Soal Ulangan Harian Materi Q.S. al-Maidah/5: 48 PAI Kelas 10 SMA SMK

Berikut contoh soal ulangan harian materi Menterjemahkan Ayat Q.S. al-Maidah/5: 48, Asbabun Nuzul Q.S. al-Maidah/5: 48 dan Menelaah Tafsir Q.S. al-Maidah/5: 48, Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMA/SMK Kelas X.

I. Soal Pilihan Ganda

1. Q.S. al-Maidah/5: 48 menjelaskan bahwa Al-Qur'an diturunkan sebagai 'muhaimin' terhadap kitab-kitab sebelumnya. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang paling tepat menjelaskan makna 'muhaimin'?
A. Al-Qur'an berfungsi sebagai pengganti total yang menghapuskan semua ajaran kitab terdahulu.
B. Al-Qur'an menjadi tolok ukur kebenaran dan penjaga ajaran universal yang ada dalam kitab-kitab sebelumnya.
C. Al-Qur'an hanya berfungsi sebagai pendukung narasi sejarah yang terdapat dalam Taurat, Zabur, dan Injil.
D. Al-Qur'an memiliki otoritas untuk membatalkan seluruh isi kitab-kitab suci yang telah ada sebelum Islam.
E. Al-Qur'an merupakan ringkasan dari ajaran-ajaran pokok yang terdapat dalam kitab-kitab sebelumnya.

Kunci Jawaban: B

2. Dalam Q.S. al-Maidah/5: 48, Allah Swt. menyatakan bahwa Dia bisa saja menjadikan seluruh umat manusia sebagai satu umat saja. Namun, hal itu tidak dikehendaki. Apa tujuan utama dari keragaman syariat dan umat menurut ayat ini?
A. Untuk membuktikan superioritas syariat Nabi Muhammad Saw. di atas syariat lainnya.
B. Sebagai cara Allah Swt. untuk menguji kesetiaan dan ketaatan manusia terhadap karunia yang diberikan-Nya.
C. Agar setiap umat dapat berlomba-lomba menunjukkan keunggulan syariat mereka masing-masing.
D. Untuk memudahkan manusia dalam memilih syariat yang paling sesuai dengan budaya dan kondisi mereka.
E. Agar tercipta perbedaan yang memungkinkan manusia saling mengenali dan menghormati satu sama lain.

Kunci Jawaban: B

3. Perintah 'fastabiqul khairat' yang termuat dalam Q.S. al-Maidah/5: 48 menekankan pentingnya suatu sikap dan tindakan. Manakah dari contoh berikut yang paling mencerminkan makna dari perintah tersebut?
A. Seseorang yang tekun beribadah secara individu dan tidak ingin dilihat orang lain.
B. Sebuah komunitas yang bergotong-royong membangun masjid dengan menyaingi komunitas lain.
C. Seorang siswa yang berpacu dengan temannya untuk meraih peringkat terbaik di kelasnya agar mendapat pujian.
D. Seseorang yang bergegas membantu tetangganya yang kesulitan tanpa menunda-nunda, meskipun ada urusan lain yang harus dikerjakan.
E. Para donatur yang berlomba-lomba memberikan sumbangan terbesar untuk acara amal demi prestise.

Kunci Jawaban: D

4. Salah satu fungsi Al-Qur'an sebagai 'muhaimin' adalah memelihara dan mengukuhkan prinsip ajaran Ilahi yang bersifat universal. Prinsip universal yang dimaksud adalah...
A. Syariat yang sama persis untuk semua umat tanpa terkecuali sejak zaman Nabi Adam hingga Nabi Muhammad.
B. Aturan-aturan hukum yang hanya berlaku bagi umat Islam di seluruh dunia, tidak untuk yang lain.
C. Ajaran-ajaran pokok seperti tauhid, keadilan, dan kasih sayang yang berlaku untuk seluruh umat manusia sepanjang masa.
D. Kumpulan hukum-hukum ritual yang dijelaskan secara rinci dan tidak berubah dari zaman ke zaman.
E. Kebenaran historis mengenai kisah para nabi yang termuat dalam kitab-kitab sebelumnya.

