Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Contoh Mandok Hata Tu Pengantin di Pesta Pernikahan Bahasa Batak dan Indonesia

Di acara pesta pernikahan (pamasu-masuon) sering kali kita lihat dan dengar ada orang yang memberikan ucapan atau dalam adat batak dikenal dengan mandok hata tu pengantin. Baik itu di Wisma, Gereja atau Gedung. Sebelum atau pada saat mau memberi ulos atau kado kepada kedua mempelai terlebih dahulu mandok hata. Keluarga pihak paranak dan parboru, pihak tulang dan keluarga lain biasanya akan mandok hata kepada pengantin. Selain keluarga teman atau rekan kerja juga bisa mandok hata untuk memberikan ucapan kepada pengantin. Namun seringkali mungkin masih ada yang belum paham kata-kata apa yang harus diucapkan ketika tiba saatnya kita mando hata. Sebenarnya inti dari mandok hata kepada pengantin dalam acara pesta pernikahan adalah memberikan ucapan selamat atas pemberkatan pernikahan kedua mempelai. Berikut ini saya berikan contoh mandok hata kepada pengantin. Disini saya sebagai abang dari mempelai perempuan (pihak dari hula-hula) saat akan memberikan kado saya akan mandok h...

Contoh Mandok Hata Tintin Marangkup Lengkap dengan Umpasa

Tintin Marangkup adalah salah satu bagian acara di pesta pernikahan adat batak dimana pada sesi acara Tintin Marangkup ini pihak hasuhuton Parboru memberikan (Penyerahan) berupa piring yang berisikan uang bagian dari sinamot yang diterima dan beras kepada Tulang Paranak (Paman dari pengantin laki-laki) saudara laki-laki dari ibu pengantin pria. Adapun makna yang terkandung dalam pemberian Tintin Marangkup adalah sebagai simbol wujud terima kasih kepada tulang dari pihak Hasuhuton Paranak, dan juga sebagai bentuk jalinan hubungan tali persaudaraan antara pihak Hasuhuton parboru dengan tulang pihak hasuhuton paranak. Dalam sesi penyerahan Tintin Marangkup ini biasanya Tulang sijalo Tintin Marangkup mandok hata, yang terlebih dahulu diawali mandok hata dari pihak yang menyerahkan (Suhut Parboru). Berikut adalah contoh mandok hata maralus sian tulang sijalo tintin marangkup mangalusi hata ni suhut parboru di tikki manjalo jambar tintin marangkup. 1. C ontoh Mandok Hata Sian Tulang sijalo T...

Contoh Doa Partangiangan Wijk HKBP Bahasa Batak dan Bahasa Indonesia

Doa Partangiangan Wijk HKBP adalah doa permohonan yang dipanjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus pada saat mengikuti acara Partangiangan Wijk (Ibadah area/kelompok kecil di rumah jemaat). Di acara partangiangan atau acara ibadah keluarga biasanya ada doa yang dipimpin oleh ruas na ro (jemaat yang datang) dan doa dari parjabu (tuan rumah). Berikut ini adalah contoh doa partangiangan yang bisa diterapkan di acara partangiangan umum, khususnya acara partangiangan wijk/sektor. Anda dapat mempelajari contoh doa partangiangan berikut. Doa partangiangan dari Ruas (Jemaat) yang datang Bahasa Indonesia. Terima kasih Tuhan, pada hari ini kami boleh berkumpul dirumah keluarga ini dalam acara Partangiangan Wijk. Kami berterima kasih atas firmanMu yang kami telah dengar. Buatlah firmanMu itu jadi berbuah di tengah kehidupan kami. Kami juga berdoa untuk hambaMu yang telah menyampaikan firmanMU, agar kiranya selalu dalam perlindunganMu. Kami juga mendoakan tuan rumah Bapak/Ibu yang empunya rumah. Berkat...

Contoh Mandok Hata Pasahat Dekke Lengkap dengan Umpasa

Mandok Hata Pasahat Dekke adalah salah satu acara adat dalam budaya Batak untuk menyerahkan dekke (biasanya ikan Mas) dalam berbagai ulaon adat, misalnya di acara pernikahan, kematian, malua, baptis anak, wisuda dan lain sebagainya. Secara umum, isi dan makna Pasahat Dekke adalah harapan dan doa si pemberi dekke kepada yang menerima agar si penerima dekke sehat-sehat selalu, panjang umur, selalu diberkati tuhan dan lain sebagainya. Berikut adalah contoh mandok hata pasahat dekke singkat, padat dan jelas: 1. Pasahat dekke tu Pamoruon Amang Boru dison ro do hami marga Nainggolan, Pasahatton dekke si mudur udur, dekke sitio-sito, dekke na ganjang, dekke sahat. Pangidoan tu Tuhanta. Asa mudur udur akka nauli akka na denggan di hamu amang boru nami. Tio mual inumon muna. Tiar ari dalanon muna. Asa sahat ma akka na uli sahat akka na denggan. Sahat hamu tu parhorasan. Sahat tu panggabean, jala ganjang ma umur muna. Asa bulung ni si jabi-jabi, tu bulung ni simallasuna Tung s...

