Jelaskan Ajaran Paus Paulus VI, Kerusakan Lingkungan Alam Dalam Ensiklik Populorum Progressio, art. 21

Jelaskan ajaran Paus Paulus VI, kerusakan lingkungan alam dalam Ensiklik Populorum Progressio, art. 21!

Jawaban:

Paus Paulus VI dalam Ensiklik Populorum Progressio, art. 21, menyatakan keprihatinannya terhadap kerusakan alam yang semakin parah akibat pencemaran, sampah, dan eksploitasi berlebihan. Beliau menegaskan bahwa kerusakan ini bukan hanya masalah dunia, tetapi juga masalah Gereja, karena mengancam masa depan manusia dan planet bumi. Oleh karena itu, Paus Paulus VI mendorong Gereja dan semua orang untuk bekerja sama dalam menjaga kelestarian alam.

Penjelasannya:

Paus Paulus VI dalam Ensiklik Populorum Progressio, art. 21, mengungkapkan keprihatinan mendalamnya terhadap kerusakan alam yang kian memprihatinkan. Beliau menegaskan bahwa kerusakan ini bukan hanya masalah dunia, tetapi juga masalah Gereja, karena mengancam masa depan manusia dan planet bumi.

Paus Paulus VI menyoroti pencemaran dan sampah yang terus menerus mencemari lingkungan, seperti polusi udara dari asap kendaraan dan pabrik, pencemaran air dari limbah industri dan rumah tangga, serta pencemaran tanah dari sampah plastik dan bahan kimia. Beliau juga menyatakan bahwa manusia telah kehilangan kendali atas lingkungan hidup akibat eksploitasi alam yang berlebihan, penggunaan teknologi yang tidak ramah lingkungan, dan kurangnya kesadaran manusia tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Kerusakan alam yang semakin parah ini dapat mengakibatkan berbagai bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan, serta perubahan iklim yang ekstrem dan hilangnya keanekaragaman hayati. Kondisi ini membahayakan kehidupan manusia dan masa depan planet bumi.

Oleh karena itu, Paus Paulus VI mendorong Gereja untuk terlibat aktif dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Gereja dapat meningkatkan kesadaran umat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam, mendorong umat untuk menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan, dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengatasi kerusakan alam.