. menjauhi perbuatan tercela
c. berkata jujur kepada semua orang
d. mengutamakan kepentingan agama
e. melaksanakan sunah-sunah nabi
2. Perhatikan narasi berikut ini!
Rasulullah Saw. telah menyalakan api cinta pada hati para sahabatnya hingga mereka lebih mencintai Allah Swt. daripada diri sendiri dan keluarganya. Para sahabat Nabi Saw. rela mengorbankan jiwa demi cintanya kepada Allah Swt. Cinta kepada Allah-lah yang menjadikan para sahabat meninggalkan kenikmatan duniawi demi meraih kebahagiaan di akhirat.
Berdasarkan narasi di atas, hikmah yang dapat diambil adalah...
a. cinta menyebabkan seseorang menjadi pelupa
b. cinta kepada Allah Swt. melebihi cinta pada duniawi
c. diri sendiri tak memiliki kuasa dalam urusan cinta
d. Allah Swt. menciptakan cinta agar manusia sengsara
e. manusia bisa bahagia tanpa rasa cinta
3. Kadar cinta kepada Allah Swt. harus terus ditingkatkan. Salah satu cara meningkatkan cinta kepada Allah Swt. adalah dengan senantiasa membersihkan hati. Amalan berikut ini dapat membersihkan hati, kecuali...
a. membiasakan diri membaca istigfar
b. bertaubat kepada Allah Swt.
c. mengulangi perbuatan maksiat diikuti rasa takut
d. berbuat kebajikan di berbagai kesempatan
e. mengingat kematian
4. Perhatikan narasi berikut ini!
Takut kepada Allah Swt. merupakan bukti seorang hamba mengenal-Nya. Rasa takut tersebut akan makin bertambah seiring bertambahnya pengetahuan hamba terhadap Rabb-nya.
Berdasarkan narasi tersebut, berikut ini penerapan sifat takut kepada Allah Swt. adalah...
a. mengabaikan semua aturan yang berlaku di masyarakat
b. membatasi diri untuk bertemu dengan orang lain
c. memperbanyak teman di dunia maya melalui akun media sosial
d. bertindak sesuai norma agama, negara, dan masyarakat
e. menyesuaikan diri dengan peradaban di dunia barat
5. Perhatikan narasi berikut ini!
Seseorang yang takut kepada Allah Swt. berusaha menghindari api neraka dengan amal-amal saleh. Rasulullah Saw. pernah bersabda.
عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ النَّبِيَّ ﷺ يَقُوْلُ : اِتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ . (متفق عليه)
Makna yang terkandung dalam hadis tersebut adalah...
a. istigfar akan menghapus dosa seseorang
b. mendahulukan kepentingan Allah Swt. dan rasul-Nya
c. melakukan amal dengan bersungguh-sungguh
d. membantu fakir miskin dan kaum duafa
e. sedekah dapat menghindarkan diri dari api neraka
6. Perhatikan narasi berikut ini!
Seseorang yang takut kepada Allah Swt. terjaga lisannya dari ucapan kasar yang menyakitkan lawan bicara. Ia akan berhati-hati dalam bertutur kata, dan memastikan perkataannya mengandung nilai manfaat.
Berikut ini yang bukan merupakan dampak negatif berkata kasar kepada orang lain adalah...
a. memicu perpecahan di antara sesama
b. terganggunya hubungan silaturahmi
c. terjadinya konflik sosial
d. tidak mendapat dukungan dari orang lain
e. meningkatkan popularitas
7. Raja' berarti berharap memperoleh rahmat dan karunia Allah Swt. Sifat raja' harus dibarengi dengan amal-amal saleh, dan hal ini dikarenakan...
a. setiap amal akan mendapatkan pahala dari Allah Swt. dengan balasan berlipat ganda
b. Allah Swt. tidak akan menerima amal seseorang jika tidak ada sifat raja' dalam hatinya
c. berharap kepada Allah Swt. hanya bisa terwujud jika mendapatkan kesempatan yang baik
d. berharap kepada Allah Swt. tanpa diikuti dengan amal, maka ia hanya berangan-angan belaka
e. amal saleh merupakan bekal untuk menjalani kehidupan hakiki di akhirat kelak
8. Ketika seseorang memiliki sifat raja', maka ia akan bersemangat menggapai rahmat Allah Swt. Meskipun bergelimang dosa, ia tetap optimis mendapat ampunan Allah Swt. Agar seseorang diampuni oleh Allah Swt., maka yang harus dilakukan adalah...
a. meratapi dosa-dosanya
b. menyebut kesalahannya berulang kali
c. taubat nasuha
d. menyesali kebodohannya
e. berdiam diri beberapa hari
9. Seseorang yang bertawakal adalah seseorang yang mewakilkan atau menyerahkan hasil usahanya kepada Allah Swt. Sifat ini merupakan bentuk kepasrahan kepada-Nya sebagai Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Berikut ini contoh penerapan tawakal yang paling tepat adalah...
a. Rumi memarkir sepeda tanpa menguncinya karena yakin keadaan aman.
b. Karena sakit, Andika meminum obat agar diberi kesembuhan oleh Allah Swt.
c. Saat ingin membeli baju, Yunika butuh waktu cukup lama untuk memilihnya.
d. Rudi bersegera berbuat kebajikan karena takut terkena azab Allah Swt.
e. Dafiq menyisihkan sebagian uang sakunya untuk disedekahkan.