Contoh Mandok Hata Mauliate di Berbagai Acara Singkat, Padat dan Jelas

Mandok hata artinya mengungkapkan/ucapan lewat kata-kata. sedangkan, mauliate artinya terima kasih. jadi, mandok hata mauliate artinya mengungkapkan atau memberikan ucapan terima kasih atas jasa, pelayanan, bantuan, dukungan dan doa yang diberikan orang lain kepada kita. Dalam menyampaikan ucapan terima kasih, hendaknya disampaikan secara singkat dan tidak bertele-tele. Berikut contoh mandok hata mauliate diberbagai acara dalam dalam Bahasa Batak. 1. Contoh Mandok Hata Mauliate dari Tuan Rumah Partangiangan Mauliate ma di hamu Amang/Inang saluhutna, di haroro hamu na mandohoti partangiangan ni huriatta HKBP Nauli Marroha/Punguan STM Sahata Sauduran di bagas nami on. Tung songon pe Amang/Inang keadaan ni bagas jabu nami on dohot pelayanan nami di partangianganta dibagasan tikkion, las ma rohamuna da Amang/Inang. Tuhantama nama masu-masu hita saluhutna. Butima. 2. Contoh Mandok Hata Mauliate tu Parjabu dari Ruas Gereja/Anggota STM na ro tu Partangiangan Au mewakili saluh...

Contoh Mandok Hata Mangapuli Bahasa Indonesia dan Batak

Mandok hata di acara meninggal ulaon habot ni Roha (Duka Cita) atau lebih dikenal Mangapuli biasa kita lihat dan dengar di acara orang meninggal. Mandok hata di acara meninggal (duka cita) ini adalah tujuannya untuk menyampaikan bahwa kita turut berduka cita atas meninggalnya keluarga, saudara atau teman kita. Berikut ini saya buat contoh mandok hata di acara mangapuli ni namonding (orang meninggal) singkat, padat dan jelas tanpa bertele-tele. #Contoh Mandok Hata Mangapuli Bahasa Indonesia Pertama kita mengucap syukur kepada Tuhan, karena pada saat ini kita masih bisa berkumpul di rumah duka ini walaupun kita dalam kondisi berduka. Buat Inang (Mamak Uccok), disini kami yang berdiri sebagai teman satu arisan bahwa kami ikut berduka cita atas meninggalnya Amang ini. Kami tahu Inang, betapa sangat sedih dan pilunya hati ketika orang yang kita cintai telah berpulang selamanya meninggalkan kita. Tetapi, kami yakin bahwa kesedihan ini akan berlalu seiring dengan waktu. Tuhanlah yang memberik...

Soal Ulangan Harian Materi Q.S. al-Maidah/5: 48 PAI Kelas 10 SMA SMK

Berikut contoh soal ulangan harian materi Menterjemahkan Ayat Q.S. al-Maidah/5: 48, Asbabun Nuzul Q.S. al-Maidah/5: 48 dan Menelaah Tafsir Q.S. al-Maidah/5: 48, Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMA/SMK Kelas X. I. Soal Pilihan Ganda 1. Q.S. al-Maidah/5: 48 menjelaskan bahwa Al-Qur'an diturunkan sebagai 'muhaimin' terhadap kitab-kitab sebelumnya. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang paling tepat menjelaskan makna 'muhaimin'? A. Al-Qur'an berfungsi sebagai pengganti total yang menghapuskan semua ajaran kitab terdahulu. B. Al-Qur'an menjadi tolok ukur kebenaran dan penjaga ajaran universal yang ada dalam kitab-kitab sebelumnya. C. Al-Qur'an hanya berfungsi sebagai pendukung narasi sejarah yang terdapat dalam Taurat, Zabur, dan Injil. D. Al-Qur'an memiliki otoritas untuk membatalkan seluruh isi kitab-kitab suci yang telah ada sebelum Islam. E. Al-Qur'an merupakan ring...

