Aplikasi Ruangguru merupakan bimbingan belajar secara online dan bisa diakses kapan saja. Namun di sekolah pendidikan Indonesia, guru tidak menerapkan apk Ruangguru untuk keperluan siswa

Aplikasi Ruangguru merupakan bimbingan belajar secara online dan bisa diakses kapan saja. Namun di sekolah pendidikan Indonesia, guru tidak menerapkan apk Ruangguru untuk keperluan siswa. Padahal Aplikasi Ruangguru memiliki fitur lengkap, seperti materi belajar di video dan quiz soal pilihan ganda. Bahkan kalau mau bayar, harganya kurang dari Rp 600.000/tahun.

Cara memanfaatkan yang baik dan benar:
  • Guru tetap menjelaskan materi seperti biasa. (Di papan tulis)
  • Usahakan Guru jangan langsung tanya ke siswa. Karena siswa sendiri belum tahu tentang materi baru. Kecuali siswa sudah paham.
  • Siswa yang belum paham, bisa membuka apk Ruangguru, untuk melihat materi yang sesuai dengan penjelasan guru di sekolah.
  • Kadang guru akan membuat sebuah quiz berdasarkan materi yang sudah dibahas tadi. Agar siswa bisa lebih memahami dan siap untuk ujian akhir semester nanti. (Ujian berlaku pada kenaikan kelas saja)
  • Apk Ruangguru gak hanya siswa saja. Tetapi guru pun bisa melihat kembali video materi RG sesuai gelar guru masing-masing.
  • Dengan Apk Ruangguru, PR sekolah ini akan semakin jarang diberikan dan memiliki luang waktu untuk bersosialisasi bersama siswa lain. (PR hanya berlaku : Bahasa Indonesia, MTK, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris)

Berdasarkan cerita diatas, apa saja:
1) Penyebab guru tidak tersentuh dengan apk Ruangguru?
2) kesimpulannya dan apa yang dirasakan oleh siswa & gurunya?

Jawaban:

Penyebab Guru Tidak Tertarik Menggunakan Ruangguru di Sekolah

Ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan guru di Indonesia tidak tertarik menggunakan aplikasi Ruangguru dalam proses belajar mengajar di sekolah:

1. Kurangnya Sosialisasi dan Pelatihan:

Minimnya pemahaman guru terhadap fitur dan manfaat Ruangguru dalam mendukung pembelajaran di kelas. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dan pelatihan yang memadai bagi guru untuk mengintegrasikan Ruangguru dengan kurikulum sekolah yang ada.

2. Kebiasaan dan Preferensi Mengajar:

Kebiasaan guru dengan metode mengajar tradisional seperti ceramah dan diskusi di kelas. Beberapa guru mungkin merasa bahwa penggunaan aplikasi pembelajaran online dapat mengurangi interaksi dan komunikasi langsung dengan siswa.

3. Kekhawatiran Terhadap Beban Kerja dan Keterampilan Teknis:

Kekhawatiran guru akan bertambahnya beban kerja dengan menggunakan Ruangguru, seperti membuat konten atau tugas di aplikasi. Kurangnya keterampilan teknis atau aksesibilitas terhadap perangkat elektronik yang memadai di sekolah juga menjadi hambatan.

4. Kebijakan Sekolah dan Kurikulum:

Kebijakan sekolah yang membatasi penggunaan aplikasi pihak ketiga dalam proses belajar mengajar. Kemungkinan kurikulum sekolah yang ada belum dirancang untuk secara efektif terintegrasi dengan platform pembelajaran online seperti Ruangguru.

5. Faktor Psikologis dan Keterbukaan Terhadap Teknologi:

Keraguan atau resistensi beberapa guru terhadap penggunaan teknologi baru dalam proses mengajar. Kurangnya motivasi atau minat pribadi guru untuk mempelajari dan menerapkan teknologi baru dalam pembelajaran.

Kesimpulan dan Dampak Penggunaan Ruangguru

Meskipun terdapat beberapa kendala, penggunaan aplikasi Ruangguru di sekolah berpotensi memberikan manfaat bagi siswa dan guru:

Manfaat bagi Siswa:
  • Siswa dapat mengakses materi pelajaran dan latihan soal kapanpun dan dimanapun.
  • Video pembelajaran dan kuis interaktif dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih baik.
  • Penggunaan teknologi yang menarik dan interaktif dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa.

Manfaat bagi Guru:
  • Ruangguru menyediakan berbagai sumber daya dan alat bantu mengajar yang dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran.
  • Guru dapat menghemat waktu dalam menyiapkan materi pembelajaran dan memberikan PR.
  • Ruangguru menyediakan platform komunikasi online yang dapat digunakan guru untuk berinteraksi dengan siswa di luar jam pelajaran.

Perasaan Siswa dan Guru:

Penerapan Ruangguru di sekolah dapat memberikan dampak positif bagi perasaan siswa dan guru:

Siswa:
  • Merasa lebih antusias dan termotivasi untuk belajar.
  • Merasa lebih percaya diri dalam memahami materi pelajaran.
  • Merasa lebih siap untuk menghadapi ujian dan evaluasi.

Guru:
  • Merasa lebih terbantu dalam mengajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
  • Merasa lebih terhubung dengan siswa dan dapat memberikan dukungan belajar yang lebih personal.
  • Merasa lebih profesional dan mengikuti perkembangan teknologi dalam pendidikan.

Keberhasilan implementasi Ruangguru di sekolah sangat bergantung pada kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh pihak yang terlibat, termasuk guru, siswa, orang tua, dan pihak sekolah.