Biaya Kuliah STIKES Malahayati Medan 2026

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Malahayati Medan adalah Stikes di Medan yang berdiri 4 Oktober 2023 dengan No SK Pendirian 791/E/O/2023.

Sebelumnya, STIKes Malahayati Medan berbentuk akademi keperawatan Malahayati Medan.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Malahayati Medan (STIKes Malahayati Medan) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Medan yang didirikan pada tahun 1993 sebagai hasil perubahan bentuk/konversi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Malahayati Medan dengan kampus utamanya terletak di kota Medan, Sumatera Utara.

Sejarah STIKes Malahayati Medan dimulai dengan didirikannya Yayasan Rumah Sakit Islam Malahayati pada tanggal 10 Mei 1973 sesuai dengan AKTE Notaris Kusmulyanto Ongko No, 47 tahun 1973.

Para pendiri Yayasan Rumah Sakit Islam Malahayati Medan (YRSIM Medan) saat itu berjumlah 18 (delapan belas) orang yaitu: H. Buchari Kasim, H. Hasballah Hadji, T. Sjamsul Bahri, SH, Dr.H.T.M. Hasan Orbit, Dr. Mangasa Siregar, H. Samaun Gaharu, Drs. Abdah, Dr.T.Renardi Haroen, M.Rais, SH, T.H. Abdullah Hasan, Ir.T.Abdul Rachman, Dr. Djaffar Siddik, dr. Tjut Irawati Paiz, H. Mustafa Sulaiman, Ny. Khairuni Hanafiah, Arifin Husin, dan Abubakar Jusuf.

Malahayati merupakan nama seorang pahlawan wanita Aceh, yang berasal dari bahasa Arab yaitu Maal yang berarti harta dan Hayaati yang berarti hidup.

Jadi Malahayati adalah Kekayaan Hidup yaitu Kesehatan. Selama lebih kurang 2 tahun setelah berdirinya Yayasan RS Malahayati, pembangunan RSI Malahayati Medan dimulai dengan bantuan masyarakat Aceh melalui Aceh Sepakat dan Kerukunan Aceh.

Kerja keras, pikiran dan tenaga, gotong royong, dan swadaya masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Tepatnya 14 Agustus 1975, bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1395 H, RS Malahayati diresmikan oleh Gubsu H. Marah Halim Harahap. Pada awalnya RS memanfaatkan gedung kerukunan aceh, namun perlahan tapi pasti, RS Malahayati sebagai karya monumental masyarakat Aceh di Medan terus menampakkan eksistensinya.

Pada tahun 1983 Kebutuhan akan tenaga perawat akhirnya membawa YRSIM Medan untuk mendirikan sebuah sekolah perawat kesehatan. Penyelenggaraan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Malahayati Medan berlangsung sejak tahun 1983-1999 dengan program studi SPK, Program Bidan 1 tahun, dan juga Program Diploma 3 Keperawatan.

Tahun 1993, SPK Malahayati Medan konversi menjadi Akademi Keperawatan (AKPER) Malahayati Medan. Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.00.06.1.1.2245 Tanggal 26 Juni 1993.

AKPER Malahayati Medan lahir menggantikan SPK Malahayati Medan. Namun demikian, program SPK dan Bidan masih diberi kesempatan untuk berjalan sampai dengan tahun 1999. Setelah tahun 1999, AKPER Malahayati Medan tidak lagi menerima siswa baru untuk program SPK dan Bidan dan hanya  memiliki satu program studi yaitu D3 Keperawatan.

Tahun 2023, AKPER Malahayati Medan berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Malahayati Medan. Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia tanggal 4 Oktober 2023.

STIKes Malahayati Medan lahir menggantikan AKPER Malahayati Medan. STIKes Malahayati Medan menyelenggarakan Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga dan Administrasi Kesehatan Program Sarjana. Tepat tanggal 4 Oktober 2023, sesuai dengan SK Kemedikbudristek No. 791/E/O/2023 maka AKPER Malahayati Medan berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Malahayati Medan dengan penambahan 1 (satu) program studi Sarjana Adminsitrasi Kesehatan.

Dengan demikian, saat ini STIKes Malahayati Medan mengelola 2 program studi yaitu D3 Keperawatan dan S1 Administrasi Kesehatan.

Sebagai bagian dari proses penjaminan mutu pendidikan, STIKes Malahayati Medan Malahayati Medan telah melaksanakan Akreditasi sebanyak 5 (lima) kali sejak tahun 1993-2019. Akreditasi yang pertama dilakukan oleh Badan PPSDM Depkes RI pada tahun 2000 dengan perolehan predikat akreditasi B (Baik). Sesuai dengan keputusan kepala pusat diknakes No. HK.00.06.2.4.03345 tanggal 30 Oktober 2000.

Berdasarkan   surat   keputusan Kemendiknas No. 258/D/O/2008 tahun 2008, AKPER Malahayati Medan beralih pembinaan dari Kementerian Kesehatan kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional Dikti.

Setelah masa 2 tahun dari SK Alih Bina yang diterima dari Kemendiknas, AKPER Malahayati Medan melaksanakan Akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan memperoleh peringkat Akreditasi C sesuai dengan keputusan BAN-PT No.029/BAN-PT Ak-XII/Dpl-11/XII/2012.

Tahun 2017, dalam upaya menjaga mutu pendidikan PS Diploma Tiga Keperawatan kembali mengajukan akreditasi kepada Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAMPTKes). Berdasarkan Surat Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAMPT-Kes) No. 0284/LAM-PT Kes/Akr/Dip/V/2018 Tanggal 5 Mei 2018, Prodi D3 Keperawatan AKPER Malahayati Medan mendapatkan peringkat Akreditasi B. Perolehan peringkat akreditasi ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkomitmen dalam melaksanakan penjaminan mutu pendidikan dan persiapan maksimal untuk melaksanakan akreditasi perguruan tinggi.

Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) bagi AKPER Malahayati Medan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) dilaksanakan dengan Borang Akreditasi 7 Standar versi 3.0. Sesuai dengan Surat Keputusan BAN-PT No. 358/SK/BAN-PT/AKPER/PT/V/2019 tanggal 28 Mei 2019 AKPER Malahayati Medan dinyatakan sebagai Perguruan Tinggi yang terakreditasi B.

Tahun 2023, dalam upaya menjaga mutu pendidikan PS Diploma Tiga kembali mengajukan akreditasi kepada Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Berdasarkan Surat Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) Tanggal 9 Juni 2023, Prodi Diploma Tiga Keperawatan mendapatkan peringkat akreditasi Baik Sekali.

Biaya kuliah STIKes Malahayati Medan 2026 dapat dilihat di website pmb stikesmalahayatimedan atau bisa juga dilihat dibrosur penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Silahkan download biaya kuliahnya:

- S1 Administrasi Kesehatan

- D3 Keperawatan

Komentar