Kunci Jawaban: C

5. Hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah r.a. menjelaskan tentang bahaya 'fitnah' yang menyerupai malam gelap gulita. Apa makna 'fitnah' dalam hadis tersebut?
A. Ujian dan cobaan yang membuat seseorang mudah kehilangan iman, bahkan dalam waktu singkat.
B. Perdebatan dan perselisihan yang terjadi di kalangan umat beragama.
C. Perang dan konflik yang menyebabkan hilangnya nyawa dan harta benda.
D. Kekacauan sosial yang terjadi karena perbedaan pendapat dalam urusan dunia.
E. Hukuman dan azab yang diturunkan oleh Allah Swt. kepada kaum yang ingkar.

Kunci Jawaban: A

6. Mengapa umat Islam diperintahkan untuk bersegera dalam berbuat kebaikan dan menghindari perdebatan yang sia-sia?
A. Karena perdebatan hanya menimbulkan permusuhan dan perpecahan di antara umat beriman.
B. Karena berbuat baik merupakan satu-satunya cara untuk mendapatkan ampunan dari Allah Swt.
C. Karena waktu hidup di dunia sangat terbatas dan tidak ada yang tahu kapan ajalnya akan tiba.
D. Agar umat Islam bisa menjadi contoh dan teladan bagi umat-umat lainnya.
E. Untuk membuktikan kepada Allah Swt. bahwa umat Islam adalah umat yang paling taat.

Kunci Jawaban: C

7. Menurut tafsir Q.S. al-Maidah/5: 48, pada akhirnya semua manusia akan kembali kepada Allah Swt. untuk diberitahukan tentang apa yang dahulu mereka perselisihkan. Apa hal pokok yang diperselisihkan tersebut?
A. Tata cara ibadah yang berbeda-beda di antara umat.
B. Penentuan waktu dan tempat salat yang ideal bagi setiap umat.
C. Keabsahan kitab suci yang berbeda-beda di antara umat beragama.
D. Masalah-masalah kecil dalam hukum syariat sehari-hari.
E. Kehidupan akhirat, termasuk adanya surga dan neraka.

Kunci Jawaban: E

8. Seseorang yang pada pagi hari beriman, tetapi pada sore hari menjadi kafir, seperti yang digambarkan dalam hadis, mencerminkan kondisi yang sangat rentan. Apa penyebab utama dari perubahan drastis tersebut?
A. Ia tidak mampu menahan godaan hawa nafsu dan kesenangan duniawi.
B. Ia telah menjual keyakinannya demi sedikit keuntungan atau kenikmatan dunia.
C. Ia tidak memiliki guru spiritual yang membimbingnya dengan benar.
D. Ia terlalu banyak berdebat tentang hal-hal yang tidak penting.
E. Ia merasa lelah dengan ajaran-ajaran agama yang terlalu berat.

Kunci Jawaban: B

9. Q.S. al-Maidah/5: 48 juga menyebutkan bahwa setiap umat memiliki 'aturan dan jalan yang terang' (syariat dan manhaj). Apa perbedaan antara 'syariat' dan 'manhaj'?
A. Syariat adalah hukum-hukum formal, sedangkan manhaj adalah etika moral.
B. Syariat adalah prinsip-prinsip universal, sedangkan manhaj adalah aturan-aturan rinci.
C. Syariat adalah aturan praktis dalam beragama, sedangkan manhaj adalah jalan yang harus dilalui untuk menjalankan aturan tersebut.
D. Syariat hanya untuk umat-umat terdahulu, sedangkan manhaj hanya untuk umat Nabi Muhammad Saw.
E. Syariat adalah ajaran yang diberikan kepada nabi, sedangkan manhaj adalah ajaran yang disampaikan oleh para rasul.

Kunci Jawaban: C

10. Mengapa Allah Swt. memerintahkan Nabi Muhammad Saw. untuk memutuskan perkara ahli kitab berdasarkan apa yang diturunkan Allah dan tidak mengikuti keinginan mereka?
A. Karena keputusan Allah Swt. adalah satu-satunya yang adil dan benar, tidak bisa digantikan oleh keinginan manusia.
B. Karena keinginan ahli kitab pasti bertentangan dengan ajaran Islam.
C. Agar tidak terjadi perselisihan antara Nabi Muhammad Saw. dengan ahli kitab.
D. Karena Nabi Muhammad Saw. sudah diberi petunjuk khusus untuk kasus tersebut.
E. Karena ahli kitab tidak memiliki otoritas untuk memutuskan perkara mereka sendiri.

