Jelaskan Apa Sikap Gereja Terhadap Ketidakadilan Menurut Evangelii Nuntiandi Artikel 31

Jelaskan apa sikap Gereja terhadap Ketidakadilan menurut Evangelii Nuntiandi artikel 31!

Jawaban:

Sikap Gereja terhadap Ketidakadilan menurut Evangelii Nuntiandi artikel 31 adalah tegas dan tanpa kompromi. Gereja menentang segala bentuk ketidakadilan dan berkomitmen untuk memperjuangkan keadilan dan perdamaian berdasarkan teladan Yesus dan ajaran Injil. Hal ini didasari oleh keyakinan bahwa manusia diciptakan menurut gambar Allah dan berhak untuk hidup dalam martabat dan kebebasan.

Penjelasannya:

Gereja memiliki sikap tegas terhadap ketidakadilan, sebagaimana ditegaskan dalam Evangelii Nuntiandi artikel 31. Ketidakadilan secara tegas ditolak dan dilawan, karena merupakan hambatan bagi kemajuan manusia dan bertentangan dengan rencana Allah.

Dasar penolakan ini berakar pada tiga pilar utama. Pertama, hubungan erat antara pewartaan Injil dan kemajuan manusia. Ketidakadilan meredam kemajuan dan bertentangan dengan rencana Allah bagi penciptaan dan penebusan. Kedua, kasih kasih. Gereja dipanggil untuk mencintai sesama, termasuk mereka yang menderita akibat ketidakadilan. Ketidakadilan menyebabkan penderitaan dan karenanya harus dilawan. Ketiga, teladan Yesus. Yesus sendiri dengan berani melawan ketidakadilan dan mendedikasikan diri untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk penindasan.

Dalam melawan ketidakadilan, Gereja mengambil berbagai langkah. Pertama, menyadarkan umat tentang pentingnya keadilan dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan. Kedua, mendukung upaya pembebasan melalui pendidikan, advokasi, dan aksi sosial. Ketiga, secara khusus membela mereka yang paling rentan terhadap ketidakadilan, seperti orang miskin, orang sakit, dan terpinggirkan.

Gereja tidak tinggal diam dalam menghadapi ketidakadilan. Komitmennya teguh untuk memperjuangkan keadilan dan perdamaian berdasarkan teladan Yesus dan ajaran Injil.