Policy Mix Dalam Mengatasi Resesi Dan Dampaknya
Saat perekonomian mengalami resesi (pertumbuhan negatif), pemerintah dan Bank Indonesia perlu berkoordinasi. Analisislah campuran kebijakan (policy mix) yang paling tepat menggunakan satu instrumen moneter dan satu instrumen fiskal untuk mengatasi resesi tersebut, serta jelaskan dampaknya terhadap masyarakat!
Jawaban:
Koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia menjadi krusial untuk menarik ekonomi keluar dari jurang resesi melalui kombinasi kebijakan yang bersifat ekspansif. Saya melihat bahwa sinkronisasi antara sisi fiskal dan moneter bertujuan untuk memacu kembali daya beli masyarakat serta menggairahkan roda produksi yang sempat melambat. Melalui pendekatan ini, stimulus diberikan dari dua arah sekaligus guna memastikan likuiditas tersedia dan konsumsi tetap terjaga.
Langkah fiskal yang paling efektif menurut analisis saya adalah peningkatan belanja pemerintah, khususnya melalui penyaluran bantuan sosial atau proyek infrastruktur padat karya. Kebijakan ini menyuntikkan dana segar secara langsung ke kantong masyarakat bawah yang memiliki kecenderungan konsumsi tinggi. Peningkatan belanja negara akan menciptakan permintaan agregat baru yang memaksa sektor usaha untuk mulai berproduksi kembali.
Sektor moneter harus mendukung langkah tersebut dengan menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) secara terukur. Penurunan suku bunga ini bertujuan untuk menurunkan biaya pinjaman bagi pelaku usaha dan rumah tangga. Saat bunga kredit menjadi lebih murah, saya menilai gairah untuk melakukan investasi dan konsumsi barang tahan lama akan meningkat karena beban cicilan yang terasa lebih ringan.
Dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat adalah terjaganya tingkat pendapatan dan daya beli di tengah situasi sulit. Peningkatan belanja pemerintah memastikan masyarakat rentan tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya tanpa harus jatuh ke bawah garis kemiskinan. Di sisi lain, penurunan suku bunga memberikan napas lega bagi para pelaku UMKM untuk mempertahankan operasional mereka dan menghindari pemutusan hubungan kerja secara massal.
Kombinasi kedua kebijakan ini pada akhirnya menciptakan efek pengganda yang positif bagi perekonomian secara keseluruhan. Lapangan kerja yang mulai terbuka kembali melalui proyek pemerintah dan akses modal yang murah akan perlahan mengembalikan kepercayaan diri konsumen. Saya meyakini bahwa sinergi yang harmonis antara stimulus fiskal dan kemudahan moneter merupakan kunci utama untuk mengubah pertumbuhan negatif menjadi pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan.
Komentar
Posting Komentar