Kunci Jawaban: A

11. Menerapkan perintah 'berlomba-lombalah berbuat kebajikan' tidak hanya berlaku dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam aspek kehidupan lain. Manakah dari contoh berikut yang paling tepat menggambarkan implementasi 'fastabiqul khairat' dalam konteks sosial?
A. Organisasi amal yang mengadakan kompetisi untuk melihat siapa yang paling banyak mengumpulkan donasi.
B. Seorang pengusaha yang memberikan sumbangan besar untuk panti asuhan setelah melihat pesaingnya melakukan hal serupa.
C. Para tetangga yang berlomba-lomba membersihkan lingkungan, bukan karena diperintah, melainkan karena ingin menjadi yang paling cepat dan bersih.
D. Mahasiswa yang saling berbagi catatan dan sumber belajar untuk membantu teman-temannya meraih nilai yang baik.
E. Tim relawan yang bekerja sama untuk membangun jembatan di desa terpencil.

Kunci Jawaban: C

12. Berdasarkan tafsir yang diberikan, Q.S. al-Maidah/5: 48 mengandung pesan bahwa agama Islam telah sempurna. Pesan ini juga diperkuat oleh ayat lain, yaitu Q.S. al-Maidah/5: 3. Implikasi dari kesempurnaan agama Islam ini adalah…
A. Umat Islam tidak perlu lagi belajar dari ajaran agama lain karena Islam sudah mencakup segalanya.
B. Tidak ada lagi alasan bagi umat Islam untuk mengambil ajaran dari luar Islam atau menukar sebagian ajarannya.
C. Semua hukum syariat dalam Islam tidak akan pernah bisa diubah atau disesuaikan dengan perkembangan zaman.
D. Tugas dakwah umat Islam telah selesai karena ajaran telah sempurna dan tersampaikan.
E. Umat Islam diperbolehkan untuk menciptakan syariat baru asalkan tidak bertentangan dengan Al-Qur'an.

Kunci Jawaban: B

13. Salah satu makna Al-Qur'an sebagai 'muhaimin' adalah menjadi 'saksi atas kebenaran kandungan kitab-kitab terdahulu'. Apa yang dimaksud dengan "kebenaran kandungan" tersebut?
A. Validitas hukum-hukum yang tidak berubah sejak zaman Nabi Musa.
B. Prinsip-prinsip fundamental seperti keesaan Tuhan dan ajaran moral yang bersifat universal.
C. Cerita-cerita sejarah dan narasi tentang para nabi yang tidak ada dalam Al-Qur'an.
D. Semua detail syariat yang terdapat dalam Taurat dan Injil.
E. Ramalan-ramalan tentang masa depan yang termuat dalam kitab-kitab tersebut.

Kunci Jawaban: B

14. Asbabun nuzul (sebab turunnya) Q.S. al-Maidah/5: 48 dikaitkan dengan peristiwa ahli kitab yang meminta keputusan kepada Nabi Saw. Mengapa peristiwa ini penting untuk memahami ayat tersebut?
A. Karena peristiwa ini menunjukkan bahwa ahli kitab tidak memiliki syariat yang jelas.
B. Karena peristiwa ini menjadi latar belakang mengapa Allah Swt. menegaskan otoritas Al-Qur'an sebagai pemutus perkara.
C. Karena hal ini membuktikan bahwa umat Nabi Muhammad Saw. adalah yang terbaik di antara semua umat.
D. Karena peristiwa ini menjadi alasan mengapa Nabi Saw. diberi pilihan untuk menggunakan syariat mereka.
E. Karena peristiwa ini menjadi contoh bagaimana seharusnya berinteraksi dengan non-muslim.

