Mengapa Yesus Tidak Pulang Bersama Kedua Orang Tuanya? Apa yang Dilakukan Yesus?

Mengapa Yesus tidak pulang bersama kedua orang tuanya? Apa yang dilakukan Yesus?

Jawaban:

Yesus tidak pulang bersama orang tuanya karena memiliki misi Ilahi untuk menyelamatkan umat manusia.

Yang dilakukan Yesus adalah belajar dari para ahli Taurat di Bait Allah dan menyatukan diri dengan Allah.

Penjelasannya:

Dalam Injil Lukas 2:41-52, diceritakan bahwa Yesus, saat berusia 12 tahun, pergi ke Yerusalem bersama orang tuanya untuk merayakan Paskah. Namun, dalam perjalanan pulang, Yesus tidak ditemukan di antara rombongan. Orang tuanya pun mencarinya dengan cemas selama tiga hari.

Akhirnya, mereka menemukan Yesus di Bait Allah, sedang duduk di tengah-tengah para ahli Taurat, mendengarkan dan mengajukan pertanyaan kepada mereka. Orang tuanya heran dan bertanya mengapa ia tidak pulang bersama mereka.

Yesus menjawab, "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?" (Lukas 2:49). Jawaban Yesus ini menunjukkan bahwa ia memiliki misi yang lebih penting daripada sekadar pulang bersama orang tuanya.

Yesus tidak pulang bersama orang tuanya karena memiliki misi Ilahi untuk menyelamatkan umat manusia. Hal ini sudah ia sadari sejak kecil, dan ia ingin memulai misinya tersebut. Ia ingin belajar dari para ahli Taurat tentang Kitab Suci dan tradisi Yahudi, pengetahuan yang penting untuk menjalankan misinya.

Bait Allah adalah tempat suci di mana Yesus dapat merasakan kehadiran Allah dengan lebih dekat. Ia ingin menghabiskan waktu di sana untuk berdoa dan merenungkan kehendak Allah.

Meskipun Yesus tidak pulang bersama orang tuanya, ia tetap menghormati mereka. Ia kembali ke Nazaret dan hidup bersama mereka. Ia juga taat kepada mereka dan belajar dari mereka.

Kisah ini menunjukkan bahwa Yesus memiliki tujuan hidup yang jelas dan mulia. Ia tidak terikat pada hal-hal duniawi, tetapi fokus pada misinya untuk menyelamatkan umat manusia.

Sebagai orang Kristen, kita dapat meneladani Yesus dengan memiliki tujuan hidup yang jelas dan mulia. Kita juga harus taat kepada orang tua dan belajar dari mereka.