KB Suntik 3 Bulan Tapi Tidak Haid, Hanya Muncul Flek

Halo dok, saya Vany.

Saya ingin bertanya mengenai KB suntik 3 bulan. Selama ini saya tidak mengalami haid sama sekali, hanya muncul flek menjelang jadwal suntik kembali. Saat ini anak saya hampir berusia 4 tahun. Menurut pendapat dokter, apakah sebaiknya saya tetap melanjutkan KB 3 bulan meski tidak haid, atau sebaiknya saya berganti metode KB?

Halo Bu Vany, senang sekali bisa berdiskusi dengan Ibu hari ini. Saya mengerti kekhawatiran Ibu mengenai kondisi tidak haid selama menggunakan KB suntik 3 bulan ini. Sebenarnya, apa yang Ibu alami itu adalah hal yang sangat wajar dan umum terjadi pada pengguna kontrasepsi hormonal jenis suntikan 3 bulan. Kandungan hormon progestogen di dalamnya memang bekerja dengan cara menipiskan lapisan dinding rahim, sehingga sering kali tidak ada darah yang luruh sebagai menstruasi. Jadi, Ibu tidak perlu merasa ada darah kotor yang "tertimbun" di dalam tubuh, karena memang lapisannya tidak terbentuk tebal seperti biasanya.

Mengenai flek yang muncul menjelang jadwal suntik kembali, itu biasanya merupakan tanda bahwa kadar hormon dalam tubuh sudah mulai menurun dan rahim memberikan sedikit respons. Kondisi ini bukan hal yang membahayakan kesehatan Ibu secara jangka panjang. Namun, karena anak Ibu sekarang sudah hampir berusia 4 tahun dan mungkin Ibu sudah cukup lama menggunakan metode ini, ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan jika ingin melanjutkan.

Penggunaan KB suntik hormonal dalam jangka waktu yang sangat lama, misalnya lebih dari dua atau tiga tahun berturut-turut, terkadang dapat memengaruhi kepadatan tulang. Selain itu, jika Ibu memiliki rencana untuk menambah momongan dalam waktu dekat, perlu diingat bahwa KB suntik 3 bulan membutuhkan waktu yang relatif lebih lama agar tingkat kesuburan Ibu kembali normal setelah berhenti suntik, biasanya sekitar beberapa bulan hingga satu tahun.

Jika Ibu merasa nyaman, tidak ada keluhan pusing yang hebat, atau kenaikan berat badan yang mengganggu, sebenarnya sah-sah saja untuk melanjutkan. Tapi, jika Ibu merasa ingin siklus menstruasi kembali normal atau merasa lebih tenang jika setiap bulan ada haid yang keluar, kita bisa mempertimbangkan untuk beralih ke metode lain. Pilihan seperti IUD atau spiral non-hormonal bisa menjadi alternatif yang sangat bagus karena tidak mengganggu siklus alami tubuh Ibu dan perlindungannya sangat panjang.

Jadi, keputusan ini sangat bergantung pada kenyamanan pribadi Ibu dan rencana keluarga ke depannya. Selama Ibu rutin melakukan kontrol dan merasa sehat secara fisik, pilihan untuk tetap di KB suntik 3 bulan atau pindah ke metode lain sama-sama amannya. Kalau boleh saya tahu, apakah selama ini ada keluhan lain yang Ibu rasakan selain tidak haid, seperti perubahan suasana hati atau sering pusing?

Komentar