10. Banyak manfaat yang diperoleh dari sikap tawakal, seperti yang tercantum dalam QS. At Talaq/65: 3 berikut ini.
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Berdasarkan ayat tersebut, manfaat sikap tawakal adalah...
a. mendapatkan jaminan tercukupinya semua kebutuhan hidupnya
b. mendapat prioritas masuk surga
c. pikiran dan hati menjadi lebih terbuka menerima kritikan
d. meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus
e. meluaskan jaringan silaturahmi
Kunci jawaban:
1. A
2. B
3. C
4. D
5. E
6. E
7. D
8. C
9. B
10. A
B. Essay
1. Akidah dan perilaku memiliki hubungan yang saling terkait satu sama lain. Perilaku manusia merupakan cerminan dari akidah dan keimanannya. Oleh karena itu, akidah dan keimanan harus tertanam dalam diri seseorang sejak dini. Bagaimana cara menanamkan akidah dalam diri seseorang sejak usia dini?
2. Cinta seseorang kepada Allah tumbuh dari pengaruh akal dan jiwa yang kuat akibat berpikir mendalam terhadap kekuasaan-Nya di langit dan bumi. Cinta ini akan semakin menggelora dengan merenungkan ayat-ayat Al-Qur'an dan membiasakan diri berzikir dengan nama dan sifat-sifat Allah Swt. Mengapa seorang hamba harus memiliki rasa cinta kepada Allah Swt.?
3. Seseorang yang cinta kepada Allah Swt. memiliki tanda-tanda tertentu, di antaranya terungkap dalam Q.S. Ali Imran/3: 31 berikut ini
قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰه Bra وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Jelaskan tanda-tanda cinta kepada Allah Swt. sesuai kandungan ayat tersebut!
4. Rasa takut merupakan sifat orang bertaqwa, sekaligus merupakan bukti iman kepada Allah Swt. Rasa takut ini akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya pengetahuan tentang Rabb-nya. Sebutkan macam-macam rasa takut menurut Imam al-Ghazali!
5. Ketika seseorang memiliki sifat raja' maka ia akan bersemangat untuk menggapai rahmat Allah Swt. yang Maha Pengampun, Maha Pengasih dan Penyayang. Meskipun bergelimangan dosa, rasa optimis mendapat ampunan Allah Swt. tetap ada dalam hatinya. Namun perlu diingat bahwa sifat raja' ini harus bersanding dengan sifat khauf. Jelaskan dampak positif bersandingnya sifat khauf dan raja' dalam diri seseorang!
Kunci Jawaban:
1. Cara efektif menanamkan akidah pada anak sejak dini adalah melalui pembiasaan kalimat-kalimat tayyibah, mengenalkan kebesaran Allah Swt. lewat ciptaan-Nya, serta memberikan keteladanan nyata dalam beribadah. Selain itu, orang tua dapat membimbing anak untuk mencintai Rasulullah Saw. dan Al-Qur'an agar fondasi keimanannya kokoh sebelum ia beranjak dewasa.
2. Rasa cinta kepada Allah Swt. sangat penting karena ia merupakan sumber kebahagiaan sejati dan penggerak utama dalam melaksanakan ketaatan. Dengan mencintai-Nya, seorang hamba akan lebih mudah menjauhi kemaksiatan, merasa tenang dalam menghadapi ujian, dan memperoleh ridha serta ampunan-Nya.
3. Sesuai kandungan ayat Q.S. Ali Imran/3: 31tersebut, tanda-tanda utama seseorang mencintai Allah Swt. adalah:
- Mengikuti (Ittiba') ajaran Nabi Muhammad Saw. dengan sungguh-sungguh.
- Menjadikan syariat yang dibawa Rasulullah sebagai pedoman dalam setiap perilaku dan keputusan hidup.
- Mendapatkan balasan berupa cinta dari Allah Swt. dan pengampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.
4. Menurut Imam al-Ghazali, rasa takut (khauf) dikelompokkan menjadi beberapa macam, yaitu:
- Takut kepada siksa Allah Swt. di dunia maupun di akhirat.
- Takut kehilangan kesempatan untuk beramal saleh atau takut suul khatimah (akhir yang buruk).
- Takut akan terhalang dari melihat Allah Swt. (Ma’rifatullah) karena dosa-dosa yang diperbuat.
- Takut akan keadilan Allah Swt. dalam menghisab setiap amal perbuatan manusia.
5. Dampak positif bersandingnya sifat khauf dan raja' dalam diri seseorang:
- Menghindarkan seseorang dari rasa putus asa terhadap rahmat Allah (karena adanya raja’) sekaligus mencegah sikap meremehkan dosa (karena adanya khauf).
- Seseorang akan beribadah dengan penuh harap akan pahala namun tetap waspada dan rendah hati karena takut amalnya tidak diterima.
- Membuat seorang hamba tetap optimis di tengah ujian berat tanpa kehilangan kontrol diri untuk tetap berada di jalan yang diridhai-Nya.
Komentar
Posting Komentar