Kunci Jawaban: B

15. Al-Qur'an berfungsi sebagai tolok ukur kebenaran. Manakah dari pernyataan berikut yang paling mencerminkan fungsi ini?
A. Mengukur tingkat keimanan seseorang berdasarkan seberapa banyak ia membaca Al-Qur'an.
B. Menjadi standar untuk mengoreksi dan memverifikasi kebenaran informasi yang diklaim berasal dari kitab-kitab suci terdahulu.
C. Digunakan sebagai alat untuk memecahkan perselisihan hukum di pengadilan syariah.
D. Dijadikan sebagai acuan utama untuk menentukan baik atau buruknya suatu perbuatan.
E. Al-Qur'an menjadi patokan bagi umat Islam untuk memilih pemimpin yang adil.

Kunci Jawaban: B

16. Berdasarkan hadis riwayat Muslim, "ia rela menukar agamanya (dengan sedikit keuntungan dunia)". Perilaku ini menunjukkan bahwa seseorang telah...
A. Menganggap ajaran agama sebagai beban yang harus ditanggung.
B. Mengalami kekalahan dalam perdebatan tentang masalah agama.
C. Mengutamakan harta dan kedudukan duniawi di atas nilai-nilai spiritual.
D. Berpindah keyakinan karena tekanan dari orang lain atau lingkungan.
E. Merasa kecewa dengan ajaran agama yang dianggap tidak relevan.

Kunci Jawaban: C

17. Perintah 'berlomba-lombalah dalam kebaikan' dalam Q.S. al-Baqarah/2: 148 diawali dengan pernyataan "Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya." Apa makna korelasi antara dua kalimat tersebut?
A. Terlepas dari perbedaan arah kiblat, semua umat diperintahkan untuk fokus pada tujuan yang sama, yaitu berbuat kebaikan.
B. Kiblat yang berbeda adalah ujian bagi umat, sehingga mereka harus berlomba-lomba menunjukkan siapa yang paling benar.
C. Perbedaan kiblat tidak penting asalkan semua orang berlomba-lomba dalam kebaikan.
D. Arah kiblat yang benar hanya satu, yaitu yang ditetapkan oleh Allah Swt., dan itu menjadi motivasi untuk berbuat baik.
E. Perlombaan dalam kebaikan hanya sah jika dilakukan oleh umat yang kiblatnya sama.

Kunci Jawaban: A

18. Mengapa Nabi Muhammad Saw. hampir saja patah pahanya saat menerima wahyu Q.S. al-Maidah?
A. Karena Nabi Saw. sedang dalam posisi yang tidak nyaman di atas unta.
B. Karena ayat tersebut memiliki kandungan yang sangat berat dan penting.
C. Karena wahyu yang turun sangat panjang sehingga memberikan beban fisik yang luar biasa.
D. Karena unta yang ditunggangi oleh Nabi Saw. sudah sangat tua dan tidak kuat.
E. Karena Nabi Saw. merasa takut saat menerima wahyu dari Allah Swt.

Kunci Jawaban: B

19. Salah satu pesan utama Q.S. al-Maidah/5: 48 adalah perintah untuk memutuskan perkara berdasarkan Al-Qur'an. Ini menunjukkan bahwa...
A. Al-Qur'an hanya berfungsi sebagai kitab hukum yang mengatur perselisihan.
B. Seluruh aspek kehidupan manusia, baik personal maupun sosial, harus berlandaskan pada Al-Qur'an.
C. Al-Qur'an adalah sumber utama untuk menyelesaikan masalah hukum di antara umat beragama.
D. Nabi Muhammad Saw. hanya berhak memutuskan perkara yang terkait dengan umatnya.
E. Al-Qur'an lebih unggul dari kitab-kitab suci lainnya karena cakupan hukumnya lebih luas.

Kunci Jawaban: B

20. Hadis tentang "bersegeralah kamu sekalian untuk melakukan amal-amal shalih" memberikan peringatan tentang ketidakpastian kondisi iman manusia. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan pesan inti dari hadis ini?
A. Iman bisa dengan mudah hilang kapan saja, sehingga seseorang harus beribadah secara terus-menerus.
B. Kondisi hati manusia sangat mudah berubah, sehingga amal shalih harus dilakukan sebagai benteng untuk menjaga iman.
C. Bahaya terbesar bagi iman adalah godaan dunia, dan amal shalih adalah satu-satunya cara untuk melawannya.
D. Amal shalih hanya bernilai jika dilakukan secara rutin dan tanpa terputus.
E. Seseorang yang beriman pada pagi hari harus waspada agar tidak menjadi kafir di sore hari.

