Materi BAB 2 Mempresentasikan Ide Kewirausahaan - Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA/SMK Kurikulum Merdeka

Berikut adalah materi BAB 2 Mempresentasikan Ide Kewirausahaan mata pelajaran Bahasa Indonesia (Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia) kelas XII SMA/SMK kurikulum merdeka.

A. Menyimak Informasi Kewirausahaan dari Media Elektronik

Teknologi informasi terus berkembang pesat, terutama digitalisasi yang memanfaatkan jaringan internet. Hanya dalam hitungan detik, kini sebuah informasi dapat disebarkan. Oleh karena itu, kalian dapat menyimak dan memirsa sebuah informasi secara waktu nyata (real time).

Instruksi merupakan perintah, arahan, atau petunjuk yang dapat disampaikan secara lisan (aural) dan tertulis. Instruksi biasanya terkandung di dalam sebuah informasi.
1. Informasi ada yang bersifat simpleks (sederhana) dan ada yang bersifat kompleks (rumit). Penyajian instruksi dapat dilakukan secara hierarkis atau berdasarkan urutan tingkatan (mudah ke sulit/umum ke khusus) dan dapat pula disajikan secara prosedural atau berdasarkan urutan proses.
2. Sebuah informasi yang disampaikan mungkin saja mengandung ‘bias’, yaitu terjadi galat (kekeliruan/kesalahan) dalam penulisan atau penyu- sunannya. Jika informasi tersebut diperdengarkan atau disebarkan secara luas, dapat dipastikan pendengar juga menerima informasi yang tidak benar.

Bias informasi dapat terjadi karena pembuat informasi melakukan hal- hal berikut ini:
1. ketidaklengkapan informasi yang disajikan;
2. kesalahan pengutipan atau penggunaan data dan fakta;
3. kelemahan pengutipan atau penggunaan data dari sumber yang meragukan (tidak kredibel); dan
4. kesalahan penafsiran data dari narasumber.

B. Menulis Teks Prosedur dari Sumber Informasi yang Valid

Sebuah proses yang runut dapat digambarkan di dalam sebuah diagram alur. Runut artinya ‘jejak’ sehingga alur yang runut maksudnya ialah alur yang dapat diketahui awal dan akhirnya secara logis. Kerunutan suatu teks prosedur perlu didukung penggunaan sumber informasi yang valid.

Portal informasi Indonesia.go.id memuat prosedur mendapatkan label SNI (Standar Nasional Indonesia) sebagai pengakuan mutu sebuah produk. Bandingkan dengan informasi dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) berikut ini.

Dengan demikian, dapat dipahami bahwa teks prosedur pengurusan SNI yang dimuat di Indonesia.go.id berasal dari sumber resmi BSN. Berdasarkan BSN terdapat tujuh langkah proses sertifikasi SNI, sedangkan Indonesia.go.id memuat prosedur mendapatkan label SNI dalam enam poin. Inti teks prosedur itu sebenarnya sama.

Teks prosedur adalah teks yang disusun berdasarkan urutan proses. Penulis harus memastikan urutan proses yang benar berdasarkan sumber yang tepercaya. Urutan proses yang tidak benar tentu dapat menimbulkan permasalahan bagi pembaca.

C. Kiat Menyampaikan Gagasan secara Runut

Presentasi usaha atau presentasi bisnis adalah teks dan gambar yang mengandung rencana bisnis dari suatu produk atau jasa. Teks dan gambar tersebut lazim dibuat dalam bentuk salindia. Kalian dapat menggunakan aplikasi pembuat salindia atau presentasi.
Di dalam presentasi usaha terdapat poin-poin informasi berikut ini:
1. profil usaha (nama usaha, pendiri/pemilik usaha, visi dan misi);
2. produk atau jasa yang ditawarkan;
3. proses produksi;
4. keunggulan produk atau jasa;
5. analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan;
6. strategi pemasaran;
7. target penjualan per tahun; dan
8. kebutuhan permodalan.
Jika kalian ingin menjadi seorang wirausaha, tentu kalian perlu memiliki keterampilan mempresentasikan ide usaha kalian apabila mengikuti suatu lomba atau hendak mendapatkan pendanaan dari investor. Bagaimana mempertimbangkan ide usaha?

Ide usaha bagi peserta didik SMA harus memenuhi kriteria berikut ini:
1. menjawab permasalahan banyak orang sebagai solusi;
2. memungkinkan itu dilaksanakan atau diproduksi dengan cara sederhana;
3. bahan baku tersedia dengan mudah dan murah;
4. tidak membahayakan bagi lingkungan; dan
5. memiliki pasar yang potensial di masyarakat.