PT. X perusahaan semen yang beroperasi di sebuah desa, sebagai bentuk etika sosial karena sudah menggunakan bahan baku pembuatan semen di lingkungan desa. PT. X membina UMKM setempat sehingga merek produk UMKM memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)

PT. X perusahaan semen yang beroperasi di sebuah desa, sebagai bentuk etika sosial karena sudah menggunakan bahan baku pembuatan semen di lingkungan desa. PT. X membina UMKM setempat sehingga merek produk UMKM memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Pada level mana pendekatan CSR yang dilakukan PT. X? Apa ciri-ciri bahwa perusahaan sudah melakukan pendekatan CSR pada level tersebut?

Jawaban:

Pendekatan CSR PT. X dan Ciri-cirinya

PT. X menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial dengan menjalankan pendekatan CSR pada level strategis. Hal ini dibuktikan dengan beberapa ciri utama berikut:

1. Integrasi CSR dengan strategi bisnis

PT. X tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga mengintegrasikan kegiatan CSR ke dalam strategi bisnisnya. Hal ini terlihat dari penggunaan bahan baku lokal dari desa dan pembinaan UMKM setempat. Penggunaan bahan baku lokal membantu meningkatkan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja, sedangkan pembinaan UMKM membantu meningkatkan kapasitas dan daya saing mereka di pasar, sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat.

2. Keterlibatan pemangku kepentingan

PT. X melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan CSRnya, seperti masyarakat desa, UMKM, dan pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk membangun kemitraan dan kolaborasi. Keterlibatan berbagai pihak ini memastikan bahwa kegiatan CSR dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

3. Jangka panjang dan berkelanjutan

Kegiatan CSR PT. X dirancang untuk jangka panjang dan berkelanjutan. Hal ini terlihat dari pembinaan UMKM yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di desa. Pendekatan jangka panjang dan berkelanjutan ini memastikan bahwa manfaat CSR tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga dalam jangka panjang.

4. Pengukuran dan pelaporan

PT. X mengukur dan melaporkan dampak kegiatan CSRnya. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk akuntabilitas dan transparansi. Pengukuran dan pelaporan ini memungkinkan perusahaan untuk memantau kemajuan dan efektivitas kegiatan CSR, serta untuk belajar dari pengalaman dan meningkatkan program CSR di masa depan.

Pendekatan CSR level strategis yang dilakukan PT. X menunjukkan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan CSR ke dalam strategi bisnisnya, PT. X tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat desa dan lingkungan sekitar.