Kunci Jawaban: B

II. Soal Essay

1. Q.S. al-Maidah/5: 48 menjelaskan bahwa Allah Swt. menurunkan Al-Qur'an dengan kebenaran yang membenarkan dan menjaga kitab-kitab suci sebelumnya. Jelaskan makna Al-Qur'an sebagai 'muhaimin' dan berikan satu contoh konkret dari fungsinya tersebut.

Kunci Jawaban:

Muhaimin berarti Al-Qur'an menjadi pengawas, pemelihara, dan tolok ukur kebenaran bagi kitab-kitab suci sebelumnya (Taurat, Zabur, dan Injil). Al-Qur'an mengukuhkan ajaran universal yang benar dari kitab-kitab tersebut, seperti prinsip tauhid (keesaan Allah). Contohnya, Al-Qur'an membenarkan kisah para nabi terdahulu, namun mengoreksi penafsiran yang telah diubah oleh manusia.

2. Dalam ayat Q.S. al-Maidah/5: 48, Allah Swt. menyatakan bahwa setiap umat diberikan aturan (syariat) dan jalan yang terang (manhaj). Mengapa Allah Swt. tidak menjadikan seluruh manusia sebagai satu umat dengan satu syariat saja?

Kunci Jawaban:

Allah Swt. tidak menjadikan manusia sebagai satu umat dengan satu syariat karena Dia hendak menguji manusia terhadap karunia yang telah diberikan-Nya. Keragaman syariat ini berfungsi sebagai ujian untuk melihat siapa di antara hamba-Nya yang taat dan siapa yang durhaka.

3. Jelaskan hubungan antara perintah "berlomba-lombalah berbuat kebajikan" (fastabiqul khairat) dalam Q.S. al-Maidah/5: 48 dengan pernyataan Allah Swt. bahwa semua manusia akan kembali kepada-Nya.

Kunci Jawaban:

Perintah berlomba dalam kebaikan memiliki hubungan erat dengan hari kembali kepada Allah. Kebaikan yang diperlombakan di dunia akan menjadi bekal dan penentu nasib di akhirat, di mana setiap manusia akan kembali kepada Allah Swt. untuk mendapatkan balasan atas apa yang telah mereka lakukan dan perselisihkan.

4. Mengapa seorang mukmin dianjurkan untuk bersegera dalam berbuat kebaikan dan tidak menunda-nunda? Jelaskan dengan mengaitkan pada kondisi waktu hidup di dunia dan perubahan iman yang dapat terjadi.

Kunci Jawaban:

Seorang mukmin dianjurkan bersegera berbuat baik karena waktu hidup di dunia terbatas dan tidak ada yang tahu kapan ajal tiba. Selain itu, kondisi hati manusia sangat labil, di mana iman bisa berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, bersegera dalam amal shalih menjadi benteng untuk menjaga keimanan.

5. Jelaskan pesan utama yang terkandung dalam hadis riwayat Muslim tentang "bencana yang menyerupai malam yang gelap gulita" dan bagaimana hadis tersebut relevan dengan kehidupan sehari-hari?

Kunci Jawaban:

Pesan utama hadis tersebut adalah peringatan tentang fitnah (ujian) yang sangat berat di akhir zaman, di mana iman seseorang bisa hilang dalam waktu singkat. Hal ini relevan dengan kehidupan sehari-hari karena godaan dunia dan materi sering kali membuat manusia rela mengorbankan keyakinan agamanya demi keuntungan sesaat.

6. Mengapa Al-Qur'an disebut sebagai kitab yang "haq" (kebenaran) dalam Q.S. al-Maidah/5: 48? Jelaskan tiga aspek kebenaran yang terkandung dalam Al-Qur'an.

Kunci Jawaban:

Al-Qur'an disebut "haq" karena kebenaran ada dalam tiga aspek: 1) kandungannya, yang berisi ajaran dan hukum yang benar, 2) cara turunnya, yang merupakan wahyu langsung dari Allah, dan 3) yang mengantarnya turun, yaitu Malaikat Jibril a.s. yang mulia.