Arti Dohot Marhabot Ni Roha Lengkap dengan Maknanya

Dohot marhabot ni roha adalah kalimat yang berasal dari bahasa Batak Toba. Biasanya kalimat ini diucapkan di acara duka cita, misalnya di acara meninggal dunia. Secara bahasa, dohot artinya ikut. Marhabot artinya berduka cita. Ni roha artinya ini hati. Jadi, dohot marhabot ni roha artinya ikut berduka cita, yang bermakna bahwa orang yang mengucapkan kalimat ini merasa ikut berduka cita atas meninggalnya seseorang. Contoh kalimatnya: Hami keluarga besar STM Ojol Medan Belawan mandokkon dohot marhabot ni roha di naung mate dongan nami ima amang Humaruddut Parsaulian. Bahasa indonesianya “Kami keluarga besar STM Ojol Medan Belawan menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya kawan kami amang Humaruddut Parsaulian.”

Umpasa Manikkir Na Marsahit atau Menjenguk Orang Sakit

Ketika ada teman kita sedang sakit, baik yang sedang dirawat di rumah sakit atau di rumah, kita sebagai masyarakat batak sudah terbiasa menjenguknya, dalam bahasa batak disebut manikkir namarsahit, atau ada juga yang bilang mandulo na marsahit, atau dalam bahasa kerennya disebut kunjungan kasih. Misalnya kita dari punguan marga, STM, huria atau dari perkumpulan lainnya, tentu dalam menjenguk orang sakit pasti akan mandok hata, agar teman kita yang sedang sakit diberi kekuatan dan doa serta harapan agar lekas sembuh. Pertanyaannya, dalam mandok hata menjenguk orang sakit, bolehkah disisipkan umpasa? Jawabannya boleh. Bagi, kamu yang belum mengetahui contoh umpasa yang sering diuapkan ketika menjenguk orang sakit, dibawah ini beberapa contohnya: Marasar sidao dao, di pussu ni durian Sai malum ma akka parsahiton, sai ro ma parsaulian Tinapu Bulung siarum, bahen uram ni pora-pora Na dibagasan parsahiton, sai tibuma malum jala tong-tongma dibagas silas ni roha Tubu ma hariara, panjangkitan ...

10 Umpasa Populer Memasuki Rumah Baru

Umpasa memasuki rumah baru adalah doa dan harapan bagi orang atau keluarga yang akan memasuki rumah baru. Rumah baru disini artinya rumah yang baru dibangun atau rumah yang baru direhab untuk “ditempati”. Ditempati maksudnya adalah baru mau atau akan menempati rumah tersebut. Setelah rumah siap dibangun dan akan ditempati, sebagian kecil orang mengadakan acara adat yang mengundang berbagai horong dalam kategorial peradatan, seperti tulang, bona tulang, bere, ito, lae, ale-ale, dongan sahuta, dongan sakarejo, pendeta, parhalao, kumpulan koor, STM marga, stm dongan sahuta dan lain sebagainya. Nah, diacara ini biasanya ada sesi mandok hata dari horong yang hadir. Dalam sesi mandok hata tersebut biasanya disisipkan 1 atau 2 umpasa. Namun, sering kali orang belum tau apa umpasa yang biasa diucapkan dalam acara memasuki rumah baru. Nah, disini saya akan menulis beberapa umpasa yang sering kita dengar diucapkan di acara memasuki rumah baru. 1. Tubu ma salaon di topi ambar sihoru-horu Jabu na ...

Tata Urutan Acara 7 Bulanan atau Mambosuri dalam Adat Batak

Mambosuri atau acara 7 bulanan dalam adat batak adalah acara syukuran 7 bulanan usia kandungan yang dihadiri oleh keluarga dari pihak paranak dan parboru. Acara ini biasanya dilakukan pada hari Minggu. Namun, bukan berarti tidak bisa dilakukan di hari biasa. Hari apa saja bisa dibuat yang penting atas kesepakatan bersama. Tidak ada kewajiban orang batak harus membuat acara seperti ini. Karena memang acara mambosuri/7 bulanan ini tidak harus wajib dilakukan. Bisa dibuat, bisa juga tidak. Tergantung selera atau sekedar ikut-ikutan dengan orang lain. Jika keluarga anda ingin membuat acara syukuran 7 bulanan, maka perlu diketahui bagaimana urutan atau susunan acara mambosuri yang umum dilakukan. Berikut susunan dan tata urutan acara 7 bulanan adat batak/mambosuri Sebelum acara dimulai, terlebih dahulu dibuat ibadah singkat bernyanyi dari buku ende dan berdoa sesuai gereja yang dianut, misalnya HKBP. Memberikan dekke (ikan mas arsik) dari pihak perempuan (parboru) dengan cara menyuapi calon...