7. Jelaskan bagaimana perintah untuk "memutuskan perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah" dalam Q.S. al-Maidah/5: 48 berlaku sebagai pedoman hidup bagi umat Islam secara umum, bukan hanya untuk Nabi Muhammad Saw.

Kunci Jawaban:

Perintah ini mengajarkan bahwa orang beriman harus menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman utama dalam menyelesaikan setiap masalah dan perselisihan, baik dalam urusan pribadi maupun sosial. Hal ini berarti setiap keputusan dan hukum tidak boleh bertentangan dengan ajaran Al-Qur'an, karena Islam adalah agama yang telah sempurna.

8. Berdasarkan hadis riwayat Muslim, jelaskan apa yang dimaksud dengan seseorang "rela menukar agamanya dengan sedikit keuntungan dunia". Berikan satu contoh perbuatan yang mencerminkan hal tersebut.

Kunci Jawaban:

Hal ini berarti seseorang mengorbankan atau meninggalkan ajaran agamanya demi meraih keuntungan, kekayaan, atau kedudukan duniawi yang bersifat fana. Contohnya, seseorang yang rela berbuat curang atau korupsi demi mendapatkan kekayaan, meskipun perbuatan tersebut jelas dilarang dalam agama.

9. Mengapa dalam Q.S. al-Maidah/5: 48 disebutkan bahwa perdebatan tentang hal-hal yang tidak penting harus dihindari? Apa yang seharusnya menjadi fokus utama umat Islam?

Kunci Jawaban:

Perdebatan yang tidak perlu harus dihindari karena hanya membuang waktu dan berpotensi menimbulkan perpecahan. Fokus utama umat Islam seharusnya adalah berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan dan menjalankan syariat yang telah ditetapkan, karena itu adalah tujuan dari keragaman syariat yang ada.

10. Jelaskan konteks asbabun nuzul Q.S. al-Maidah/5: 48 yang berkaitan dengan ahli kitab dan bagaimana ayat ini memberikan petunjuk kepada Nabi Muhammad Saw.?

Kunci Jawaban:

Asbabun nuzulnya adalah ketika ahli kitab meminta Nabi Muhammad Saw. untuk memutuskan perkara mereka. Awalnya Nabi diberi pilihan untuk menggunakan syariat mereka atau memutuskan perkara berdasarkan wahyu. Ayat ini turun sebagai petunjuk tegas agar Nabi Saw. hanya memutuskan perkara berdasarkan wahyu Allah (Al-Qur'an) dan tidak mengikuti keinginan mereka.

11. Q.S. al-Baqarah/2: 148 diawali dengan "Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya." Bagaimana ayat ini mengarahkan umat Islam untuk tetap fokus pada 'fastabiqul khairat' meskipun terdapat perbedaan di antara umat manusia?

Kunci Jawaban:

Ayat ini mengajarkan bahwa meskipun setiap umat memiliki kiblat dan arah tujuan yang berbeda, semua umat manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah. Oleh karena itu, daripada berdebat tentang perbedaan, manusia harusnya fokus pada hal yang lebih penting, yaitu berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan.

12. Salah satu pesan Q.S. al-Maidah/5: 48 adalah bahwa agama Islam telah sempurna. Apa dampak dari kesempurnaan agama Islam bagi praktik ibadah dan kehidupan sehari-hari seorang muslim?

Kunci Jawaban:

Dampaknya adalah seorang muslim tidak perlu lagi mencari ajaran atau syariat di luar Islam karena seluruh pedoman hidup sudah lengkap dan sempurna dalam Al-Qur'an. Ini berarti tidak ada alasan untuk meninggalkan sebagian ajaran Islam atau mengambil ajaran dari agama lain.

13. Tafsir Q.S. al-Maidah/5: 48 menyebutkan bahwa manusia akan diberitahukan tentang hal yang mereka perselisihkan di akhirat. Jelaskan mengapa perselisihan tentang kehidupan akhirat menjadi hal yang paling utama dibahas dalam konteks ini.

Kunci Jawaban:

Perselisihan tentang akhirat menjadi hal utama karena orang kafir tidak percaya akan adanya kehidupan setelah mati. Di akhirat nanti, mereka akan menerima balasan atas ketidakpercayaan tersebut, sedangkan orang mukmin yang beramal shalih akan mendapatkan balasan surga.

14. Bagaimana perintah untuk "berlomba-lomba" dalam kebaikan dapat mendorong umat Islam untuk berinovasi dan berkarya secara positif dalam masyarakat? Berikan contohnya.

Kunci Jawaban:

Perintah ini mendorong umat Islam untuk berinovasi dan berkarya karena kebaikan tidak hanya terbatas pada ibadah ritual. Mereka bisa berlomba-lomba menciptakan teknologi yang bermanfaat, membangun lembaga sosial yang lebih efektif, atau mengembangkan ilmu pengetahuan yang dapat membantu sesama.

15. Jelaskan arti dari kalimat "Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip ajaran Ilahi yang bersifat universal (kully)" dan mengapa hal ini penting dalam hubungan antara Al-Qur'an dengan kitab-kitab suci sebelumnya.

Kunci Jawaban:

Kalimat ini berarti Al-Qur'an menegaskan kembali ajaran-ajaran pokok yang bersifat umum dan berlaku sepanjang masa, seperti tauhid, keadilan, dan akhlak mulia, yang juga terdapat dalam kitab-kitab terdahulu. Ini penting karena Al-Qur'an memisahkan ajaran asli dari perubahan yang dilakukan oleh manusia, sehingga kebenaran universal tetap terjaga.

16. Mengapa beratnya wahyu yang diterima Nabi Muhammad Saw. saat turunnya Q.S. al-Maidah/5: 48 bisa menjadi indikasi pentingnya kandungan ayat tersebut?

Kunci Jawaban:

Beratnya wahyu menunjukkan bahwa ayat tersebut memiliki makna yang sangat agung dan penting. Kandungannya berupa perintah untuk memutuskan perkara berdasarkan Al-Qur'an dan perintah berlomba dalam kebaikan, yang merupakan dasar bagi kehidupan umat Islam, menjadikannya wahyu yang sangat berat untuk diterima.

17. Jelaskan perbedaan antara syariat dan manhaj yang disebutkan dalam Q.S. al-Maidah/5: 48.

Kunci Jawaban:

Syariat adalah aturan atau hukum yang ditetapkan Allah Swt. untuk setiap umat. Manhaj adalah jalan atau metode yang dilalui oleh manusia untuk menjalankan syariat tersebut. Syariat adalah "apa" yang harus dilakukan, sedangkan manhaj adalah "bagaimana" cara melakukannya.

18. Mengapa perdebatan yang sia-sia dan menghabiskan waktu harus dihindari oleh umat Islam, sementara perintah "fastabiqul khairat" justru mendorong persaingan?

Kunci Jawaban:

Perdebatan yang sia-sia dihindari karena hanya membawa kerugian dan tidak menghasilkan kebaikan, sedangkan 'fastabiqul khairat' adalah persaingan positif yang membawa manfaat dan kebaikan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

19. Q.S. al-Maidah/5: 48 menyatakan bahwa Allah telah menjadikan syariat Nabi Muhammad Saw. sebagai penyempurna dan pembatal syariat sebelumnya. Jelaskan maksud dari "pembatal" syariat.

Kunci Jawaban:

Maksud dari "pembatal" syariat adalah bahwa syariat-syariat yang bersifat khusus dari umat terdahulu (seperti beberapa hukum ritual atau tata cara ibadah) tidak lagi berlaku bagi umat Nabi Muhammad Saw. setelah datangnya Al-Qur'an. Syariat Islam menggantikan syariat-syariat sebelumnya.

20. Bagaimana seorang muslim dapat mengaplikasikan semangat 'fastabiqul khairat' dalam menghadapi perbedaan pendapat atau perselisihan di tengah masyarakat?

Kunci Jawaban:

Seorang muslim dapat mengaplikasikannya dengan tidak membiarkan perselisihan menghabiskan energi, tetapi mengalihkan fokus untuk berlomba dalam kebaikan. Contohnya, jika ada perbedaan pendapat tentang pembangunan, alih-alih berdebat, mereka bisa berlomba-lomba untuk menyumbang atau berpartisipasi dalam proyek tersebut dengan niat baik.

Komentar